Goodreads helps you keep track of books you want to read.
Start by marking “Edensor” as Want to Read:
Edensor
Enlarge cover
Rate this book
Clear rating
Open Preview

Edensor

(Tetralogi Laskar Pelangi #3)

4.08  ·  Rating details ·  13,099 ratings  ·  969 reviews
Aku ingin mendaki puncak tantangan, menerjang batu granit kesulitan, menggoda mara bahaya, dan memecahkan misteri dengan sains. Aku ingin menghirup berupa-rupa pengalaman lalu terjun bebas menyelami labirin lika-liku hidup yang ujungnya tak dapat disangka. Aku mendamba kehidupan dengan kemungkinan-kemungkinan yang bereaksi satu sama lain seperti benturan molekul uranium: m ...more
Paperback, 288 pages
Published 2007 by Bentang Pustaka
More Details... edit details

Friend Reviews

To see what your friends thought of this book, please sign up.

Reader Q&A

To ask other readers questions about Edensor, please sign up.

Be the first to ask a question about Edensor

Community Reviews

Showing 1-30
4.08  · 
Rating details
 ·  13,099 ratings  ·  969 reviews


More filters
 | 
Sort order
Hasna Diana
Jan 30, 2008 rated it it was amazing
Great adventuring!
I like this quote: "Jika ingin menjadi manusia yang berubah, jalanilah tiga hal ini: sekolah, banyak-banyak membaca Al Qur'an, dan berkelana."

mengutip dari sebuah paragraf dalam buku Edensor:

"Berkelana tidak hanya telah membawaku ke tempat-tempat yang spektakuler sehingga aku terpaku, tak pula hnya memberiku tantangan ganas yang menghadapkanku pada keputusan hitam putih, sehingga aku memahami manusia seperti apa aku ini.

Pengembaraan ternyata memiliki paru-parunya sendiri, yan
...more
Iman Danial Hakim
Jan 28, 2018 rated it it was amazing
Dalam masa sehari saya berjaya menamatkan 2 karya Andrea Hirata; Sang Pemimpi dan Edensor. Novel-novel tersebut merupakan buku kedua dan ketiga daripada tetralogi Laskar Pelangi.

Laskar Pelangi mendiami sudut istimewa di hati saya (yang pertama sentiasa yang terbaik!) Namun, Edensor akrab dengan saya secara peribadi. Pendidikan masih menjadi tema utama novel dan mimpi-mimpi adalah enjin yang menggerakkan manusia untuk berani maju.

Di dalam Edensor, Ikal berjaya melanjutkan pelajaran S2 (pascasiswa
...more
Hanis Khaleeda
Sep 19, 2018 rated it really liked it
Edensor by Andrea Hirata.

- To be honest, ini adalah buku pertama yang aku pernah baca tulisan Andrea ni. Aku pun tak tahu yang buku ni wujud, sebelum ni aku tahu buku Laskar Pelangi tu je sebab lagu dia famous.

- Buku ni adalah novel ketiga dari tetralogi Laskar Pelangi yang mana aku tak sempat habiskan lagi yang buku first tu.

- Apa tu Edensor? Mula-mula aku tak tahu apa tu maksud Edensor tapi dekat akhir buku ni baru aku tahu yang Edensor ni nama sebuah desa khayalan Andrea dan kekasih dia tap
...more
Asmar Shah
May 01, 2014 rated it it was amazing
4.75* untuk keseluruhan buku ini. Saya bagi sekali percikan bunga api yang banyak. Terasa sangat puas dengan nukilan encik penulis dalam naskah ini. Di akhir helaian kertas walaupun ada persoalan yang bermain di dalam minda, saya masih mampu menghembuskan nafas lega. Tak rugi dapat buku ni!

