Sepi Quotes

Quotes tagged as "sepi" Showing 1-26 of 26
Goenawan Mohamad
“Definisi kesepian yang sebenarnya adalah hidup tanpa tanggung jawab sosial”
Goenawan Mohamad

T. Alias Taib
“perempuan yang sepi
hatinya adalah secawan kopi

perempuan yang sepi
ia minum hatinya sendiri

(perempuan kesepian)”
T. Alias Taib, Seberkas Kunci

Radhar Panca Dahana
PERCAKAPAN DUA RANTING

kalau pernah kamu bertemu dulu, apa yang
kau inginkan nanti? sepi. kalau nanti kau
dapatkan cinta, bagaimana kau tempatkan
waktu? sendiri. bila hari tak lagi berani
munculkan diri, dan kau tinggal untuk
menanti? cari. andai bumi sembunyi saat
kau berlari? mimpi. lalu malam menyer-
gapmu dalam pandang tiada tepi? hati.
baik...aku tak lagi memberimu mungkin?
kecuali. baik..baik, aku hanya akan menya-
pamu tanpa kecuali? mungkin. dan jika
tetap seperti itu, embun takkan jatuh dari
kalbumu? sampai. akankah kau patahkan
tubuhmu hingga musim tiada berganti?
mari. lalu kau tumbuhkan bunga tanpa
kelopak tanpa daun berhelai-helai? kemari.
juga kau benamkan yang lain dalam jurang
di matamu? aku. katakan bahwa kau mene-
rimamu seperti aku memberimu?...
kau? ya. kau?...aku.


Besancon, oktober sebelas 1997.
Radhar Panca Dahana, Lalu Batu: Antologi Puisi

Rohmatikal Maskur
“Barangkali, siang hanyalah cara langit menghangatkan sepi. Selepas pagi, berlari dari gelap yang sunyi. Meski nanti akhirnya kembali lagi; pada sepi.”
Rohmatikal Maskur

Dian Nafi
“Langit
Bagaimana akan kueja asmara
Jika membaca rasa saja aku masih tak cukup kuasa
Bagaimana aku harus menakar hati
Jika hatinyapun tak pernah pasti
Lalu sepi selalu saja mengajakku berbagi
Menyudutkan pada gerilya mimpi yang tak bertuan
Sendiriku kembali”
Dian Nafi - Endang S, Lelaki: Kutunggu Lelakumu

“Di kolong langit
Kau adalah doa,
Aku orang buta.
Di sajak para Raja
Kau adalah permaisuri
Dan aku, sang sufi pada ayunan sepi”
andra dobing

“sebut saja itu rindu, karena sepi adalah sebagian dari itu.”
nom de plume

Dian Nafi
“Sepi dan ceria bukan terpisahkan, tapi menjalin membentuk sebuah sinergi.”
Dian Nafi - a rt gus faizal, Mayasmara
tags: sepi

“sepi dan aku adalah satu”
adrie

“kukalungkan jua sajak-sajak itu di leher bayanganmu dinda
serupa sepi mengalungi kata-kata di kotaku yang mahatinta.
kota dimana matamu, hatimu, senyummu, berpendar dalam warna yang sama”
firman nofeki

Rohmatikal Maskur
“Aku ini lelaki, yang kerap tenggelam dalam secangkir kopi. Yang didalamnya kuaduk sepi, meng-iyakan bahasa hati. Puisiku mati.”
Rohmatikal Maskur

Helvy Tiana Rosa
“Selamat malam kamu yang tak dekat dan tak jauh, yang menyelusup sampai ke mimpi sepi.”
Helvy Tiana Rosa
tags: malam, sepi

Wawan Kurn
“sendirilah, untuk sementara waktu sementara separuh jiwamu dijaga seorang yang juga menjaga kesendiriannya”
Wawan Kurn

“Kereta datang. Melompat malas. Mencari kursi dalam gerbong yang nyaris kosong. Senja mulai tua, mendung menambah tua cuaca. Gerimis turun di luar. Dari jendela muram itu bayang-bayang berkelebat. Kota-kota mulai bersolek dengan lampu. Hujan menderas di luar. Kereta semakin cepat. Naik kereta api untuk bisa menangis sendirian. Tangisan sepi.”
Puthut E.A.

“kepada sisa kata mu yang masih bungkam, dan dilema pada ujung pena mu, lirih saja berbisik ; tundukkan segala riuh perkara hati mu
~andra dobing”
andra dobing

Sam Haidy
“Aku tertawan
Tanpa gerak
Lalu tertawa
Tanpa gelak

Aku dan sepi
Seredup semati”
Sam Haidy, Nocturnal Journal

Ready Susanto
“tentang sepi:

ketika engkau membalik
punggung, dinihari
kekasih telah pergi”
Ready Susanto
tags: sajak, sepi

“merindukanmu adalah indahnya rasa, yang sukar kusembunyikan keresahannya”
Rian Prasetia, @sekadar_coretan

Sam Haidy
“Di satu sisi
Aku semestinya kesepian
Sudah sepantasnya gila
Memamah kesendirian

Di lain sisi
Aku punya kamu”
Sam Haidy, Nocturnal Journal

“Aku hanya setetesan lelah,
yang engkau tampung dalam cawan sepi
yang kemudian menguap lagi dan pergi.
Aku hanya sekumpulan bayangan,
yang engkau hidupi dari lampu kecilmu.

Setidaknya aku pernah ada
walau hanya sekedar mengusik sedih,
Meski pada akhirnya menghilang lagi
untuk kesekian kali ...”
Manhalawa

“Aku sendiri berkawan sepi
ditemani dingin
dirangkul sepi
di dalam tanah
suatu hari...

Aku diam bertutup kain
dirantai oleh kaku
dipeluk oleh kaya
di dalam tanah
suatu hari...

Aku sedih bersama sesal
di bungkus luka
disiksa oleh rasa
di dalam tanah
suatu hari...

Sendiri, diam dan sedih
malangnya Aku
...”
Manhalawa
tags: sepi, sunyi

“Cara terbaik merayakan kesepian adalah dengan tidak menganggap diri lebih esa dari Tuhan.”
Ilham Gunawan

“Tak terasa pergi berlabuh
Satu demi satu,
Dingin laksana malam yang sepi beradu
Tabu pergi menjauh.
Jauh didalam daku,
Hilang laksana angin yang menderu
...
Hampa, -
.
.”
Manhalawa

“Pada gerimis ini, sepasang mata nanar menatap jingga itu, rupanya tiada yang paling sepi selain kota yang tak lagi kau singgahi
#andradobing”
andra dobing

“Kepada sunyi
yang senantiasa menyulut rindu
pada malam yang kelabu

Tunduklah engkau
di haribaan hati yang satu!”
Robi Aulia Abdi (@aksarataksa)

“Dari beberapa pilihan yang ku tawarkan
Kau memilih menjadikanku sepi, hening, dan ketidak adaan yang tak mungkin dirindukan”
Khams