Goodreads helps you keep track of books you want to read.
Start by marking “Filosofi Kopi: Kumpulan Cerita dan Prosa Satu Dekade” as Want to Read:
Filosofi Kopi: Kumpulan Cerita dan Prosa Satu Dekade
Enlarge cover
Rate this book
Clear rating
Open Preview

Filosofi Kopi: Kumpulan Cerita dan Prosa Satu Dekade

by
3.82  ·  Rating Details ·  9,131 Ratings  ·  906 Reviews
Pemaknaan kembali kembali kopi, Buddha, Herman, surat tak tarkirimkan, cinta sejenis yang manis atau apa pun, membuktikan Dee tetap memesona. Kalau kemarin panitia Nobel sastra masih maju mundur dengan nama Pramoedya, sekarang bisa memaknai kembali, melalui karya-karya ini.

Ruang cerpen yang sempit dijadikannya wahana yang intens namun tidak sesak untuk mengungkapkan apa ya
...more
Paperback, 134 pages
Published 2007 by Truedee Books & Gagas Media (first published 2006)
More Details... edit details

Friend Reviews

To see what your friends thought of this book, please sign up.

Community Reviews

(showing 1-30)
filter  |  sort: default (?)  |  Rating Details
*eKa*
Meski judul buku ini adalah Filosofi Kopi, tapi cerita favoritku adalah Rico de Coro. Cerita tentang sebuah Kerajaan Kecoa yang menumpang hidup di rumah keluarga Haryanto. Ini benar-benar penutup yang cantik untuk buku ini. Cerita tersebut yang bikin mood-ku hari ini jadi lebih ceria.



Meski nasib buruk justru menimpa tokoh utama cerita tersebut. Tapi setidaknya (view spoiler) Selain ceritanya bagus, nilai filosifisnya pun aku su
...more
Aveline Agrippina
Jan 12, 2009 Aveline Agrippina rated it really liked it
Shelves: sastra, kumpulan
Tahun 2007, saya membaca cetakan buku ini yang ke sekian. Saya membacanya di Starbuck sebuah mall di ibukota sambil menyeruputkan bibir saya kepada kopi yang sedang saya idam-idamkan. Saya membuka buku itu pertama kalinya di kedai kopi itu setelah mengambil (dan membayarnya) dari kasir.

Saya sedang menunggu saat itu, menunggu seorang sahabat saya...
Sahabat yang akan pergi menjauh dari saya, ini perpisahan untuk saya.

Saya sengaja datang dua jam lebih awal dari waktu yang kami janjikan. Saya membel
...more
gieb
Mar 01, 2009 gieb rated it liked it
tak seperti puisi. menikmati cerpen kadangkala tidak membutuhkan kerut pikir yang terlalu. dengan mudah kita bisa menghirup kata-kata dan menyadap makna dalam alinea-alinea yang nyaris tanpa jeda. kita tak perlu bersusah payah untuk mengulum semua partikel yang tersusun dalam rangkaian komposisi kata-kata yang disampaikan. kita tak perlu memperhatikan bunyi, gerak, tipografi, irama, pun sunyi. tidak ada sunyi dalam cerpen. semua hadir dalam riuh secara sukarela. sadar dan tidak sadar, membaca ce ...more
Annisa Lazuardi
Jul 22, 2012 Annisa Lazuardi rated it really liked it
Shelves: my-friend-s-book
Ada beberapa kalimat dari buku ini yang menjadi favorit saya. Contohnya saja yang ini,
" Suratmu itu tidak akan pernah terkirim, karena sebenarnya kamu hanya ingin berbicara kepada diri sendiri. Kamu ingin berdiskusi dengan angin, dengan wangi sebelas tangkai sedap malam yang kamu beli dari tukang bunga berwajah memelas, dengan nyamuk-nyamuk yang cari makan, dengan malam, dengan detik jam… tentang dia."
Surat yang Tak Pernah Sampai ( 2001 )
Sumpah, itu galau banget.
Dan cerita favorit saya dalam bu
...more
Pandasurya
Apr 25, 2010 Pandasurya rated it did not like it
Ripiu 23 Juni 2010.

Baiklah, saya akan coba bedah sedikit isi buku ini per judul. Pendapat yang saya tulis ini adalah sepenuhnya “menurut sayah”.