Mungkin agak terlewat untuk membaca naskah ini berbanding orang lain. Tapi tidak apa, saya nak katakan yang saya jatuh cinta dengan naskah ini. Untuk beberapa hari walaupun diri ini sibuk meneruskan keberlangs
...more
Iqbal_rois
Jan 07, 2009 rated it really liked it
”Aku ingin mendaki puncak tantangan, menerjang batu granit kesulitan, menggoda mara bahaya, dan memecahkan misteri dengan sains. Aku ingin menghirup berupa-rupa pengalaman lalu terjun bebas menyelami labirin liku-liku hidup yang ujungnya tak dapat disangka.”
Kini Ikal dan Arai bukan lagi para pemimpi. Impian keduanya dulu untuk dapat bersekolah ke Perancis, menjelajah sampai afrika telah tercapai. Berkat kerja keras dan pengorbanan, Ikal dan Arai berhasil mendapatkan beasiswa untuk berkuliah di U
...more
Ambar
Nov 15, 2007 rated it it was ok
Recommends it for: anyone who want to inspire about backpacking
Shelves: indonesia, travel
I read Edensor after the first tetra-logy of Andrea Hirata Laskar Pelangi (LP). Only take few hours I came to conclusions that Edensor was far below my expectation.

Compare to LP, Edensor did not have strong character. The flow of building the conflict sound too harsh, too fast. In LP Andrea has capability to bring the reader up and down emotionally through beautiful words, careful sentences and so poetic. Even LP -as Andrea admitted only his memoir but it did have details that enrich the story.
...more
Arif nur
Aug 04, 2007 rated it liked it
Kali ini Andrea mengeksploitasi cerita tentang bagaimana schock culture ketika 'anak udik' ketemu dengan peradaban lain, eropa. Dimana mana ternyata ide ini membuat sesuatu yang segar dan menarik. Dari jaman Charlie Caplin , Dono-Kasino-Indro hingga Extra Vaganza selalu memakai resep ini. Hal in juga dilakukan Andrea untuk melatar belakangi cerita pada laskar pelangi dan sang pemimpi, bedanya pada laskar pelangi berupa benturan antara 'budaya proletar' kaum 'kuli tambang melayu' dengan budaya el ...more
ratna
Dec 22, 2008 rated it really liked it
Shelves: indonesian
Barangkali karena memang novel yg satu ini dimaksudkan sebagai mozaik, awalnya masing2 bab terasa lepas satu sama lain. Cerita-cerita lepas ini baru terasa utuh ketika sudah mendekati akhir.

Ada beberapa keanehan yang, kalau mau diteliti, bisa jadi mengganggu. Cerita tentang terpaksa semalaman di luar saat hujan salju di hari pertama mereka di Brugge misalnya. Memang kesalahan administrasi seperti itu bisa terjadi, memang benar kalau orang2 di sana jauh lebih individualistis. Tapi tetap saja....
...more
Anna
Sep 14, 2007 rated it really liked it
Shelves: fiction
"Bermimpilah, karena Tuhan akan memeluk mimpi-mimpi itu."
-Arai (Edensor by Andrea Hirata)-


Dalam salah satu cuplikannya, Edensor bercerita tentang filosofi pencarian. Pencarian akan hal-hal yang paling kita inginkan dalam hidup ini dan pencarian akan diri kita sendiri, ketika kita berupaya sekuat tenaga menemukan sesuatu, dan pada titik akhir upaya itu hasilnya nihil, maka seharusnya kita telah menemukan apa yang kita cari dalam diri kita sendiri, yakni kenyataan, kenyataan yang harus dihadapi, s
...more
Pulung
May 25, 2008 rated it really liked it
Recommends it for: you
Recommended to Pulung by: mum
Yey!

He he he
Saya sudah membacanya! Dan saya mau angkat empat jempol (maksimal yang saya punya.. he he he) buat Andrea "Ikal" Hirata!

Coba bayangkan,
Setiap buku dari 3 buku dalam rangkaian empat bukunya ini (eh, kayaknya kita belom ada yang baca Maryamah Karpov sampai saat ini kan...) adalah buku-buku unik yang layak baca, dan asik pastinya.

Setiap buku yang saling berkaitan jalan ceritanya itu, ternyata juga bisa dinikmati sebagai "judul-judul mandiri" ha ha ha. Hebat menurut saya.

