Nom Plume > Nom's Quotes

Showing 1-30 of 226
« previous 1 3 4 5 6 7 8
sort by

  • #1
    “Sejak awal dimulainya kehidupan, kita semua sudah memiliki cerita untuk bagaimana kita akan hidup. Kita tidak bisa berandai-andai, jika saja kita memilih begini atau begitu saat itu mungkin takkan menjadi seperti sekarang. Hal terpenting dalam kehidupan ini adalah seberapa iklhas kita menjalaninya, tidak ada penyesalan sama sekali, tak perlu menyalahkan diri kita sendiri atau malah manusia lain. Tuhan hanya butuh bagaimana sikap kita menjalani takdirnya. Itu saja”
    nom de plume

  • #2
    “Kadang ada sesuatu yang diciptakan hanya untuk memandang, bukan saling pandang.”
    nom de plume

  • #3
    “terkadang hujan pun malas untuk turun, panas atau hujan manusia juga tetap mengeluh bukan.”
    nom de plume

  • #4
    “Kita sedekat mata kiri dan kanan, hanya saja kita tak pernah bisa saling memandang.”
    nom de plume

  • #5
    “tak ada yang melebihi rasa sukanya anak kecil menyukai hujan.”
    nom de plume

  • #6
    “Senja berkata, "jangan mengagumiku, aku tak ada disepanjang waktu. Tunggu aku, saat mentari menyeberang batas antara ada dan tak ada. Aku hanya sekilas, sesudahnya aku hanya ketiadaan.”
    digo catur andriano
    tags: senja

  • #7
    “sebut saja itu rindu, karena sepi adalah sebagian dari itu.”
    nom de plume

  • #8
    “Sesaat jingga menghilang dalam senja, ruam-ruam rindu menyembul melantunkan nada memekikan telinga.
    Senyap menduga, mulut tak mampu bicara jika ia merindukan senja.”
    nom de plume

  • #9
    “jika ada seorang yang menjanjikanmu sesuatu, seorang itu pastinya bukan sebuah masa depan. karena masa depan takkan menjanjikan apapun kepada siapapun.”
    nom de plume
    tags: janji

  • #10
    “Terkadang hujan itu berarti, tapi kadang hujan juga tak berarti apa-apa, kecuali basah.”
    nom de plume

  • #11
    “Setan-setan kecil itu bisa saja tumbuh menjadi malaikat, dan juga sebaliknya. Tapi kita bisa jadi keduanya.”
    nom de plume

  • #12
    “seperti kisah sungai yang mencintai sebuah menara. seine yang hanya mampu memandangi eiffel yang akuh menjulang dengan megahnya.”
    nom de plume

  • #13
    “Persahabatan tak pernah diajarkan dibangku sekolah”
    nom de plume

  • #14
    “Ia ketakutan, berlari di selembar kertas dan sembunyi dibalik pena. Tak tereja mata, tak terdengar telingga. Jeritnya lantang tanpa suara.”
    nom de plume

  • #15
    “Jangan salah mengira. aku tak bangun sepagi ini, aku hanya anak kelelawar yang terlambat tidur.”
    nom de plume

  • #16
    “manusia itu lucu, bisa-bisanya menyalahkan kacang karena lupa kulitnya. padahal, jelas-jelas merekalah yang dengan sengaja memisah kacang dari kulitnya.”
    nom de plume

  • #17
    “jika takut dengan bayang-bayang, kau bisa mematikan lampunya.”
    nom de plume

  • #18
    “kadang aku harus menghargai diriku sendiri dengan berhenti mencoba menjadi normal, jika normal hanya sebuah standard yang dibuat oleh banyak orang yang bukan sepertiku.”
    nom de plume
    tags: aku

  • #19
    “setiap deret sajak'ku adalah senja, yang mungkin menjadi nyata saat kau mencintai penulisnya.”
    nom de plume

  • #20
    “Mata kupu-kupu itu berkunang-kunang, silau melihat batas tipis antara kenyataan dan khayalan.”
    nom de plume

  • #21
    “Benci yang bertepuk sebelah tangan sama sakitnya dengan cinta yang bertepuk sebelah tangan.”
    nom de plume

  • #22
    “Kegetiran itu, wajah sayu diantara gemerlap lampu-lampu. kepura-puraan untuk ketidaktahuan yang mutlak kita tahu. Kenapa tidak kita lepaskan saja? mari berbagi wajah, entah senyum atau tangis yang ada dibalik topeng kita. bukankah kita manusia yang sama?”
    nom de plume

  • #23
    “Rindu yang tak terjamu semacam malam yang disiangkan, gol yang dianulir, anak yang ditirikan, atau benci yang dicinta-cintakan.”
    nom de plume
    tags: rindu

  • #24
    Dee Lestari
    “Manusia menuntut manusia lain untuk punya drama. Itu syaratnya supaya kita kelihatan normal”
    Dee Lestari, Inteligensi Embun Pagi

  • #25
    “Jika tau akan diburu, ulat takkan sudi menjadi kupu-kupu.”
    nom de plume

  • #26
    Dr. Seuss
    “You know you're in love when you can't fall asleep because reality is finally better than your dreams.”
    Dr. Seuss

  • #27
    “Mungkin aku hanya sebuah lamunan, imajinasi kesedihan yang tak berlatar belakang. Bisik'ku pun samar, sesamar senja yang bersua dengan malam. Malam tau aku ada, tapi aku tau aku tak ada.”
    nom de plume

  • #28
    “Dalam acaknya rasa, banyaknya warna, ganjilnya pola. Kadang cinta terselip begitu saja yang entah muncul dibalik warna yang apa.”
    nom de plume

  • #29
    “karena setiap kata yang kutulis adalah cerita, cerita sebuah sungai mencintai sebuah menara.”
    nom de plume

  • #30
    “kadang aku seperti ayunan yang terus bergerak, tapi tak pernah beranjak.”
    nom de plume



Rss
« previous 1 3 4 5 6 7 8