Beberapa judul tulisan yang tidak saya bedah alasannya adalah karena tulisan itu cukup panjang dan tidak cukup menarik, jadi agak males bacanya dan bahasnya. Dan juga karena bisa dibilang tulisan itu memang ada ceritanya atau memenuhi syarat untuk disebut cerpen. Soal bagus atau tidak masih bisa diperdebatkan.

Baiklah. Saya mulai.

Surat Yang Tak Pernah Sa
...more
Ririn
Jan 18, 2015 Ririn rated it really liked it
Bahasanya indah memukau. Pemikirannya dalam meresap ke hati. Kisahnya diangkat dari sisi yang di luar kotak kebiasaan, yang sering kita anggap sisi yang remeh. Secara luarannya ringkas, namun kata-katanya mampu meninggalkan kesan di dalam jiwa.


Walau tak ada yang sempurna, hidup ini indah begini adanya.
- Filosofi Kopi


Sesempurna apa pun kopi yang kamu buat, kopi tetap kopi, punya sisi pahit yang tak mungkin kamu sembunyikan. Kesempurnaan itu memang palsu.
- Filosofi Kopi


Di tengah gurun yang terteba
...more
Jimmy
Nov 06, 2008 Jimmy rated it liked it
Shelves: ingin-punya
Awalnya aku ingin menjadi seseorang yang seperti Ben, mengembangkan bisnis kopi secara profesional, sampai harus berkelana segala ke sejumlah negara di luar negeri. Namun, aku urungkan niat setelah tahu kalau Ben hanya diperalat oleh seseorang yang merasa punya segala-galanya, menjebaknya dalam tantangan bodoh yang cuma jadi pemuas egonya saja, dan Ben terperangkap dalam kesempurnaan palsu, kesempurnaan artifisial.

Akhirnya, aku memutuskan untuk jadi seekor kecoak saja, menjadi seekor Rico De Cor
...more
Aveline Agrippina
Mar 09, 2012 Aveline Agrippina rated it really liked it  ·  review of another edition
Shelves: sastra, kumpulan
Kali pertama saya membaca Filosofi Kopi ketika tahun 2007. Setahun setelah buku ini dianugerahkan sebagai Karya Sastra Terbaik 2006 oleh Majalah Tempo. Setahun setelah buku ini terbit dan dicetak ulang berkali-kali. Dan beberapa menit sebelum teman saya yang akan berangkat untuk berpisah datang menjumpai saya untuk berdiskusi kecil.

Kali kedua saya membaca Filosofi Kopi ketika lima tahun yang lalu kali pertama saya membacanya. Enam tahun buku itu dianugerahkan sebagai Karya Sastra Terbaik 2006 ol
...more
Siti Zafira
Yeay! I finished reading Filosofi Kopi this early evening thanks to Saturday.

.....

Baiklah, kembali semula ke resensinya.

Filosofi Kopi adalah kumpulan antologi yang merakamkan realiti perjuangan, cinta, harapan, juga kekecewaan, dan kehidupan. Jika mahu dituntas menjadi satu kata, saya hanya bisa mengujar 'universal'. 'Terlalu indah'. Oh maaf, itu sudah tiga kata jika ditotalkan.

Apakah yang seuniversal-universalnya mengenai naskhah ini? Mungkin kerana sudut pandang saya yang melihat akan kesejag
...more
nanto
Mar 29, 2009 nanto rated it liked it
Menjelang malam, sesudah lelah browsing saya ingat salah satu doping: Kopi. Sementara saya sadar bahwa segelas kopi bisa berarti neraka bila diteguk di malam selarut ini, cukup lah saya mengingat cerita tentang kopi.

Konon buku ini vukup ringan dan ada cerita tentang kopinya. Bisalah dibeli nanti di April baru bersama angka 15% yang terdengar merdu bagi PNS seperti saya.