Ng,
Edensor memu
...more
Harfianto
Dec 10, 2007 rated it really liked it
Recommends it for: semua orang
Dari tiga buku Laskar Pelangi yang sudah terbit, buku inilah yang pertama kali saya beli dan baca. Mungkin karena yang pertama, saya memberikan nilai sempurna pada buku ini, ketimbang dua buku lainnya.

Masih bertema sama, kekuatan impian. Buku ini mengajak kita berani mengambil resiko mewujudkan mimpi-mimpi kita. Mungkin karena ini pertama kali yang saya baca, maka saya sempat bingung dengan kata edensor. Nama apakah itu gerangan. Namun karena ketidaktahuan itulah saya mengalami ekstate, ketika
...more
Sooraya Evans
Aug 09, 2016 rated it really liked it  ·  review of another edition
Perjalanan epik dengan 'pacing' yang bagus.
Tidak terlalu ringkas. Tidak terlalu meleret. Terutama sekali coretan backpacking.
Rumusan dalam bentuk bab-bab pendek di awal buku bagi mengaitkan Edensor dengan Sang Pemimpi sangat kena pada tempatnya.
Kepelbagaian watak yang diperkenalkan secara terperinci memainkan peranan masing-masing. Semua watak relevan.
Cuma saya rasa penulis seakan terkejar-kejar menjelang penghujung buku. Kisah di Sheffield tidak dirungkai secara mendalam. Boleh jadi memang di
...more
ainunsailah
Apr 02, 2016 rated it liked it
Kali ini. Andrea bercerita akan penaklukan mereka dari Eropah ke Afrika. Mimpi yang selama ini tak pernah mereka fikir akan jadi nyata. Keberanian bermimpi, bulat tekad, dan mungkin saja pendek akal. Kerana orang yang terlalu panjang akal menimbang-tara semua perkara pasti tidak akan pernah menjayakan misi pengembaraan bunuh diri itu. Tanpa kajian yang mendalam, tanpa bekalan cukup, perancangan rapi, bukankah pendek akal sekali penaklukan mereka?

Akhirnya, saya lupa. Ini cuma fiksyen. Adunan kha
...more
Jonas Vysma
Oct 24, 2018 rated it really liked it  ·  review of another edition
Karya Andrea ketiga yang saya baca ini semakin mengukuhkan saya, bahwa Andrea adalah seorang pencerita yang baik. Ia menceritakan suatu pengalaman dengan gagasan yang penuh semangat dan menggiring pada hal-hal yang bersifat baik, seperti bermimpi, meraih mimpi, menaklukan mimpi hingga melampaui mimpi. Sehingga plot yang ia bangun tidak memperlihatkan kesengsaraan yang dialami tokoh dalam ceritanya saat sedang sengsara, namun hanya sedang menuju mimpinya, sedang mewujudkan mimpinya.

