Anisa > Anisa's Quotes

Showing 1-18 of 18
sort by

  • #1
    Tere Liye
    “Begitulah kehidupan, Ada yang kita tahu, ada pula yang tidak kita tahu. Yakinlah, dengan ketidak-tahuan itu bukan berarti Tuhan berbuat jahat kepada kita. Mungkin saja Tuhan sengaja melindungi kita dari tahu itu sendiri.”
    Tere Liye, Rembulan Tenggelam Di Wajahmu

  • #2
    William W. Purkey
    “You've gotta dance like there's nobody watching,
    Love like you'll never be hurt,
    Sing like there's nobody listening,
    And live like it's heaven on earth.”
    William W. Purkey

  • #3
    Mahatma Gandhi
    “Live as if you were to die tomorrow. Learn as if you were to live forever.”
    Mahatma Gandhi

  • #4
    Christopher Paolini
    “Buku seharusnya berada di tangan yang paling bisa menghargainya, dan tidak hanya diletakkan tanpa dibaca, mengumpulkan debu dalam lemari yang terlupakan.”
    Christopher Paolini, Brisingr

  • #5
    Erick Setiawan
    “Rahasia alam semesta jauh lebih mudah dimengerti dibandingkan hati seorang perempuan.”
    Erick Setiawan, Of Bees and Mist

  • #6
    Asma Nadia
    “Di setiap udara yang kau temukan, Di sana akan kau jumpai Allah yang senantiasa mendengar doamu”
    Asma Nadia
    tags: doa

  • #7
    Tere Liye
    “Dengan kesederhanaan hidup bukan berati tidak ada kebahagian, kebahagian ada pada seberapa besar keberartian hidup kita untuk hidup orang lain dan sekitar, yap seberapa besar kita menginspirasi mereka. Kebahagian ada pada hati yang bersih, lapang dan bersyukur dalam setiap penerimaan...:)”
    Tere Liye, Ayahku (Bukan) Pembohong

  • #8
    Asma Nadia
    “Jika cinta bisa membuat seorang perempuan setia pada satu lelaki, kenapa cinta tidak bisa membuat lelaki bertahan dengan satu perempuan?”
    Asma Nadia

  • #9
    Asma Nadia
    “Perempuan, Kau pasti tahu sakitnya cinta yg tak terkatakan.Cinta yg hanya mampu didekap dlm bungkam, Kata orang bahkan diam berbicara. Tapi, menurutku hal itu tdk berlaku dlm cinta. Sebab cinta harus diekspresikan dan pantang dibawa diam. Sebab cinta harusnya dinyatakan, lalu dibuktikan dgn sikap.Bgtu seharusnya cinta.Tapi, aku memang tidak punya pilihan. Maafkan!”
    Asma Nadia, Emak Ingin Naik Haji

  • #10
    Tere Liye
    “Ya Rabb, Engkaulah alasan semua kehidupan ini. Engkaulah penjelasan atas semua kehidupan ini. Perasaan itu datang dariMu. Semua perasaan itu juga akan kembali kepadaMu. Kami hanya menerima titipan. Dan semua itu ada sungguh karenaMu...
    Katakanlah wahai semua pencinta di dunia. Katakanlah ikrar cinta itu hanya karenaNya. Katakanlah semua kehidupan itu hanya karena Allah. Katakanlah semua getar-rasa itu hanya karena Allah. Dan semoga Allah yang Maha Mencinta, yang Menciptakan dunia dengan kasih-sayang mengajarkan kita tentang cinta sejati.
    Semoga Allah memberikan kesempatan kepada kita untuk merasakan hakikatNya.
    Semoga Allah sungguh memberikan kesempatan kepada kita untuk memandang wajahNya. Wajah yang akan membuat semua cinta dunia layu bagai kecambah yang tidak pernah tumbuh. Layu bagai api yang tak pernah panas membakar. Layu bagai sebongkah es yang tidak membeku. ”
    Tere Liye, Hafalan Shalat Delisa

  • #11
    Rosli K. Matari
    “Kalau kukenang, dulu
    tidak mudah untuk bertiarap,
    mengengsot, merangkak,
    berlunjur.

    Alangkah payah
    untuk bangun
    berdiri menjadi manusia.

    Tetapi betapa mudah pula
    untuk menjadi tua.

    (Sajak 2014, Mengenang Hari Lahir)”
    Rosli K. Matari, Hanya Langit Meratap

  • #12
    Tere Liye
    “Cinta itu bukan soal kebersamaan apalagi memiliki.
    Melainkan pada ingatan yang diletakkan di hati kita masing2, pun dalam doa2 yang dipanjatkan dalam senyap.
    Itulah kenapa, kalaupun kita tidak memiliki seseorang/sesuatu, tidak bersama dengannya, atau malah dibenci karena salah paham, perbedaan, atau memang simpel karena tidak suka (apapaun alasan tdk suka tersebut), kita tetap selalu bisa menyebutnya dengan kata cinta.”
    Tere Liye, Dikatakan atau Tidak Dikatakan, Itu Tetap Cinta

  • #13
    Jalal ad-Din Muhammad ar-Rumi
    “I choose to love you in silence…
    For in silence I find no rejection,

    I choose to love you in loneliness…
    For in loneliness no one owns you but me,

    I choose to adore you from a distance…
    For distance will shield me from pain,

    I choose to kiss you in the wind…
    For the wind is gentler than my lips,

    I choose to hold you in my dreams…
    For in my dreams, you have no end.”
    Rumi

  • #14
    Asma Nadia
    “Kamu berhak mendapatkan satu foto istimewa setiap hari”
    Asma Nadia, Love Sparks In Korea

  • #15
    Asma Nadia
    “Teman sejati akan terus ada di sisi, bahkan ketika semua orang memusuhi”
    Asma Nadia, Cinta di Ujung Sajadah

  • #16
    Asma Nadia
    “Untuk pertama kalinya saya mengikhlaskan apa yang saya alami. Untuk pertama kali saya memahami dan menerima dengan hati bahwa apa yang saya inginkan tak selalu menjadi kenyataan. Ada kekuatan yang Maha, yang menentukan ujung semua jalan. Ada pelajaran-pelajaran yang ingin Ia sampaikan dengan cara-Nya sendiri. (Intan Arifin)”
    Asma Nadia, La Tahzan for Broken Hearted Muslimah

  • #17
    Asma Nadia
    “Aku tak ragu mengatakan, bersama denganmu walaupun sebatas embusan angin kunamai ia anugrah”
    Asma Nadia, Assalamualaikum, Beijing!

  • #18
    Asma Nadia
    “Terima kasih telah membuatku menjadi gadis yang lebih kuat. (Tary)”
    Asma Nadia, La Tahzan for Broken Hearted Muslimah



Rss