Lepas itu, sedikit cerita tentang minum kopi. Saya kembali ingat salah satu tempat minum kopi yang terenak buat lidah saya. Buka
...more
Tommy Adhyasa
Feb 01, 2012 Tommy Adhyasa rated it liked it
Filosofi Kopi : Kumpulan Cerita dan Prosa Satu Dekade

Sumpah nyari buku ini susah banget, karena uda lama dan laris, terpaksa saya nunggu cetakan berikutnya yang baru keluar mungkin sekitar bulan desember-januari kemaren... fyuuuhhh...

overall, buat saya yang gak terlalu suka sastra, prosa dll... hehe, menurutku sih buku ini ada bagian bagusnya dan jeleknya... (semua aja kali :p). Ada beberapa cerita yang bagus, karena ceritanya menyentuh (tentunya objek yang dimaksud bukan jidad), karena ceritany
...more
Rika Mudya
Apr 07, 2013 Rika Mudya rated it liked it
Super!
18 cerita dan prosa dalam satu buku. kagum dengan semua ide yang bisa muncul di kepala dee. menganggumkan!
setelah dihitung secara matematis, rata2 dari seluruh nilai cerita, poinnya 3,4. Dan poin 5 untuk cerita Spasi. suka banget.
spasi, surat yang tak pernah sampai, mencari herman, salju gurun, cerita yang masuk list paling atas favoritku. rico de coro dan sepotong kue kuning, dua yang kurang begitu aku suka. cetak biru, cuaca, lilin merah, buddha bar, empat yang tidak aku dapatkan makna m
...more
Dewi Fatmasari
Buku ini sungguh luar biasa. two thumbs up...
Buku ini awalx aq beli krn penasaran dengan judulx, ternyata setelah aq lahap abis isix, ada sensasi tersendiri yang tak pernah aq rasakan seperti saat membaca buku-buku sastra yang lain.
Buku ini ngasih aq spirit baru untuk berani mengatakan pada diri aq:"Aq siap jadi penulis, I am ready to be the next great author". paling tidak langkah pertama itu sudah aq mulai...
Buku ini aq beli 15 januari 2010, dan selesai aq baca keesokan harix.
Untaian kata dan
...more
Sorayya
Sep 26, 2007 Sorayya rated it it was amazing
Recommends it for: all of you.
Shelves: myfavourite
To me this book is like a bible. I read it religiously, almost everyday. Especially at night when i can't sleep easily. Not that this book makes me sleepy, but it makes me sleep with a smile :)

The books consists of some short stories, with different themes. I like Dee's writing. She picks some ordinary words, and put them all together in an extraordinary sentence. I can read one sentence over and over, just to get into its deepest meaning.

Some stories are very related to my current life. About l
...more
Ayu Welirang
Saya tak menyangka, prosa-prosa di dalam buku ini bisa membawa kita pada keadaan "menganggukkan kepala". Ketika membaca ini, hati saya sedang dibalut rasa sesal tak karuan dan saya seakan dibuat lebih menerima dan memahami akan alasan-alasan mengapa hati saya tak karuan. Saya tak menyangka buku ini benar-benar menyuguhkan cerita yang apa adanya dan sederhana. Kita bisa membaca kisah indah hanya dari kanan dan kiri kita, bukan dari hal yang muluk-muluk.

Seperti cuaca.
Seperti kuda liar.
Seperti kisa
...more
Atikah Hanafi
Jan 19, 2014 Atikah Hanafi rated it it was amazing  ·  review of another edition
Ada dua jenis sunyi.

Pertama: Sunyi yang memanggil sepi. Yang buat kau rasa keseorangan dan kemurungan terus. Sunyi ini hitam likat. Buat kau rasa tidak percaya akan adanya cahaya di dunia. Gelap.

Kedua: Sunyi yang buat kau sendiri lalu terus khayal dalam dunia diam yang penuh kebisingan. Dunia terasa nyaman tapi dalam diri kau gelodaknya berantak ingin dipecahkan. Sunyi ini warna bermacam, dia berubah mengikut akal yang menyedutnya.

Buku ini membawa sunyi kedua. Dan seperti menghirup kopi, kamu
...more
Yunia Damayanti
Entah aura apa yang ngebikin buku-buku dari Dee Lestari ini selalu bikin pembacanya jadi mikir tentang hal-hal yang "dalem".

Filosofi Kopi ini termasuk buku paling cepet yang pernah aku baca. Sekali duduk langsung....blas! Habis... Keren dan unik banget ceritanya. Sumpah... Cuma Mbak Dee yang bisa mencampur adukkan cerita lucu dan bermakna kehidupan dalam sebuah cerita. Filosofi Kopi ini dalem banget... Dalem pokoknya!
Jangkar Kehed
Dec 12, 2016 Jangkar Kehed rated it really liked it
Nyatanya aku tenggelam dalam cerpen akhir. Ungkapan kebanyakan orang mengenai cepren Rico de Coro sebagai yang terenak ternyata telah kurasakan.

