Pasung Jiwa Quotes

Rate this book
Clear rating
Pasung Jiwa Pasung Jiwa by Okky Madasari
1,689 ratings, 3.96 average rating, 362 reviews
Pasung Jiwa Quotes Showing 1-18 of 18
“Tak ada jiwa yang bermasalah. Yang bermasalah adalah hal-hal yang ada di luar jiwa itu. Yang bermasalah itu kebiasaan, aturan, orang-orang yang mau menjaga tatanan. Kalian semua harus dikeluarkan dari lingkungan mereka, hanya karena kalian berbeda.”
Okky Madasari, Pasung Jiwa
“Kesadaranku yang menentukan apa yang aku ingat dan aku pikirkan. Aku tuan atas tubuhku. Aku majikan atas pikiranku.”
Okky Madasari, Pasung Jiwa
“Kebebasan baru ada jika ketakutan sudah tak ada.

Sasana”
Okky Madasari, Pasung Jiwa
“Meskipun pikiran dan tubuh telah terpenjara, jiwa kita masih tetap bebas berkelana.

Sasana”
Okky Madasari, Pasung Jiwa
“SELURUH hidupku adalah perangkap. Tubuhku adalah perangkap pertamaku. Lalu orangtuaku, lalu semua orang yang kukenal. Kemudian segala hal yang kuketahui, segala sesuatu yang kulakukan. Semuanya adalah jebakan-jebakan yang tertata di sepanjang hidupku.”
Okky Madasari, Pasung Jiwa
“Lebih bejat mana? Kami yang jual badan atau kalian yang jual Tuhan untuk cari uang?”
Okky Madasari, Pasung Jiwa
“Mereka bilang aku melawan takdir Tuhan. Takdir yang mana? Tuhan yang mana? Jika Tuhan memang ada, bukankah Dia juga tahu apa yang terjadi pada diriku? Apakah yang terjadi pada diriku bukan takdir Tuhan? Bukankah aku ada karena Dia yang menciptakan? Bukankah Sasa ada karena Tuhan juga menghendakinya?”
Okky Madasari, Pasung Jiwa
“Bagaimana bisa aku bersalah ketika aku menjadi diriku sendiri?”
Okky Madasari, Pasung Jiwa
“Goyanganku disebut pornografi.
Di mananya yang porno? Apakah pantatku porno? Apakah selangkanganku porno? Semua orang memilikinya, kan? Semua orang menyukai bagian-bagian itu, kan? Kenapa kalian semua harus menipu diri kalian sendiri?”
Okky Madasari, Pasung Jiwa
“Jika mereka tak suka dan takut tertular maksiat, tidak usah menonton pertunjukanku.”
Okky Madasari, Pasung Jiwa
“Untuk setiap nyala keberanian yang tersembunyi di balik ketakutan ....
Kita harus melawan.”
Okky Madasari, Pasung Jiwa
“Hidupku adalah ketakutan terbesarku.”
Okky Madasari, Pasung Jiwa
“Kita semuanya sedang terpenjara. Terpenjara aturan.”
Okky Madasari, Pasung Jiwa
“Kebenaran ada ketika banyak orang yang mengatakannya.
Keadilan diukur dari jumlah orang yang mendukung”
Okky Madasari, Pasung Jiwa
“Melawan sesuatu yang ada dalam pikiran jauh lebih susah daripada melawan musuh dalam kenyataan.”
Okky Madasari, Pasung Jiwa
“Jiwa adalah kesadaran yang menempel dalam keberadaan manusia. Sangat kecil, sangat tersembunyi. Suaranya selalu jernih, tapi lirih tak terdengar. Kesadaran yang lama tak diperhatikan, akhirnya makin bersembunyi, kalah oleh timbunan-timbunan suara luar yang diyakini sebagai kebenaran.”
Okky Madasari, Pasung Jiwa
“Menyanyi, berjoget, dan berdandan. Mereka memberikan uang atas kenikmatan mata dan telinga yang mereka dapatkan. Tapi jangan coba-coba memperlakukanku seenaknya. Aku punya harga diri. Kalau hanya memandang dengan tatapan meremehkan atau menertawakan di kejauhan aku tak pernah keberatan. Tapi kalau sampai menyentuh tubuhku tanpa izinku... cih! Makan ini bogemku!”
Okky Madasari, Pasung Jiwa
“Senang sekali mendengar seseorang bisa berhenti melakukan sesuatu karena bosan. Tapi sayangnya tidak denganku.

Aku bosan, tapi tak berhenti melakukan. Aku tak suka, tapi harus selalu bisa.”
Okky Madasari, Pasung Jiwa