Asya Azalea > Asya's Quotes

Showing 1-30 of 47
« previous 1
sort by

  • #1
    Pramoedya Ananta Toer
    “Tanpa mempelajari bahasa sendiri pun orang takkan mengenal bangsanya sendiri”
    Pramoedya Ananta Toer

  • #2
    Pramoedya Ananta Toer
    “Orang boleh pandai setinggi langit, tapi selama ia tidak menulis, ia akan hilang di dalam masyarakat dan dari sejarah. Menulis adalah bekerja untuk keabadian.”
    Pramoedya Ananta Toer

  • #3
    Pramoedya Ananta Toer
    “Kalian boleh maju dalam pelajaran, mungkin mencapai deretan gelar kesarjanaan apa saja, tapi tanpa mencintai sastra, kalian tinggal hanya hewan yang pandai.”
    Pramoedya Ananta Toer

  • #4
    Dee Lestari
    “Semua perjalanan hidup adalah sinema. Bahkan lebih mengerikan. Darah adalah darah, dan tangis adalah tangis. Tak ada pemeran pengganti yang akan menanggung sakitmu.”
    Dee, Supernova: Ksatria, Puteri, dan Bintang Jatuh
    tags: life

  • #5
    Dee Lestari
    “Seindah apa pun huruf terukir, dapatkah ia bermakna apabila tak ada jeda? Dapatkan ia dimengerti jika tak ada spasi? Bukankah kita baru bisa bergerak jika ada jarak? Dan saling menyayang bila ada ruang?”
    dee, Filosofi Kopi: Kumpulan Cerita dan Prosa Satu Dekade

  • #6
    Dee Lestari
    “Pegang tanganku, tapi jangan terlalu erat, karena aku ingin seiring dan bukan digiring.(Spasi)”
    Dee, Filosofi Kopi: Kumpulan Cerita dan Prosa Satu Dekade

  • #7
    Dee Lestari
    “Karena hati tak perlu memilih, ia selalu tahu kemana harus berlabuh”
    Dee, Perahu Kertas

  • #8
    Dee Lestari
    “Kadang - kadang pilihan yang terbaik adalah menerima...”
    Dee, Rectoverso

  • #9
    Dee Lestari
    “Carilah orang yang nggak perlu meminta apa-apa, tapi kamu mau memberikan segala-segalanya.”
    Dee, Perahu Kertas

  • #10
    Asya Azalea
    “Cinta bisa datang
    dengan alasan-alasan yang sederhana, juga pergi dengan
    alasan-alasan yang sederhana.”
    Asya Azalea

  • #11
    Asya Azalea
    “Mana bisa hati memilih?
    Satu-satunya pekerjaan hati hanyalah merasakan.”
    Asya Azalea

  • #12
    Alex Flinn
    “Just because something is beautiful doesn´t mean it´s good.”
    Alex Flinn, Beastly

  • #13
    Nh. Dini
    “Kesedihan tidak untuk dipampangkan kepada semua orang. Itu adalah sesuatu yang seharusnya diimpit-diindit, diselinapkan di balik lapisan penutup. Karena kesedihan adalah hal yang sangat pribadi, seperti rahasia, harus disembunyikan dari pandang orang lain.”
    Nh. Dini

  • #14
    Pramoedya Ananta Toer
    “Menulislah sedari SD, apa pun yang ditulis sedari SD pasti jadi.”
    Pramoedya Ananta Toer

  • #15
    Jean Baudrillard
    “We live in a world where there is more and more information, and less and less meaning.”
    Jean Baudrillard, Simulacra and Simulation

  • #16
    Jean Baudrillard
    “The secret of theory is that truth does not exist.”
    Jean Baudrillard, Fragments

  • #17
    Jean Baudrillard
    “Smile and others will smile back. Smile to show how transparent, how candid you are. Smile if you have nothing to say. Most of all, do not hide the fact you have nothing to say nor your total indifference to others. Let this emptiness, this profound indifference shine out spontaneously in your smile.”
    Jean Baudrillard

  • #18
    Desi Puspitasari
    “Tidak ada yang tahu bagaimana kenangan bekerja. Keluar masuk ingatan seenaknya sendiri.”
    Desi Puspitasari, The Strawberry Surprise

  • #19
    Dee Lestari
    “Bila engkau ingin satu, maka jangan ambil dua. Karena satu menggenapkan, tapi dua melenyapkan. Mencari Herman
    Dee, Filosofi Kopi: Kumpulan Cerita dan Prosa Satu Dekade

  • #20
    Sapardi Djoko Damono
    “The day will come
    When my body no longer exists
    But in the lines of this poem
    I will never let you be alone

    The day will come
    When my voice is no longer heard
    But within the words of this poem
    I will continue to watch over you

    The day will come
    When my dreams are no longer known
    But in the spaces found in the letters of this poem
    I will never tired of looking for you”
    Sapardi Djoko Damono

  • #21
    Sapardi Djoko Damono
    “aku ingin mencintaimu dengan sederhana;
    dengan kata yang tak sempat diucapkan
    kayu kepada api yang menjadikannya abu

    aku ingin mencintaimu dengan sederhana;
    dengan isyarat yang tak sempat disampaikan awan kepada hujan yang menjadikannya tiada”
    Sapardi Djoko Damono

  • #22
    Sapardi Djoko Damono
    “Aku mencintaimu.
    Itu sebabnya aku takkan pernah selesai mendoakan
    keselamatanmu”
    Sapardi Djoko Damono, Hujan Bulan Juni

  • #23
    Sapardi Djoko Damono
    “barangkali hidup adalah doa yang panjang, dan sunyi adalah minuman keras. ia merasa Tuhan sedang memandangnya dengan curiga; ia pun bergegas.”
    Sapardi Djoko Damono, Hujan Bulan Juni

  • #24
    Sapardi Djoko Damono
    “I want to love you simply, in words not spoken: tinder to the flame which transforms it to ash
    I want to love you simply, in signs not expressed: clouds to the rain which make them evanescent (Aku Ingin-I Want)”
    Sapardi Djoko Damono

  • #25
    Pramoedya Ananta Toer
    “Kesalahan orang-orang pandai ialah menganggap yang lain bodoh, dan kesalahan orang-orang bodoh ialah menganggap orang-orang lain pandai”
    Pramoedya Ananta Toer

  • #26
    Dee Lestari
    “Segalanya terjadi tak terduga-duga. Hanya ada satu yang pasti dalam hidup, yaitu ketidakpastian. Hanya ada satu yang patut Anda harapkan datang, yaitu yang tidak diharapkan.”
    Dee, Supernova: Ksatria, Puteri, dan Bintang Jatuh

  • #27
    Dee Lestari
    “Banyak hal yang nggak perlu kedengeran bunyinya, tapi kelihatan dari tindakannya.”
    Dee, Partikel

  • #28
    Dee Lestari
    “Setiap pertanyaan selalu berpasangan dengan jawaban. Untuk keduanya bertemu, yang dibutuhkan hanya waktu.”
    Dee, Partikel

  • #29
    Dee Lestari
    “Itulah satu hal yang tidak bisa kamu palsukan: intention," jelas Dave. "Mau manusia atau ET, saya rasa itu hukum universal. Intention speaks louder than any code.”
    Dee, Partikel

  • #30
    Dee Lestari
    “Telepati itu bualan, umpatnya, makanya Alexander Graham Bell ditakdirkan jadi penemu telepon.”
    Dee, Supernova: Ksatria, Puteri, dan Bintang Jatuh



Rss
« previous 1