Sebelum masuk dalam cerpen tersebut, aku berkomitmen untuk tidak meng-iya-kan rasa itu pascamembacanya, tapi apa daya makna komitmen tiadalah bermakna setelah baca cerpen itu. Cerpen itu sukses, banget sukses, buatku mengatakan ENAK, malahan ENAK BANGET, walaupun dengan rasa terpaksa. Haha...
Aso
Apr 30, 2015 Aso rated it liked it
Shelves: bahasa-indonesia
Bagi saya Filosofi kopi, Lana, dan Salju Gurun menjadi bintang di buku ini, selebihnya yang lain saya nggak ngerti karena tata bahasanya yang tinggi, atau malah biasa biasa saja menurut saya.
afy
Jan 14, 2017 afy rated it liked it
[More like 3.5 stars tbh]

Saya suka banget sama cerita terakhir dalam buku ini, which is 'Rico de Coro'! That story was so hilarious and a lil bit disgusting but also giving us a new perspective from a cockroach's point of view lol. Overall, this book was good!
Priska
Oct 11, 2016 Priska rated it really liked it  ·  review of another edition
3,5 bintang dibuletin ke atas karena untaian kalimatnya seringkali romantis, bikin terhanyut~

Dina
May 19, 2016 Dina rated it really liked it  ·  review of another edition
Dee never disappoints. (Another book I've read but forgot to update)
Fauziyyah Arimi
Mar 12, 2012 Fauziyyah Arimi rated it really liked it  ·  review of another edition
Shelves: fiksi, favorites, pinjaman
Dulu sekali, dua tahun yang lalu, satu dua cerita dalam buku ini telah saya baca. Satu dua cerita tersebut, saya baca di perpustakaan kampus, dalam waktu yang ringkas. Sembari dalam hati menandai akan meneruskan kumpulan cerita Dee ini. Tapi ternyata, saya tidak berhasil menuntaskannya.

Lalu beberapa waktu belakangan ini, saya mendapatkan ebooknya. Sayang, ebooknya pun tak berhasil saya selesaikan. Dan bersama Madre, saya meminjam Filosopi kopi. Menuntaskan cerita yang terlanjur mulai dibaca.

Cer
...more
Stefanie
Filosofi Kopi adalah kumpulan cerita pendek dan prosa yang ditulis oleh Dee selama satu dekade - dimulai dari tahun 1995 hingga tahun 2005. Buku ini berisi 18 judul; campuran dari cerita pendek dan prosa penuh arti yang mendalam dan membekas di hati. Membaca prosa bagiku sedikit banyak terasa seperti membaca sebuah puisi karena tulisan yang singkat; tetapi dibandingkan dengan puisi, prosa berbicara dengan lebih jelas dan tidak memiliki makna tersembunyi seperti puisi pada umumnya. Awalnya saat m ...more
Askel
Jan 24, 2016 Askel rated it really liked it
Selalu saja ada cerita lain yang lebih menyita perhatian daripada cerita utamanya—menurut saya. Di Madre, saya bukan tak suka dengan kisah utama dalam buku itu, hanya ada cerita lain yang jauh menarik perhatian saya melebihi semua cerita pendek dalam buku itu. Mengejar Layang-layang, dua orang sahabat yang sama-sama frustasi akan cinta, bedanya yang satu terus mencari sedangkan yang satu terus menunggu.

Di buku ini, filosofi kopi, cerita utamanya kalah pamor lagi, di mata saya. Ada satu cerita ya
...more
drg Rifqie Al Haris
Apr 13, 2012 drg Rifqie Al Haris rated it really liked it
RESENSI

Delapan Belas cerita pendek yang dibuat dalam rentang waktu tahun 1995-2005 tersusun dalam buku yang berjudul Filosofi Kopi. Masih sejenis dengan kumpulan cerita pendek dan prosa Madre, Dewi Lestari mengumpulkan cerpen-cerpen dan prosa itu dan meberi judul buku kumpulan itu dari judul cerita pendek pertama yaitu "Filosofi Kopi". Untuk lebih menonjolkan kemasannya maka ditambahkan subjudul: Kumpulan Cerita dan Prosa Satu Dekade. Hal ini tentu saja akan sedikit memberikan gambaran mengenai
...more
Wit Witha
Dec 03, 2015 Wit Witha rated it it was amazing
Cerita utama dalam buku Filosofi Kopi bercerita tentang Ben dan Jody. Ben merupakan seorang barista yang handal dalam meramu kopi. Ben dan Jody mendirikan suatu kedai kopi yang disebut ‘Filosofi Kopi temukan Diri Anda Di Sini.’

