Bening Tirta Muhammad > Bening Tirta's Quotes

Showing 1-10 of 10
sort by

  • #1
    Haruki Murakami
    “Pain is inevitable. Suffering is optional.”
    haruki murakami, What I Talk About When I Talk About Running

  • #2
    Haruki Murakami
    “Don't feel sorry for yourself. Only assholes do that.”
    Haruki Murakami, Norwegian Wood

  • #4
    Haruki Murakami
    “If you only read the books that everyone else is reading, you can only think what everyone else is thinking.”
    Haruki Murakami, Norwegian Wood

  • #5
    Sapardi Djoko Damono
    “dalam diriku mengalir sungai panjang,
    darah namanya;
    dalam diriku menggenang telaga darah,
    sukma namanya;
    dalam diriku meriak gelombang sukma,
    hidup namanya;
    dan karena hidup itu indah,
    aku menangis sepuas-puasnya”
    Sapardi Djoko Damono, Hujan Bulan Juni

  • #6
    Frank Zappa
    “So many books, so little time.”
    Frank Zappa

  • #7
    The Seven Social Sins are: Wealth without work. Pleasure without conscience. Knowledge without character. Commerce
    “The Seven Social Sins are:

    Wealth without work.
    Pleasure without conscience.
    Knowledge without character.
    Commerce without morality.
    Science without humanity.
    Worship without sacrifice.
    Politics without principle.


    From a sermon given by Frederick Lewis Donaldson in Westminster Abbey, London, on March 20, 1925.”
    Frederick Lewis Donaldson

  • #8
    Andrea Hirata
    “Beri aku sesuatu yang paling sulit, aku akan belajar!”
    Andrea Hirata, Cinta di Dalam Gelas

  • #9
    Adhitya Mulya
    “Membangun sebuah hubungan itu butuh dua orang yang solid. Yang sama-sama kuat. Bukan yang saling ngisi kelemahan.

    Karena untuk menjadi kuat adalah tanggung jawab masing-masing orang. Bukan tanggung jawab orang lain”
    Adhitya Mulya, Sabtu Bersama Bapak

  • #10
    Adhitya Mulya
    “I can’t ask for a better you. You, however, deserve a better me."

    Adhitya Mulya dalam Sabtu Bersama Bapak”
    Adhitya Mulya

  • #11
    Adhitya Mulya
    “Ketika seorang laki-laki dan perempuan menikah, laki-laki itu meminta banyak dari perempuan.
    Saya pilih kamu. Tolong pilih saya, untuk menghabiskan sisa hidup kamu. Dan saya akan menghabiskan sisa hidup saya bersama kamu.
    Percayakan hidup kamu sama saya. Dan saya penuhi tugas saya padamu, nafkah lahir dan bathin.
    Pindahkan baktimu. Tidak lagi baktimu kepada orangtuamu, baktimu sekarang pada saya.
    Banyak laki-laki yang saat menikah tidak tahu bahwa mereka meminta ini, banyak juga laki-laki yang bahkan kemudian hari, mencederai tiga hal ini.”
    Adhitya Mulya, Sabtu Bersama Bapak



Rss