Amelia > Amelia's Quotes

Showing 1-30 of 59
« previous 1
sort by

  • #1
    Tere Liye
    “Daun yang jatuh tak pernak membenci angin. Dia membiarkan dirinya jatuh begitu saja. Tak melawan. Mengikhlaskan semuanya.”
    Tere Liye, Daun Yang Jatuh Tak Pernah Membenci Angin

  • #2
    Tere Liye
    “Orang yang memendam perasaan seringkali terjebak oleh hatinya sendiri. Sibuk merangkai semua kejadian di sekitarnya untuk membenarkan hatinya berharap. Sibuk menghubungkan banyak hal agar hatinya senang menimbun mimpi. Sehingga suatu ketika dia tidak tahu lagi mana simpul yang nyata dan mana simpul yang dusta.”
    Tere Liye, Daun Yang Jatuh Tak Pernah Membenci Angin

  • #3
    Tere Liye
    “Orang yang memendam perasaan sering kali terjebak oleh hatinya sendiri. Sibuk merangkai semua kejadian disekitarnya untuk membenarkan hatinya berharap. Sibuk menghubungkan banyak hal agar hatinya senang menimbun mimpi. Sehingga suatu ketika dia tidak tahu lagi mana simpul yang nyata dan mana simpul yang dusta.”
    Tere Liye, Daun Yang Jatuh Tak Pernah Membenci Angin

  • #4
    Tere Liye
    “Daun yang jatuh tak pernah membenci angin, dia membiarkan dirinya jatuh begitu saja. Tak melawan, mengikhlaskan semuanya.

    Bahwa hidup harus menerima, penerimaan yang indah. Bahwa hidup harus mengerti, pengertian yang benar. Bahwa hidup harus memahami, pemahaman yang tulus.

    Tak peduli lewat apa penerimaan, pengertian, pemahaman itu datang. Tak masalah meski lewat kejadian yang sedih dan menyakitkan. Biarkan dia jatuh sebagaimana mestinya. Biarkan angin merengkuhnya, membawa pergi entah kemana.”
    Tere Liye, Daun Yang Jatuh Tak Pernah Membenci Angin

  • #5
    Tere Liye
    “Suatu saat jika kau beruntung menemukan cinta sejatimu. Ketika kalian saling bertatap untuk pertama kalinya, waktu akan berhenti. Seluruh semesta alam takzim menyampaikan salam. Ada cahaya keindahan yang menyemburat, meggetarkan jantung. Hanya orang - orang yang beruntung yang bisa melihat cahaya itu, apalagi berkesempatan bisa merasakannya.”
    Tere Liye, Berjuta Rasanya

  • #6
    Tere Liye
    “Cinta memang tidak pernah adil," keluhnya terluka.”
    Tere Liye, Berjuta Rasanya

  • #7
    Tere Liye
    “Kebaikan itu memang tak selalu harus berbentuk sesuatu yang terlihat.”
    Tere Liye, Daun Yang Jatuh Tak Pernah Membenci Angin

  • #8
    Tere Liye
    “Orang yang memendam perasaan sering kli terjebak oleh hatinya sendiri. Sibuk merangkai semua kejadian disekitarnya untuk membenarkan hatinya berharap. Sibuk menghubungkan banyak hal agar hatinya senang menimbun mimpi. Sehingga suatu ketika dia tidak tahu lagi mana simpul yang nyata dan mana simpul yang dusta.”
    Tere Liye, Daun Yang Jatuh Tak Pernah Membenci Angin

  • #9
    Tere Liye
    “Sebenarnya penjelasan yang lebih baik adalah karena aku sering kali berubah pikiran. Semuanya menjadi absurd. Bukan ragu-ragu atau plintat-plintut, tetapi karena memang itulah tabiat burukku sekarang, berbagai paradoks itu. Bilang iya tetapi tidak. Bilang tidak, tetapi iya. Terkadang iya dan tidak sudah tidak jelas lagi perbedaannya.”
    Tere Liye, Daun Yang Jatuh Tak Pernah Membenci Angin

  • #10
    Tom Wolfe
    “You never realize how much of your background is sewn into the lining of your clothes.”
    Tom Wolfe

  • #11
    Tere Liye
    “Keberuntungan yang berlebihan selalu mengundang dengki.”
    Tere Liye, Rembulan Tenggelam Di Wajahmu

  • #12
    Tere Liye
    “Begitulah kehidupan, Ada yang kita tahu, ada pula yang tidak kita tahu. Yakinlah, dengan ketidak-tahuan itu bukan berarti Tuhan berbuat jahat kepada kita. Mungkin saja Tuhan sengaja melindungi kita dari tahu itu sendiri.”
    Tere Liye, Rembulan Tenggelam Di Wajahmu

  • #13
    Tere Liye
    “Bagi manusia, hidup itu juga sebab-akibat, Ray. Bedanya, bagi manusia sebab-akibat itu membentuk peta dengan ukuran raksasa. Kehidupanmu menyebabkan perubahan garis kehidupan orang lain, kehidupan orang lain mengakibatkan perubahan garis kehidupan orang lainnya lagi, kemudian entah pada siklus yang keberapa, kembali lagi ke garis kehidupanmu.... Saling mempengaruhi, saling berinteraksi.... Sungguh kalau kulukiskan peta itu maka ia bagai bola raksasa dengan benang jutaan warna yang saling melilit, saling menjalin, lingkar-melingkar. Indah. Sungguh indah. Sama sekali tidak rumit.”
    Tere Liye, Rembulan Tenggelam Di Wajahmu

