Indonesian Literature

Indonesian Literature can refer to literature produced in the Indonesian archipelago. It is also used to refer more broadly to literature produced in areas with common language roots based on the Malay language (of which Indonesian is one scion). This would extend the reach to the Maritime Southeast Asia (including Indonesia, but also other nations with a common language such as Malaysia and Brunei, as well as population within other nations such as the Malay people living in Singapore.

About a Place in the Kinki Region
Janji
Namaku Alam: Jilid 1
Dompet Ayah Sepatu Ibu
Pasien
3726 MDPL
Sisi Tergelap Surga
Choujin X, Vol. 2
Lumpu (Bumi, #10)
How to Kill Your Husband
Sagaras (Bumi #13)
Si Putih (Bumi, #11)
Kios Pasar Sore dan Cerita Orang-orang Biasa Lainnya
Bibi Gill (Bumi # 12)
Bedebah di Ujung Tanduk (Negeri Para Bedebah #3)
Laskar Pelangi
Supernova: Ksatria, Puteri, dan Bintang Jatuh
Bumi Manusia (Tetralogi Buru, #1)
Supernova: Akar
Perahu Kertas
Saman
Beauty Is a Wound
Filosofi Kopi: Kumpulan Cerita dan Prosa Satu Dekade
Sang Pemimpi
5 cm
Laut Bercerita
Edensor
Autumn in Paris
Summer in Seoul
Pachinko by Min Jin LeeGrass by Keum Suk Gendry-KimOne Left by Kim SoomDaughters of the Dragon by William  AndrewsWhite Chrysanthemum by Mary Lynn Bracht
Comfort Women Literature
45 books — 16 voters

Malam Ini Aku Akan Tidur Di Matamu by Joko PinurboJurnalis Idola by Rara Indah NNCATATAN PINGGIR 3 by Goenawan MohamadCatatan Pinggir 4 by Goenawan MohamadPaper Towns - Kota Kertas by John  Green
Ada di iPusnas (Bagian II: G–R)
102 books — 3 voters
Bumi Manusia by Pramoedya Ananta ToerLaskar Pelangi by Andrea HirataAnak Semua Bangsa by Pramoedya Ananta ToerRonggeng Dukuh Paruk by Ahmad TohariNegeri 5 Menara by Ahmad Fuadi
Novel Indonesia Terbaik
563 books — 802 voters



Mohammad Hatta
Kita selalu berkaok-kaok tentang sosialisme, tapi tindakan pemerintahan kebalikan dari itu. Harga bensin misalnya, dinaikkan sekaligus 62 kali lipat, tarif gas dan listrik melambung 20 kali, serta harga beras melompat-lompat tak terbeli.
Mohammad Hatta

Sapardi Djoko Damono
Waktu berjalan ke Barat di waktu pagi hari matahari mengikutiku di belakang. Aku berjalan mengikuti bayang-bayangku sendiri yang memanjang di depan. Aku dan matahari tidak bertengkar tentang siapa di antara kami yang telah menciptakan bayang-bayang, aku dan bayang-bayang tidak bertengkar tentang siapa di antara kami yang harus berjalan di depan.
Sapardi Djoko Damono

More quotes...
Yuk kita baca buku roman Indonesia bareng-bareng, sekaligus bebersih rak buku. Level: Fling: m…more
19 members, last active 9 years ago
Audiobook Indonesia Memasyarakatkan audiobook dan meng-audiobook-an karya tulis masyarakat. Membahas tentang seluk …more
3 members, last active 11 years ago
The most comprehensive collection of Indonesian books in the heart of Europe
1 member, last active 10 years ago
Bookish Indonesia Bookish Indonesia is a book club community opens to public. Place to meet friends who passionate…more
643 members, last active one year ago

Tags

Tags contributing to this page include: indonesian-literature and indonesian