Kehidupan Quotes

Quotes tagged as "kehidupan" Showing 1-30 of 329
Pramoedya Ananta Toer
“Kehidupan ini seimbang, Tuan. Barangsiapa hanya memandang pada keceriaannya saja, dia orang gila. Barangsiapa memandang pada penderitaannya saja, dia sakit.”
Pramoedya Ananta Toer, Child of All Nations

Seno Gumira Ajidarma
“Belajar menulis adalah belajar menangkap momen kehidupan dengan penghayatan paling total yang paling mungkin dilakukan oleh manusia.”
Seno Gumira Ajidarma, Ketika Jurnalisme Dibungkam Sastra Harus Bicara

Pramoedya Ananta Toer
“Kehidupan lebih nyata daripada pendapat siapa pun tentang kenyataan.”
Pramoedya Ananta Toer, Child of All Nations

Helvy Tiana Rosa
“Saya tak tahu, berapa waktu yang tersisa untuk saya. Satu jam, satu hari, satu tahun, sepuluh, lima puluh tahun lagi? Bisakah waktu yang semakin sedikit itu saya manfaatkan untuk memberi arti keberadaan saya sebagai hamba Allah di muka bumi ini? Bisakah cinta, kebajikan, maaf dan syukur selalu tumbuh dari dalam diri, saat saya menghirup udara dari Yang Maha?”
Helvy Tiana Rosa, Risalah Cinta

Dee Lestari
“Hidup ini cair. Semesta ini bergerak. Realitas berubah.”
Dee

Pramoedya Ananta Toer
“Setiap pengalaman yang tidak dinilai baik oleh dirinya sendiri ataupun orang lain akan tinggal menjadi sesobek kertas dari buku hidup yang tidak punya makna. Padahal setiap pengalaman tak lain daripada fondasi kehidupan”
Pramoedya Ananta Toer, Nyanyi Sunyi Seorang Bisu 2

Tere Liye
“Karena kau harus tahu, air mata dari seseorang yang tulus hatinya, justru adalah bukti betapa kuat dan kokoh hidupnya”
Tere Liye, Amelia

“Hidup ini selebar layar tv, jika kita membukanya, lelahku lelahmu tak cukup untuk mengarunginya. Dan jika kita menutupnya tak butuh satu tarikan nafas untuk selesai... untuk sudah.”
Puthut EA, Dua Tangisan pada Satu Malam

“Anak-anak muda jaman sekarang itu lucu dan agak susah dimengerti. Mereka cukup bersemangat membuat berbagai macam proposal untuk kegiatan organisasi yang mereka ikuti. Tapi proposal hidup yang berisi visi dan strateginya meraih mimpi, justru lupa mereka buat sendiri.”
Lenang Manggala, Founder Gerakan Menulis Buku Indonesia

“Nilai akhir dari proses pendidikan, sejatinya terrekapitulasi dari keberhasilannya menciptakan perubahan pada dirinya dan lingkungan. Itulah fungsi daripada pendidikan yang sesungguhnya.”
Lenang Manggala, Founder Gerakan Menulis Buku Indonesia

Eiji Yoshikawa
“Orang yang benar-benar berani adalah yang mencintai hidup dan mendambakannya sebagai harta kekayaan yang sekali hilang takkan dapat ditemukan kembali.”
Eiji Yoshikawa, Musashi

“Hidup itu bukan perjuangan tapi perjalanan. melangkahlah kemanapun kau mau tapi ingat cepat atau lambat kita semua akan bertemu ditempat yang sama.”
#IjalQuote

Titon Rahmawan
“Aku menemukan guru terbaik di dalam Cinta. Cinta mengajarkan segala sesuatu yang aku butuhkan untuk lebih menghargai kehidupan.”
Titon Rahmawan

