Sahabat Quotes

Quotes tagged as "sahabat" Showing 1-27 of 27
Helvy Tiana Rosa
“Sebab, apapun itu, bukankah hidup adalah untuk bergandeng tangan di jalan kebaikan dan membuat Allah tersenyum?”
Helvy Tiana Rosa, Risalah Cinta

Pramoedya Ananta Toer
“Barang siapa mempunyai sumbangan pada kemanusian dia tetap terhormat sepanjang jaman, bukan kehormatan sementara. Mungkin orang itu tidak mendapatkan sesuatu sukses dalam hidupnya, mungkin dia tidak mempunyai sahabat, mungkin tak mempunyai kekuasaan barang secuwil pun. Namun umat manusia akan menghormati karena jasa-jasanya.”
Pramoedya Ananta Toer, Nyanyi Sunyi Seorang Bisu 2

Farida Susanty
“Sahabat sejati itu, orang yang ngga pernah berhenti percaya sama sahabatnya sendiri, walau dia sudah ngga percaya lagi sama kita.”
Farida Susanty, Dan Hujan Pun Berhenti

Windhy Puspitadewi
“Orang nggak bisa milih siapa bapaknya, ibunya, sukunya, warna kulitnya, jenis kelaminnya, bahkan kadang-kadang agamanya. Jadi konyol, kalau aku ngejauhi orang-orang gara-gara hal yang nggak bisa mereka pilih sendiri. Kayak orang bego aja.”
Windhy Puspitadewi, Let Go

Dian Nafi
“kadang kala, orang yang kamu cintai adalah orang yang paling menyakiti hatimu dan kadang kala, teman yang membawamu ke dalam pelukannya dan menangis bersamamu adalah cinta yang tidak kamu sadari.”
Dian Nafi - a rt gus faizal, Mayasmara

Helvy Tiana Rosa
“Entahlah, mungkin semacam keajaiban bahwa seringkali ketulusan yang ada dalam batin seseorang menjelma sinar yang tak pernah pudar di wajah. Padahal mungkin rupa dan penampilanmu biasa saja. Tapi kau indah. Cerlang. Itulah mengapa pada pertemuan pertama kita aku langsung menganggapmu sebagai seseorang yang akan kuabadikan selamanya dalam rinduku.”
Helvy Tiana Rosa

“Gak perlu pacar buat bisa mengerti gue dan bisa buat gue tertawa lepas.
Sekarang pun gue punya teman seperti kalian yg mampu mengerti gue dan bisa buat gue becanda dan tertawa lepas.”
Azizirrahim Putra Widanih

“Teruntuk kamu "teman"ku

Awalnya…
Aku yang tak pernah berencana mengenalmu

Namun…
Aku tak pernah menyesal mendengar kisahmu bersama yang bukan aku
Bahkan menatap kesedihan dan kebahagiaan lewat matamu
Adalah hal yang kini tengah kurindu

Aku berbohong jika hatiku berkata
“Aku telah tau konsekuensi terlalu dalam memasuki hidupmu, jadi aku tidak akan jatuh”
Karena nyatanya berada didekatmu sama halnya dengan menggali sebuah lobang
Dan menatapmu adalah caraku menjatuhkan diri dari lobang yang telah kugali

Kuakui, aku yang terlalu bertingkah seakan aku kuat akan segalanya
Sehingga ada hal yang membuatku sadar kuatku hanya bualan kata
Jatuhku…
Dan
Pergimu…”
ninanind

Musa Rustam
“Kau berusaha menyembuhkan luka yang berada pada
tubuhku, seperti matahari yang masuk ke sela-sela jendela dan pintu rumah.
Kau berusaha membuatkan aku rakit, untuk menyeberangi masalah dan mendampingiku hingga ke tempat yang aman.”
Musa Rustam, Melukis Asa

“Persahabatan tak pernah diajarkan dibangku sekolah”
nom de plume

Yoza Fitriadi
“Ah, aku bingung bagaimana besok akan menghadapinya. Cukupkah dengan anggukan saja atau dengan sebuah pelukan. Lansung menjawab iya atau memutar-mutar jawaban terlebih dahulu untuk jawaban serupa. Perlukah kata-kata puitis atau cukup dengan percakapan biasa. Cinta ini benar-benar membiusku, Ry.