Membaca Eden
...more
Najihah Hassan
Jan 20, 2019 rated it really liked it  ·  review of another edition
Edensor mengajarkan kita kalau sekolah mesti tingi-tinggi, beranilah bermimpi (dan menggerakkan mimpi) lalu berkelanalah melewati dunia...
M. Tiyasaa
Jan 21, 2019 rated it it was amazing
Rekomended! Berikut detailnya: https://mtiyasaa.com/category/review-...
Sige
Oct 06, 2007 rated it liked it
Aku ingin ke tempat-tempat yang jauh, menjumpai beragam bahasa dan orang-orang asing." Cukilan dari novel Edensor ini tidak lain merupakan luapan keinginan salah seorang tokoh bernama Arai yang akhirnya bisa terlaksana ketika dia bersekolah di luar negeri. Cerita dalam buku ini tidak lain merupakan pengalaman pribadi yang diangkat oleh sang penulis, Andrea Hirata ketika menuntut ilmu di Universite de Paris, Sorbonne, Perancis. Novel Edensor yang akan terbit sebulan lagi ini merupakan buku ketiga ...more
Misbahul Munir
Apr 26, 2011 rated it it was amazing
Novel yang sangat menakjubkan, mengharukan, nan penuh makna. Kita akan dibuat terkesima ketika membacanya. Novel Edensor adalah novel ketiga dari tetralogi Laskar Pelangi. Sungguh novel yang benar-benar mampu menghipnotis pembacanya lewat kata-kata sainstik ala Andrea Hirata. Menjelaskan kepada pembaca bahwa, sekecil apapun mimpi kita dimasa lalu itu merupakan energi luar biasa untuk menggapai masa depan. Seperti kata-kata mutiara Arai “Bermimpilah, karena Tuhan akan memeluk mimpi-mimpi itu.”
Da
...more
Shahrulrock
Dec 31, 2009 rated it really liked it
Edensor, novel ketiga dari Andrea Hirata, penulis yang mencipta fenomena baru di Indonesia selepas Habiburahhman dengan Ayat-Ayat Cinta.
Di dalam Edensor, di perincikan perjalanan dua manusia tegar-Ikal & Arai-ke wilayah yang penuh dengan pancasila ilmu tinggi, Sorbonne,Perancis. Dua insan ini bersatu dan membentuk gugusan baru setelah melalui tempoh perit mengejar mimpi seperti yang di tulis di dalam novel Sang Pemimpi.
Pengalaman Ikal dan Arai yang terpaksa berdepan dengan kejutan budaya d
...more
Arifa Hilma
Feb 01, 2014 rated it it was amazing
seperti serial pendahulunya, Edensor ini menurut saya miskin konflik. Semuanya terkesan sekadar perkenalan dan cerita perjalanan dengan lika-likunya yang memang harus begitu.

Tapi inilah kekuatan buku ini yang berhasil menggerakkan tangan dan hati saya sampai tidak menyisakan bintang kosong di rating!

Berapa banyak penulis dengan ide cerita yang brilian tapi pembaca harus bertahan dengan "penyiksaan" di bagian perkenalan?
biasanya bagian perkenalan (sejauh novel2 yang saya baca) cenderung serba sal
...more
Qhistina Ma
The best among four.. hampir hilang kata2 bila baca bermula dari helaian pertama hingga perkataan terakhir..

this book wake you up.. and strongly recommended..jangan risau kalau tak faham..sebab andrea hirata sangat universal.. dan genius..

"Berkelana tidak hanya telah membawaku ke tempat-tempat yang spektakuler sehingga aku terpaku, tak pula hanya memberiku tantangan ganas yang menghadapkanku pada keputusan hitam putih, sehingga aku memahami manusia seperti apa aku ini."

“Bermimpilah, karena Tuhan
...more
Nuni
Aug 07, 2008 rated it liked it
sebagai referensi untuk yang mau tau kehidupan mahasiswa Indonesia di luar negeri, buku ini sedikit banyak berhasil menggambarkan hal tersebut [kalo ada yg beda nanti gw revised review ini setelah ngerasain sendiri]...
tapi soal idealisme mengejar mimpi..hhmm... berhasil menggambarkan betapa tipisnya antara persistent sama naive...
untuk ending nya...walaupun digambarkan sebagai mimpi yang tercapai tapi terkesan kosong..karena membuat saya lalu bertanya "so what..?" apa setelah itu ikal siap menin
...more
Pipitta
Jun 01, 2008 rated it liked it
Buku ini seperti catatan perjalanan belaka. Malah "mozaik-mozaik" terakhir seperti ditulis tergesa-gesa, hampir mirip diary, karena melulu bercerita berkunjung ke sana atau ke sini tanpa terlalu meninggalkan kesan mendalam (tsah..)

Sepertinya agak anti klimaks ya, padahal Ikal dan Arai berhasil mencapai cita-cita mereka: kuliah di Sorbonne, melintasi Eropa, bahkan menjejakkan kaki di Afrika.

