Jiwa Quotes

Quotes tagged as "jiwa" (showing 1-21 of 22)
Emha Ainun Nadjib
“Apa gunanya ilmu kalau tidak memperluas jiwa seseorang sehingga ia berlaku seperti samudera yang menampung sampah-sampah. Apa gunanya kepandaian kalau tidak memperbesar kepribadian seseorang sehingga ia makin sanggup memahami orang lain?”
Emha Ainun Nadjib

W.S. Rendra
“Kemarin dan esok
adalah hari ini
bencana dan keberuntungan
sama saja
Langit di luar,
Langit di badan,
Bersatu dalam jiwa”
W.S. Rendra

Ayu Utami
“Duhai. Ternyata, pada setiap mata ada kejernihan. Di sana kau bisa melihat jiwa. Jiwa yang mulia. Tak bisa melihatkah kau? Itu lantaran manusia tersandung pada segala yang membingkai mata. Orang sibuk melihat apa yang di seputar mata, dan tak bisa mencapai yang utama.”
Ayu Utami, Maya

“engkaulah arakan awan-awan yang menjatuhkan hujan kesejukan
akulah yang senantiasa menyimpan rintiknya
mengalirkannya kedalam anak-anak sungai jiwa yang tenang”
firman nofeki

Dian Nafi
“Cinta semestinya membawa kebahagiaan dan melengkapi ruang-ruang jiwa yang kosong, atau mengisinya dengan membiarkan penghuni lamanya pergi, dan bukannya berdesak-desakan dan berebut tempat di dalamnya.”
Dian Nafi, Mayasmara
tags: cinta, jiwa

Dian Nafi
“Cinta selalu menjadi sajian sarat makna dalam setiap pertemuan dan perpisahan. Cinta membuat jiwa memahami nilai-nilai kehidupan yang terpapar demikian nyata maupun yang tersirat. (Lelaki)”
Dian Nafi, Lelaki: Kutunggu Lelakumu
tags: cinta, jiwa

Dian Nafi
“Silahkan jd kritikus ttg apapun di negeri ini, tp jgn lupakan nasionalisme kalian. Jgn cm kaya kiritik tp miskin jiwa negarawan”
Dian Nafi, Sarvatraesa: Sang Petualang

Rohmatikal Maskur
“Kadang kita hanyalah jiwa yang bisu. Tak mampu berkata kemudian menipu. Berharap baik baik saja, padahal sakit di jiwa. Bilang tak apa apa, tapi berharap tatapan mengapa.”
Rohmatikal Maskur

Dian Nafi
“Lalu seakan semuanya lapang, kosong, tak ada siapa pun di sana, kecuali aku dan Dia. Dalam jarak yang tak terkatakan dekatnya, sedemikian dekat. Perlahan kehangatan, kekuatan hati, dan jiwa kudekap.”
Dian Nafi, Miss Backpacker Naik Haji

Hamka
“Dalam kerendahan diri, ada ketinggian budi,
Dalam kemiskinan harta, ada kekayaan jiwa,
Dalam kesempitan hidup, ada keluasan ilmu,
Hidup ini indah jika segalanya kerana Allah S.W.T.”
Hamka, Di Bawah Lindungan Ka'bah

Dian Nafi
“Jiwa kemudaan kami membuatnya selalu bergolak. Tetapi ajaran dan nilai yang keluarganya ajarkan, membuatnya selalu berusaha membatasi diri. Membuat benteng–benteng pertahanan. (Yudhistira)”
Dian Nafi, Just in Love

“kematian yang ia buru kini lesap di matamu,
direbahkan tubuhnya dikuburan dangkal jiwa kekasih, yang ia gali dengan tangan-tangan takdirnya sendiri

ia adalah musafir malang yang pernah mengistirahkan pengembaraan di negeri anganmu
dirahim hatimu,kekasih
pernah dirambahnya ladang-ladang luka yang purba
kemudian ditanaminya sekebun pohon2 cinta yang rimbun
tempat kelak engkau dapat berjalan dibawah rindangnya, meneduhkan rindumu ditiap cabang-cabangnya”
firman nofeki

“Guruku bilang, angin dan hujan adalah media pengirim pesan terbaik yang diberikan oleh Tuhan. Karena konon katanya, angin dan hujan itu memiliki kelebihan. Mampu membawa roh. Keduanya sama- sama membawa jiwa orang yang sedang kita pikirkan”
Syifah Nur
tags: jiwa

“Tak lama lagi aku akan pulang, ke pelukan paling lapang, tempat dimana hati luluh, pada tangisan jiwa yang tak pernah pamrih
#andradobing”
andra dobing

Salmie Said
“hanya kemarau
mampu memutuskan ghairah
atau menyurut arus
yang cemar dan keruh

(Ada Sungai Di Dalam Diri)”
Salmie Said, Belasungkawa Salmie Said: Graduan Alam
tags: jiwa, nafsu

Kusumastuti
“Setiap kali bertemu, seakan satu benih cinta tersemai. Seakan mereka langsung sehati. Seakan semua nyata. Seperti panci yang menemukan tutupnya. Seperti kepingan jiwa yang menemukan kepingan lainnya”
Kusumastuti, Among the Pink Poppies

“setiap kata yang kutulis adalah jiwa, jiwaku yang terlalu gila untuk menjadi sebuah hal lain selain sebuah tulisan.”
nom de plume

“Terkadang kita lupa bahwa kita adalah sebuah cangkang raga yang dikendalikan oleh segenggam cahaya yang disebut "jiwa".”
nom de plume

“Kaki melangkah lebih jauh
Raga terbawa hilanglah peluh
Jiwa tak berhenti mencari tempat berlabuh”
Isyana G.

Kusumastuti
“Jika kaca retak, bisa direparasi atau diganti. Jika jiwa manusia yang retak, bagaimana aku dapat memperbaikinya?”
Kusumastuti, Berlabuh di Lindoeya

“Bahkan
Cerita itu
Nampak hingga saat ini
Berbunga menembus cakrawala
Dan
Sukma yang menari
Malam itu.”
silviamnque