Ben memberikan sebuah gambaran singkat mengenai filosofi kopi dari setiap ramuan kopi yang disuguhkannya di kedai tersebut. Kedai tersebut menjadi sangat ramai dan penuh pengunjung.
Suatu hari, seorang pria kaya menantang Ben untuk membuat sebuah ramuan kopi yang apabila di
...more
Ernest Junius
Dec 19, 2009 Ernest Junius rated it liked it
Recommends it for: lonely hearts
Recommended to Ernest by: Amang
Reading from its title "Filosofi Kopi" ("The philosophy of Coffee") one might think that the book is filled with collections of exciting, epic stories that offer a fresh perspective about the popular roasted, brown seeds we know as coffee.

However to my dissapointment, the book is not all really about coffee. There is only one story that's associated with the book's title. The rest are merely love stories (and by saying this I don't mean to dislike the book).

The book in overall doesn't allure it
...more
Yukanatha Svanidza
May 10, 2013 Yukanatha Svanidza rated it it was amazing  ·  review of another edition
Shelves: favorites, novels
Sejak dulu saya ngebet sama buku ini sejak melalap habis keempat serial Supernova milik Dee. Pengen beli, tapi keuangan terbatas. Pas duit ada, saya tidak menemukannya di toko buku. Mau nyari ke toko buku yang lebih jauh, gak bisa karena mau ujian. Huhuhuhu, rasanya tragis amat (kok curhat?)

Anyway - akhirnya, pustakawan di sekolah saya memberi buku ini kepada saya. Makasih banget, Pak! :D

Dan saya tahu review ini bakalan condong ke arah subjektif karena Supernova sendiri telah berhasil menghipnot
...more
Theo Ramot
Aug 02, 2014 Theo Ramot rated it did not like it
Pada mulanya saya takjub dan segera meminjam buku ini di perpustakaan sekolah saya waktu SMA 1thn yang lalu. Saya baca secara saksama. Setelah itu saya meminjam buku koleksi cerpen nya Dewi Lestari a.k.a Dee juga yang judulnya Madre.

Mengenai buku ini, ya, buku Filosofi Kopi karya Dee, mulanya saya takjub melihat metafora2 yang membumbui kertas buku ini, juga dengan kemampuan Dee dalam memaknai arti filosofis dari segala sesuatu.

Ibarat nasi kebanyakan garam, buku ini terlalu banyak metafora. Terl
...more
« previous 1 3 4 5 6 7 8 9 next »
topics  posts  views  last activity   
anyone willing to swap this book?? 18 188 Jan 27, 2015 01:19AM  
  • Travelers' Tale, Belok Kanan: Barcelona!
  • Edensor (Tetralogi Laskar Pelangi, #3)
  • Saman
  • Linguae
  • Antologi Rasa
  • Galaksi Kinanthi: Sekali Mencintai Sudah itu Mati?
  • Blue Romance
  • The Naked Traveler
  • Pulang
  • Ronggeng Dukuh Paruk
  • Hujan Bulan Juni
  • Bukan Pasarmalam
  • Surat Panjang Tentang Jarak Kita yang Jutaan Tahun Cahaya
  • Test Pack
  • Life Traveler
  • A Cat in My Eyes: Karena Bertanya Tak Membuatmu Berdosa
  • Kereta Tidur
164478
Dee Lestari, is one of the bestselling and critically acclaimed writers in Indonesia.
Born in January 20, 1976, she began her debut with a serial novel: Supernova in 2001. Supernova’s first episode, Kesatria, Putri, dan Bintang Jatuh (The Knight, The Princess, and The Falling Star), was sold phenomenally, achieving a cult status among Indonesian young readers. She has published four other episodes:
...more
More about Dee Lestari...

Share This Book



“Seindah apa pun huruf terukir, dapatkah ia bermakna apabila tak ada jeda? Dapatkan ia dimengerti jika tak ada spasi? Bukankah kita baru bisa bergerak jika ada jarak? Dan saling menyayang bila ada ruang?” 820 likes
“Pegang tanganku, tapi jangan terlalu erat, karena aku ingin seiring dan bukan digiring.(Spasi)” 451 likes
More quotes…