Hmm, tapi Laskar Pelangi tetap jadi favorit nomor satu, Sang Pemimpi nomor dua. Let's see dengan buku keem
...more
Maria Michelle Angelica
Jun 25, 2014 rated it really liked it
Speechless dengan Andrea. Entah apa yang terjadi, tapi ketika membaca bab-bab akhir saat ia berkeliling dunia itu, saya tak bisa lepas. Penasaran apa yang akan terjadi selanjutnya.
Dikala saya terus membaca novel-novel lain hanya karena berharap semua menjadi sesuatu yang lebih dan mencapai endingnya; Edensor ini membuat saya tak ingin menyelesaikan endingnya karena hampir tak terasa ternyata ini semua sudah halaman akhir dari novel tersebut. Baguslah!
Maisarah
Aug 02, 2013 rated it really liked it  ·  review of another edition
Hirata interpret that childhood dreams are meant to be realized; just dare to dream. Life is good when you have people who are supporting your dreams and believing in them too. The author also describe life as pieces of mozek, waiting to be discovered and connected. Overall, I am moved and inspire with the storyline.
Afdhaliya
Nov 20, 2007 rated it it was amazing
Shelves: inspiring-books
“...Karena jika kita berupaya sekuat tenaga menemukan sesuatu, dan pada titik akhir upaya itu hasilnya masih nihil, maka sebenarnya kita telah menemukan apa yang kita cari dalam diri kita sendiri, yakni kenyataan, kenyataan yang harus dihadapi, sepahit apa pun keadaannya... (hal 268).”

Bang Ikal, kalimat ini benar2 membuatku tersentak :D
wuaaaaaaa.....



Retno Devina
Jan 14, 2014 rated it it was amazing
Kamu orang yang belum pernah punya mimpi yang bikin kamu bahkan susah tidur????
baca buku ini. belom pernah punya mimpi yang bikin setiap kita melihat sesuatu maka mimpi itu mewujud di depan mata mu??? baca buku ini.
sumpeh, g ada matinya.
Dita
Jul 30, 2007 rated it really liked it
Ternyata ekspetasi saya salah. Saya kira, ini hanya akan menjadi another 'Laskar Pelangi'. Tapi ternyata, Andrea Hirata mampu bertutur memikat melalui buku ini. Semangatnya meraih mimpi, dan latar belakang berbagai kebudayaan membuat kisahnya di Edensor menarik untuk diikuti. Saya suka.
Tiaradevina
aku mau membacanya tapi kayak apa?

Arum
Jul 18, 2007 rated it it was amazing
Bermimpilah, karena Tuhan akan memeluk mimpi2 itu....
mimpi adalah harapan, harapan kadang tak seindah kenyataan, tapi berjuang itu pasti, karena kita tak kan pernah mendahului nasib (ehem...huk3)
« previous 1 3 4 5 6 7 8 9 next »
topics  posts  views  last activity   
backpacking 15 89 Jun 25, 2012 06:15PM  

Readers also enjoyed

  • Ranah 3 Warna
  • Ayat-Ayat Cinta
  • Travelers' Tale, Belok Kanan: Barcelona!
  • Supernova: Petir
  • The Naked Traveler
  • Rahasia Meede: Misteri Harta Karun VOC
  • Negeri van Oranje
  • Hafalan Shalat Delisa
  • Bilangan Fu
  • 5 cm
  • Ronggeng Dukuh Paruk
  • Ketika Mas Gagah Pergi (Edisi Kedua)
  • Galaksi Kinanthi: Sekali Mencintai Sudah itu Mati?
  • Manikam Kalbu
  • Kedai 1001 Mimpi: Kisah Nyata Seorang Penulis yang Menjadi TKI
  • Ca Bau Kan: Hanya Sebuah Dosa
See similar books…
1,886 followers
Under a bright sunny sky, the three-day Byron Bay Writers’ Festival welcomed Andrea Hirata who charmed audiences with his modesty and gracious behavior during two sessions.

Andrea also attended a special event where he and Tim Baker, an Australian surfing writer, spoke to a gathering of several hundred school children. During one session, Andrea was on a panel with Pulitzer Prize winning journalis
...more

Other books in the series

Tetralogi Laskar Pelangi (4 books)
  • Laskar Pelangi
  • Sang Pemimpi
  • Maryamah Karpov: Mimpi-mimpi Lintang
“Tuhan tahu tapi menunggu” 249 likes
“Tertawalah, seisi dunia akan tertawa bersamamu; jangan bersedih karena kau hanya akan bersedih sendirian.” 124 likes
More quotes…