Rasa Quotes

Quotes tagged as "rasa" Showing 1-30 of 71
Goenawan Mohamad
“Keprihatinan, seperti halnya kebanggaan, juga kecemasan, seperti halnya optimisme—semua itu adalah pertanda rasa ikut memiliki. Atau rasa terpanggil. Barangkali karena tanah air memang bukan cuma sepotong geografi dan selintas sejarah. Barangkali karena tanah air adalah juga sebuah panggilan”
Goenawan Mohamad

“Perihal rasa, kadang kita tak tau bagaimana cara merubahnya menjadi kata per kata. Tapi langit berbeda, aku hanya perlu memandanginya tanpa berkata. Lalu pulang dengan perasaan lega.”
nom de plume

“Kelak siapa pun kamu,
aku ingin mempuisikan mu dengan kata yang sederhana,
dan mencintaimu dengan rasa yang membahana


#andradobing”
andra dobing

“kita adalah satu dalam dua yang tak menyatu.
kita tak terpisah dalam kebersamaan yang tak pernah bersama.
kita nyata dalam mimpi yang tak terjadi.”
nom de plume

“Pada akhirnya senja hanya semakin menjauh. Namun ia tak pernah sanggup melenyapkan cinta yang paling diam dari pandangan mata, apalagi hati. Lalu aku hanya menunggunya saat magrib tiba.”
nom de plume

“Mengapa engkau menitipkan segenggam rasa jika Cinta itu tidak pernah ada?
Lalu engkau mengambilnya dan pergi, seketika lalu engkau tanam rasa itu pada yang lain
... membuatku tersiksa...
Tidakkah engkau tahu betapa sakitnya itu?
Kemudian lebih sakit ketika engkau melihatku tersiksa oleh rasa namun dikau tersenyum bersama dia...

kau membuatku bimbang, padahal
aku Cinta”
Manhalawa

“Tentang rasa, itu bukan seberapa bisa kita mengungkapkannya tapi seberapa mampu kita mengontrolnya.”
nom de plume
tags: rasa

Dian Nafi
“Rasa takut, rasa bersalah, tidak percaya diri, semua itu kan kita sendiri yang mengendalikannya.”
Dian Nafi, Matahari Mata Hati

“Kau bisa saja (sama persis) duduk disini, ditempat yang sama dan waktu yang sama. Tapi tak sekalipun kau bisa merasakan hal (perasaan) yang sama (persis) seperti ini.”
nom de plume

“Sekeras apapun menulis, penamu akan selalu tergesa-gesa menulisnya. Jika Ia juga memiliki hati, rasamu pasti akan terbaca tanpa kau menulisnya.”
nom de plume
tags: pena, rasa

“Mungkin kita hanyalah sekumpulan cangkir yang tak tau akan terisi apa.”
nom de plume

“setiap kata yang kutulis adalah jiwa, jiwaku yang terlalu gila untuk menjadi sebuah hal lain selain sebuah tulisan.”
nom de plume

“Sekali saja balik gelasmu, biar aku mengisinya dengan rasa rindu, lelah, cinta atau bahkan benci. Setidaknya biarlah aku memiliki rasa padamu, meski entah yang mana.”
nom de plume

“Aku pernah berbicara tentang sedih, pernah juga merasa bersedih..
Yang seumpama hati yang hancur seperti kaca,
panas seperti api,
meleleh seperti lilin,
dan mengembun seperti air.

Sedih tidak berbicara satu rasa
sedih bercerita tentang rasa
menyiksa batin
melemahkan jiwa
dan mengalirkan sungai

Malang..
Ternyata sedihku berantakan”
Manhalawa

“Dalam Gerbong Kereta:

Siapa gerangan yang mampu
membungkam sebuah kata
yang terucap dari sebuah rasa
yang tercipta dari sepasang mata
yang saling memandang ?”
Epaphras Ericson Thomas

“diantara apapun yang terjadi, entah menghijau, memerah, menghitam atau memutih. aku tak tau apa arti menunggu, aku hanya menyukai apa yang aku lakukan saat itu.”
nom de plume

“Jika aku sedang memendam rasa, tiba-tiba semua wanita lainnya berubah menjadi pria.”
nom de plume
tags: rasa

“bagaimana aku harus menulisnya, menemukan kata per katanya saja aku tak bisa.”
nom de plume

“Selamat pagi
Untuk kamu yang sedang menuntut ilmu
Di kota ...
Yang selalu menawarkan
Keramahan serta kesopanan
Aku berharap
Dapat berjalan bersamamu ditemani malam romantis malioboro
Dan semua kenangan itu akan tersimpan rapi
Serapih kamu di lubuk nurani ini”
Syahreja Mushoffa

“Sampai berapa kalikah engkau mengabaikan rasa yang pernah ada?
Yang engkau umpamakan tangan yang meraba namun tak merasa...

sia-sia...”
Manhalawa

“rasa, asar, sara, aars, sraa atau apalah.!!!”
nom de plume

Hanum Salsabiela Rais
“loving dan losing memang hanya beda sehuruf. namun berlawanan makna, berjarak miliaran rasa.”
Hanum Salsabiela Rais, I am Sarahza

“Rasa itu persis seperti lalat yang hinggap semaunya, terkadang hinggap di seorang yang bahkan kita tak mengenalnya atau malah sebaliknya.”
nom de plume

“ada sesuatu yang tak nyata dalam dirinya, yang terus membuatku bermimpi dengan mata terbuka.”
nom de plume

“Hari ini, ia tumbuh dan berkembang menjadi apa saja
Jika putih, esok ia akan merah, atau mungkin jingga
Jika lurus, siapa tahu nanti akan berbelok, bahkan zig-zag
Namun adakalanya perasaan hanyalah perasaan
Tumbuh, untuk sekedar tumbuh
Putih, untuk sekedar putih
Lurus, untuk sekedar lurus
Hingga mati begitu saja. -Jodoh Tak Jadi”
Silviamnque

“Kenapa begitu sakit
ketika begitu sedih,
Saat hati teriris sedikit demi sedikit
dan rasa telah patah

Tak lagi seumpama hujan turun dan basah
tak seumpama siang panas dan kering.

Hampa...
Kenapa kita bertemu lagi?
Aku telah rapuh
jauh kedalam sunyi...
.”
Manhalawa

“Perihal "rasa", itu sesuatu diluar cakrawala kita.”
nom de plume

“Jika kalian memang sangat sulit untuk mempercayai orang lain, setidaknya percayai lah perasaan kalian sendiri.”
nom de plume

“Tentang rasa, tak semua harus diterka. Perihal hidup, tentu nyala-nya tak boleh redup.”
Escapist E

“Danau dengan air yang amat tenang permukaannya, tapi apa yang ada di dalamnya, ekosistem liar, habitat para monster, hening, dan dalam. Apa yang akan kamu rasakan ketika ada di dalamnya?

Seseorang dengan emosi yang amat tenang di raut wajah dan sikapnya, tapi apa yang ada di dalamnya, goncangan kehidupan, pengalaman pahit, kesepian, dan depresi. Apa yang kamu rasakan ketika menjadi dirinya?”
Achmad Aditya Avery

« previous 1 3