(Goresan Cinta, Dunia Tanpa Huruf R)”
Yoza Fitriadi, Dunia Tanpa Huruf R

“Saat naik ke puncak gunung ada masanya kita turun, saat pergi ada masanya kita pulang, saat bertemu ada masanya kita berpisah. Pada akhirnya kita sadar bahwa semua ada masanya. Tapi saya harap tidak untuk pertemanan, tidak ada teman pada masanya, hanya teman untuk selamanya.”
Arief Subagja

“Matahari mengajarkan kita bahwa pada setiap pertemuan yang hangat terdapat sebuah perpisahan yang indah.”
Arief Subagja

Andrea Hirata
“Janganlah bersedih, waktu mengambil seorang sahabat, dan waktu akan menggantikannya dengan sahabat yang lain. Berdamailah dengan waktu, karena waktu akan menumbuhkan dan menyembuhkan.”
Andrea Hirata, Ayah

Yoza Fitriadi
“Hingga fakta bahwa selama ini ia berusaha menipu diri sendiri seakan-akan berkaki kormal dengan mengimpikan sepeda seperti anak-anak lainnya. Laksana seekor semut hitam yang bermimpi menjadi kupu-kupu yang indah. Sayap-sayap impiannya rapuh dan luruh seketika.

(Sayap-Sayap Rapuh, Dunia Tanpa Huruf R)”
Yoza Fitriadi, Dunia Tanpa Huruf R

“Sahabat, dia orang yang merangkulmu disaat kamu sedih, dan disaat seribu orang teman pergi.”
Syahrul Hendiyani

Yoza Fitriadi
“Hei. Kalian masih ingat dengan apa yang pernah saya sampaikan saat awal seleksi. Sepakbola adalah kombinasi dari kekompakan pemain, sehebat apapun kalian bermain akan kalah bila tak ada kesinambungan dalam harmonisasi dengan rekan yang lain,” cetus pelatih menyambar dengan cepat.

“Ingat. Bukan nama yang tertera di punggung kostum kalian yang penting, tapi logo Bengkulu FC di dada adalah segalanya,” nasihat dari coach Handoyo yang akan selalu kujadikan sebagai teladan.

“Kalau kalian berdua masih seperti ini, jangan harap ada tempat bagi kalian untuk starting eleven di pertandingan selanjutnya,” pungkas coach Handoyo sembari meninggalkanku dan Yanusa yang masih tertunduk bersalah.

“Impian Itu Milik Universal. Jalan Yang Ditempuhlah Yang Menjadi Pembeda”

(Tendangan Dari Pesisir, Dunia Tanpa Huruf R)”
Yoza Fitriadi, Dunia Tanpa Huruf R

“Bertemu dengan orang yang satu visi denganmu adalah sebuah kesempatan yang diberikan Tuhan untuk mempermudah perjalananmu menggapai mimpi”
Arief Subagja

“Teman tetaplah teman, yang membedakan adalah teman pada masanya dan teman selamanya”
Arief Subagja

Helvy Tiana Rosa
“Aku dan kamu telah dipersaudarakan oleh huruf dan kata, paragraf juga bait, kalimat-kalimat yang kadang terlalu rumit untuk kita cerna, tapi bermukim di batin.”
Helvy Tiana Rosa

“Orang-orang hanya melihat kamu dari waktu untuknya, sedangkan mereka tidak melihat apa kesibukanmu, apa prioritasmu dan apa yang sedang kamu perjuangkan”
Arief Subagja

Yoza Fitriadi
“Sayangnya rencana manusia tak selalu berjalan dengan sempurna. Tanggul memang berdiri kokoh menahan air yang siap memasuki desa. Namun tak ada yang memprediksi bahwa hujan akan mengguyur belasan jam lamanya. Harap cemas warga menantikan hujan reda tak juga mendatangkan kabar gembira.

(Robohnya Tanggul Kami, Dunia Tanpa Huruf R)”
Yoza Fitriadi, Dunia Tanpa Huruf R

Dian Nafi
“bagaimana jika kecemburuan&persaingan menggoncang keberadaan komunitas?”
Dian Nafi, threez

Kusumastuti
“Esa tahu, sahabatnya hanya dapat bertemu pacar on-off nya dalam hitungan jari dalam setahun. Dahulu saja, ketika mereka masih satu kota, hubungan mereka persis seperti listrik PLN. Byar, pet, jalan, bubar, nyambung, putus. Apalagi sekarang.”
Kusumastuti, Denting Lara

“Tertawa adalah sebuah komunikasi, bukan hanya sekedar reaksi.”
Arief Subagja

Lucia Priandarini
“Kadang tidak bertanya adalah hal terbaik yang dapat dilakukan saat seorang sahabat baru saja mengalami sesuatu yang ia sendiri belum pahami.”
Lucia Priandarini, Posesif

“Setiap momen tidak akan terulang kembali, jika memang terulang maka tidak akan sama persis”
Arief Subagja