Hati Quotes

Quotes tagged as "hati" Showing 1-30 of 76
Dee Lestari
“Rasakan semua, demikian pinta sang hati. Amarah atau asmara, kasih atau pedih, segalanya indah jika memang tepat pada waktunya. Dan inilah hatiku, pada dini hari yang hening. Bening. Apa adanya.”
Dee, Rectoverso

Pramoedya Ananta Toer
“Biarlah hati ini patah karena sarat dengan beban, dan biarlah dia meledak karena ketegangan. Pada akhirnya perbuatan manusia menentukan, yang mengawali dan mengakhiri. Bagiku, kata-kata hiburan hanya sekedar membasuh kaki. Memang menyegarkan. Tapi tiada arti. Barangkali pada titik inilah kita berpisah...”
Pramoedya Ananta Toer, Arus Balik

Dee Lestari
“Buat apa ia pelihara luka hati yang cuma bikin matanya berair?”
Dee, Filosofi Kopi: Kumpulan Cerita dan Prosa Satu Dekade
tags: hati, luka

Goenawan Mohamad
“Kita tak jadi bijaksana, bersih hati dan bahagia karena membaca buku petunjuk yang judulnya bermula dengan "How to"...Kita harus terjun kadang hanyut, kadang berenang dalam pengalaman. Kita harus berada dalam perbuatan, dalam merenung dan merasakan dalam laku. Ujian dan hasil ditentukan di sana.”
Goenawan Mohamad, Catatan Pinggir 1

Radhar Panca Dahana
PERCAKAPAN DUA RANTING

kalau pernah kamu bertemu dulu, apa yang
kau inginkan nanti? sepi. kalau nanti kau
dapatkan cinta, bagaimana kau tempatkan
waktu? sendiri. bila hari tak lagi berani
munculkan diri, dan kau tinggal untuk
menanti? cari. andai bumi sembunyi saat
kau berlari? mimpi. lalu malam menyer-
gapmu dalam pandang tiada tepi? hati.
baik...aku tak lagi memberimu mungkin?
kecuali. baik..baik, aku hanya akan menya-
pamu tanpa kecuali? mungkin. dan jika
tetap seperti itu, embun takkan jatuh dari
kalbumu? sampai. akankah kau patahkan
tubuhmu hingga musim tiada berganti?
mari. lalu kau tumbuhkan bunga tanpa
kelopak tanpa daun berhelai-helai? kemari.
juga kau benamkan yang lain dalam jurang
di matamu? aku. katakan bahwa kau mene-
rimamu seperti aku memberimu?...
kau? ya. kau?...aku.


Besancon, oktober sebelas 1997.
Radhar Panca Dahana, Lalu Batu: Antologi Puisi

Goenawan Mohamad
“Ketidakjujuran adalah isyarat ketidakbebasan hati”
Goenawan Mohamad, Catatan Pinggir 2

“aku mau hidup; tanpa hati”
adrie

Okky Madasari
“Hati yang sudah terikat oleh beban tak bisa menghasilkan apa-apa selain kegelisahan dan ketakpuasan.”
Okky Madasari, Maryam

Mitch Albom
“Hati yang utuh adalah hati yang pernah patah.”
Mitch Albom, Have a Little Faith: a True Story
tags: hati

Abu Hamid al-Ghazali
“Semua sifat-sifat ini terhimpun di dalam hati, seolah-olah di dalam diri manusia itu ada binatang babi, anjing, syaitan dan pendita. Maksud babi ialah nafsu syahwat, sebab babi itu dikeji bukan kerana warna dan rupanya tetapi kerana kegelojohan, nafsu syahwat dan kerakusannya. Maksud anjing ialah nafsu marah kerana anjing itu bersifat garang dan bermusuh. Babi sentiasa mengajak supaya bersikap gelojoh melakukan keburukan dan kemungkaran, dan anjing pula mengajak supaya bersikap marah dengan melakukan kekejaman dan penganiyaan. Sementara syaitan pula sentiasa menyemarakkan nafsu syahwat babi dan nafsu marah anjing itu serta menggalakkan keduanya menyaingi satu sama lain. Maksud pendita ialah akal yang diperintahkan supaya mematahkan godaan syaitan dengan mendedahkan tipu helahnya melalui cahaya yang terang-benderang, melumpuhkan kerakusan dan syahwat babi itu dengan mengarahkan anjing supaya mengawalnya, kerana nafsu syahwat dapat dilumpuhkan dengan nafsu marah, dan mengawal kegarangan anjing dengan mengarahkan babi kepadanya, serta menjadikan anjing itu tunduk kepada perintahnya (akal). Jika akal dapat berbuat demikian nescaya segala-gala akan berjalan dengan lurus dan baik di dalam kerajaan jasmani. Jika gagal menundukkan nafsu syahwat dan nafsu marah, maka akal akan menajdi hamba kepada kedua-duanya, sebagaimana yang terdapat di kalangan kebanyakan orang yang menumpukan minat ke arah nafsu perut dan nafsu seks dan kepada usaha-usaha menyaingi hebat orang lain. Ini bererti akal tunduk di bawah telunjuk syaitan kerana syaitanlah yang mendorong nafsu syahwat dan nafsu marah supaya berkhidmat kepadanya. Dengan kata lain akal ketika itu adalah menyembah dan ber'abdi kepada syaitan.”
أبو حامد الغزالي, Penyakit-penyakit Hati

