far > far's Quotes

Showing 1-22 of 22
sort by

  • #1
    Pramoedya Ananta Toer
    “Kalian boleh maju dalam pelajaran, mungkin mencapai deretan gelar kesarjanaan apa saja, tapi tanpa mencintai sastra, kalian tinggal hanya hewan yang pandai.”
    Pramoedya Ananta Toer

  • #2
    Suzanne Collins
    “You love me. Real or not real?"
    I tell him, "Real.”
    Suzanne Collins, Mockingjay

  • #3
    Suzanne Collins
    “You don’t forget the face of the person who was your last hope.”
    Suzanne Collins, The Hunger Games

  • #3
    Toni Morrison
    “At some point in life the world's beauty becomes enough. You don't need to photograph, paint, or even remember it. It is enough.”
    Toni Morrison

  • #4
    Tan Malaka
    “Bila kaum muda yang telah belajar di sekolah dan menganggap dirinya terlalu tinggi dan pintar untuk melebur dengan masyarakat yang bekerja dengan cangkul dan hanya memiliki cita-cita yang sederhana, maka lebih baik pendidikan itu tidak diberikan sama sekali" - Tan Malaka ”
    Tan Malaka, Madilog

  • #5
    Esti Kinasih
    “Terkadang ada hal-hal yang pingin banget kita lupain tapi nggak bisa, Tar. Dalam kasus gue, bukan kadang lagi. Ada banyak banget hal yang pingin banget bisa gue lupain. Kadang juga, ada kenyataan-kenyataan yang pingin banget kita ingkarin. Tapi nggak bisa juga. Dalam kasus gue, lagi-lagi ada banyak banget kenyataan yang kalo aja bisa, pingin banget gue ingkarin. (Matahari Senja)”
    Esti Kinasih, Jingga Dalam Elegi

  • #7
    عائض القرني
    “Jika sebuah tali itu sudah sangat mengencang, itu tandanya akan putus. Jika malam sudah gelap gulita, itu tandanya bahwa kegelapan akan segera lenyap. Jika sebuah masalah itu sudah sangat menghimpit, itu tandanya akan ada jalan keluar.”
    Dr. 'Aidh Abdullah Al-Qarni

  • #8
    Pramoedya Ananta Toer
    “Pernah kudengar orang kampung bilang : sebesar-besar ampun adalah yang diminta seorang anak dari ibunya, sebesar-besar dosa adalah dosa anak kepada ibunya.”
    Pramoedya Ananta Toer, Child of All Nations

  • #9
    R.L. Stine
    “Read. Read. Read. Just don't read one type of book. Read different books by various authors so that you develop different style.”
    R.L. Stine

  • #10
    Frank Zappa
    “So many books, so little time.”
    Frank Zappa

  • #11
    Charles Dickens
    “Every traveler has a home of his own, and he learns to appreciate it the more from his wandering.”
    Charles Dickens

  • #12
    Haruki Murakami
    “If you only read the books that everyone else is reading, you can only think what everyone else is thinking.”
    Haruki Murakami, Norwegian Wood

  • #13
    Pramoedya Ananta Toer
    “Orang boleh pandai setinggi langit, tapi selama ia tidak menulis, ia akan hilang di dalam masyarakat dan dari sejarah. Menulis adalah bekerja untuk keabadian.”
    Pramoedya Ananta Toer

  • #14
    Pramoedya Ananta Toer
    “Dalam hidup kita, cuma satu yang kita punya, yaitu keberanian. Kalau tidak punya itu, lantas apa harga hidup kita ini?”
    pramoedya ananta toer

  • #15
    Pramoedya Ananta Toer
    “seorang terpelajar harus sudah berbuat adil sejak dalam pikiran apalagi dalam perbuatan”
    Pramoedya Ananta Toer, This Earth of Mankind

  • #16
    Pramoedya Ananta Toer
    “Kesalahan orang-orang pandai ialah menganggap yang lain bodoh, dan kesalahan orang-orang bodoh ialah menganggap orang-orang lain pandai”
    Pramoedya Ananta Toer

  • #17
    Pramoedya Ananta Toer
    “Berterimakasihlah pada segala yang memberi kehidupan.”
    Pramoedya Ananta Toer, Bumi Manusia

  • #18
    Pramoedya Ananta Toer
    “Tahu kau mengapa aku sayangi kau lebih dari siapa pun? Karena kau menulis. Suaramu takkan padam ditelan angin, akan abadi, sampai jauh, jauh di kemudian hari. (Mama, 84)”
    Pramoedya Ananta Toer, Child of All Nations

  • #19
    Pramoedya Ananta Toer
    “Kau akan berhasil dalam setiap pelajaran, dan kau harus percaya akan berhasil, dan berhasillah kau; anggap semua pelajaran mudah, dan semua akan jadi mudah; jangan takut pada pelajaran apa pun, karena ketakutan itu sendiri kebodohan awal yang akan membodohkan semua”
    Pramoedya Ananta Toer

  • #20
    Pramoedya Ananta Toer
    “Kehidupan ini seimbang, Tuan. Barangsiapa hanya memandang pada keceriaannya saja, dia orang gila. Barangsiapa memandang pada penderitaannya saja, dia sakit.”
    Pramoedya Ananta Toer, Child of All Nations

  • #21
    Pramoedya Ananta Toer
    “Jangan sebut aku perempuan sejati jika hidup hanya berkalang lelaki. Tapi bukan berarti aku tidak butuh lelaki untuk aku cintai. (Nyai Ontosoroh)”
    Pramoedya Ananta Toer, Bumi Manusia

  • #22
    Pramoedya Ananta Toer
    “Kalau mati, dengan berani; kalau hidup, dengan berani. Kalau keberanian tidak ada, itulah sebabnya setiap bangsa asing bisa jajah kita.”
    Pramoedya Ananta Toer



Rss