“..Pakaian kita patutlah sepadan dengan pencaharian kita. Kalau kita
telah bersepatu, hendaknya di rumah pun duduk di atas kursi atau di
atas tikar permadani, tidur di atas katil, makan cukup, gulai jangan
sambal terasi berganti dengan sambal belacan sahaja.
Aku ini, itulah sebabnya maka tak sepakat dengan kelakuan
kebanyakan orang zaman sekarang. Dasi berjela-jela setengah meter,
uang pun kuntal kantil di dada, tetapi kantung melayang ditiup angin.
Sampai di rumah mulut disempal dengan daun ubi campur sambal terasi.”
Mohammad Kasim

Lois Lowry
“Mata batin yang merupakan berkah kesepian”
Lois Lowry

Dian Nafi
“Ada orang-orang yang menerima perjodohan hanya demi melangsungkan kehidupan dan bisa berketurunan.”
Dian Nafi, Ayah, Lelaki Itu Mengkhianatiku

“Jangan selalu mau di atur, tapi ikutilah peraturan”
#IjalQuote

Dionisius Dexon
“Setiap manusia lemah dengan caranya masing-masing. Apa yang bisa menguatkannya adalah penerimaan dalam dekap yang tak asing.”
Dionisius Dexon, Jangan Sembunyi di Bumi

Dionisius Dexon
“Kurasa, seperti itulah cinta. Dinyatakan atau tidak dinyatakan, pada akhirnya hati hanya menemui
dua pilihan: meledak atau terbakar.”
Dionisius Dexon, Jangan Sembunyi di Bumi

Dionisius Dexon
“Malam ini, mari belajar memeluk dan menyelamatkan diri sendiri. Sebab, pada akhirnya, kita tahu: kita harus mampu sendirian.”
Dionisius Dexon, Jangan Sembunyi di Bumi

“Menikah, mungkin tidak akan pernah siap. Namun menjalaninya adalah belajar untuk menyempurnakan hidup.”
Hilaludin Wahid

“Tolong Jangan kau siksa aku dengan diammu, karena kebahagianmu adalah misi utamaku.”
Hilaludin Wahid

“Hari-hari depan adalah petaka, dan tak semua orang kan beruntung menikmatinya”
Robi Aulia Abdi

“Percayalah, kekasih! Setiap dari masing-masing kita pernah setidaknya sekali dalam seumur hidup menjelma setan di kepala orang-orang yang kita ajak bicara.”
Robi Aulia Abdi

“Berbahagialah mereka yang masih menyempatkan diri untuk sekadar mensyukuri detik-detik yang masih mereka miliki, kekasih.

Karena terkadang kita tak pernah benar-benar tahu (kapan kematian akan mengendap-endap, dan meringkus kita sewaktu-waktu)”
Robi Aulia Abdi

“Di kota yang tak pernah lepas dari kebisingan ini, hidup barangkali adalah lingkaran setan yang tiada henti mengelabui siapa saja dari kejaran waktu.”
Robi Aulia Abdi

“Setiap orang pasti punya masalah hidupnya masing-masing, ada yang sukar untuk dipendam sendiri, ada pula yang kian waktu telah beralih menjadi komedi.

Dan orang-orang egois, barangkali adalah mereka yang menganggap bahwa permasalahan hidup yang mereka miliki merupakan hal yang paling istimewa dibandingkan peliknya persoalan hidup yang lain.”
Robi Aulia Abdi

“Manusia, sedikit waktu banyak cita-cita.”
Robi Aulia Abdi

“Ada berjuta wajah yang senantiasa disembunyikan oleh manusia ketika mereka berbicara. Hal yang selama ini diyakini sebagai sebuah kebenaran sejatinya hanyalah selubung untuk menyamarkan kedustaan. Pula sebaliknya, sebuah kebohongan bisa saja jadi suatu kebenaran yang sukar untuk dicerna sekalipun pahit untuk diterima.”
Robi Aulia Abdi

“Ah, betapa aku membenci perpisahan, ibu. Ia hanya menyisakan tawa menjelma debu.”
Robi Aulia Abdi

« previous 1 3 4 5 6 7 8 9 10 11