“Perhatian-perhatian kecil yang keluar dari hati tetap dapat menyentuh hati. Tidak melulu diperlukan hal besar untuk menyentuhnya.”
Mel

Jostein Gaarder
“Memiliki hati nurani tidak sama dengan menggunakannya”
Jostein Gaarder, Sophie's World

“Mentari terbit menerangi bumi; kamu terbit menerangi hati.”
Adrie

“percakapannya pun manis, hanya saja aku tak terlalu suka manis. mereka terlihat terlalu baik, setiap hari mereka tak lupa membersihkan nama baik mereka, mereka tau benar tentang pepatah "jagalah nama baik'mu". hanya saja mereka lupa membersihkan hatinya.”
nom de plume

“Kita adalah sepasang resah yang menyembunyikan hati ke dalam pasrah
Mengoleksi kenangan dan meyelundupkan diri dibalik ingatan
Mengapa kita terus meratapi keadaan dan mengoreksi Tuhan?
Tidak ada cara merevisi takdir jika keterpisahan adalah ketetapan

11/10/2017”
firman nofeki

Toba Beta
“Ungkapan cinta tulus yang persisten
sangat efektif untuk meluluhkan hati.”
Toba Beta, Master of Stupidity

“Ketidak pahaman fungsi hati, hati bukanlah tempat bersemayamnya perasan kita.!! tapi tempat penyaringan darah dan detoksifikasi.”
nom de plume

“Tak lama lagi aku akan pulang, ke pelukan paling lapang, tempat dimana hati luluh, pada tangisan jiwa yang tak pernah pamrih
#andradobing”
andra dobing

“Senja tak pernah menyalahkan awan kelabu yang sering menutupi keindahan dirinya.
Senja sebuah lambang keikhlasan hati terdalam, menerima segala garis yang telah digariskan.”
silviamnque

“Adalah tuan yang jatuh dari surga...
Merapal masa depan...
Di datanginya.....
Merampas luka.... .
.
.
Adalah jalan dalam pergolakan ...
Bergetar tersanjung, nafas panjang....
Di berinya....
Dunia dan kebenciannya.
.
#andradobing”
andra dobing

“Tanaman saja akan "tunduk" jika dirawat dengan hati, apalagi kita yang punya hati”
Diadjeng Laraswati H

Kusumastuti
“Setiap kali bertemu, seakan satu benih cinta tersemai. Seakan mereka langsung sehati. Seakan semua nyata. Seperti panci yang menemukan tutupnya. Seperti kepingan jiwa yang menemukan kepingan lainnya”
Kusumastuti, Among the Pink Poppies

Sam Haidy
“Hanya pantai yang mampu membaca
Pasang surut hatinya
Hanya laut yang mampu mengeja
Rasa air matanya”
Sam Haidy, Nocturnal Journal

Musa Rustam
“Aku hanyalah senja yang perlahan lesap di keheningan matamu, mempuisikan kenangan yang kusimpan di jenggala waktu. Saat matahari akan tenggelam tercuri waktu, disitulah aku kenang sebagai jingga yang pernah terpancar indah pada senyummu seperti senja, meski sesaat di mataku, kau adalah ciptaan Tuhan yang paling indah”
Musa Rustam, Sang Pencuri Hati

Musa Rustam
“Bagaimana nasib ini? lihatlah lebih dekat, jarak antara keluguan dan ketidaktahuanku terpenjara senyummu yang menghanyutkan”
Musa Rustam, Sang Pencuri Hati

“Hati..
Tetaplah teguh..
Tetaplah kuat...
Walau banyak rintangan didepan sana.”
Reldian

“Kedatanganmu membawa bahagia baru dalam hidupku namun juga luka baru yang begitu dalam yang akan menjadi sisa.”
gmwr

Alfin Rizal
“satu-satunya tempat layak huni di bumi
adalah hati kau, sebab ia begitu rahasia,”
Alfin Rizal, ASMARAGAMA

Alfin Rizal
“di hatimu, aku ingin menjadi yang tetap,
bukan sebagai puisi yang meratap
atau cerita asing yang tak ingin kau tatap”
Alfin Rizal, ASMARAGAMA

“Cinta bukanlah benda, cinta hanyalah sesuatu yang tak bisa dilihat tapi bisa dirasakan”
inews
tags: cinta, hati

« previous 1 3