  • #14
    Tere Liye
    “Andaikata semua kehidupan ini menyakitkan, maka di luar sana pasti masih ada sepotong bagian yang menyenangkan. Kemudian kau akan membenak pasti ada sesuatu yang jauh lebih indah dari menatap rembulan di langit. Kau tidak tahu apa itu, karna ilmumu terbatas. Kau hanya yakin , bila tidak di kehidupan ini suatu saat nanti pasti akan ada yang lebih mempesona dibanding menatap sepotong rembulan yang sedang bersinar indah.”
    Tere Liye, Rembulan Tenggelam Di Wajahmu

  • #15
    Tere Liye
    “Hanya orang-orang dengan hati damailah yang boleh menerima kejadian buruk dengan lega.”
    Tere Liye, Rembulan Tenggelam Di Wajahmu

  • #16
    Tere Liye
    “Semua orang selalu diberikan kesempatan untuk kembali. Sebelum mau menjemput, sebelum semuanya benar-benar terlambat. Setiap manusia diberikan kesempatan mendapatkan penjelasan atas berbagai pertanyaan yang mengganjal hidupnya.”
    Tere Liye, Rembulan Tenggelam Di Wajahmu

  • #17
    Tere Liye
    “Orang-orang yang memiliki tujuan hidup, tahu persis apa yg hendak dicapainya, maka baginya semua kesedihan yang dialaminya adalah tempaan, harga tujuan tersebut. Dan sebaliknya.”
    Tere Liye, Rembulan Tenggelam Di Wajahmu

  • #18
    Tere Liye
    “Tidak ada niat baik yang boleh dicapai dengan cara buruk, dan sebaliknya tidak ada niat buruk yang berubah baik meski dilakukan dengan cara-cara baik.”
    Tere Liye, Rembulan Tenggelam Di Wajahmu

  • #19
    Tere Liye
    “Karena kau harus tahu, air mata dari seseorang yang tulus hatinya, justru adalah bukti betapa kuat dan kokoh hidupnya”
    Tere Liye, Amelia

  • #20
    Tere Liye
    “Terkadang cinta tumbuh dengan cara yang amat ganjil dan di tempat yang keliru”
    Tere Liye, Amelia
    tags: cinta

  • #21
    Tere Liye
    “Tidak akan pernah rugi membeli buku yang baik, Amel. Berapapun harganya”
    Tere Liye, Amelia

  • #22
    Tere Liye
    “Dan ketika tiba, bahkan tembok paling keras pun akan runtuh. Batu paling besar pun akan berlubang oleh tetes hujan kecil yang terus-menerus”
    Tere Liye, Amelia

  • #23
    Tere Liye
    “..kehidupan ini dalam situasi tertentu hanya tentang pilihan. Ketika dua pilihan sama baiknya tiba, maka sesungguhnya lebih mudah lagi memutuskan. Saat dua pilihan baik bertemu, apapun yang kita pilih maka hasilnya sama baiknya.”
    Tere Liye, Amelia

  • #24
    Tere Liye
    “Dalam urusan apapun, penting sekali memiliki ilmunya. Maka, tuntutlah ilmu setinggi mungkin, rengkuh dia dari tempat-tempat jauh, kumpulkan dia dari sumber-sumber terbaik, guru-guru yang tulus, agar terang cahaya kalian, terang oleh ilmu itu.”
    Tere Liye, Amelia

  • #25
    Donny Dhirgantoro
    “Kemudian yang kamu perlukan hanyalah kaki yang akan melangkah lebih jauh, tangan yang akan berbuat lebih banyak, mata yang akan melihat lebih lama, leher yang akan lebih sering mendongak, tekad yang setebal baja, dan hati yang akan bekerja lebih keras serta mulut yang selalu berdoa.”
    Donny Dhirgantoro, 5 cm

  • #26
    Donny Dhirgantoro
    “Sebaik-baik manusia adalah mereka yang bermanfaat bagi orang lain”
    Dhonny Dhirgantoro, 5 cm

  • #27
    Donny Dhirgantoro
    “quote
    Quotable Quote
    “Mimpi-mimpi kamu, cita-cita kamu, keyakinan kamu, apa yang kamu mau kejar, biarkan ia menggantung, mengambang 5 centimeter di depan kening kamu. Jadi dia nggak akan pernah lepas dari mata kamu. Dan kamu bawa mimpi dan keyakinan kamu itu setiap hari, kamu lihat setiap hari, dan percaya bahwa kamu bisa.
    Apa pun hambatannya, bilang sama diri kamu sendiri, kalo kamu percaya sama keinginan itu dan kamu nggak bisa menyerah. Bahwa kamu akan berdiri lagi setiap kamu jatuh, bahwa kamu akan mengejarnya sampai dapat, apapun itu, segala keinginan, mimpi, cita-cita, keyakinan diri..
    Biarkan keyakinan kamu, 5 centimeter mengambang di depan kening kamu. Dan… sehabis itu yang kamu perlu cuma kaki yang akan berjalan lebih jauh dari biasanya, tangan yang akan berbuat lebih banyak dari biasanya, mata yang akan menatap lebih lama dari biasanya, leher yang akan lebih sering melihat ke atas, lapisan tekad yang seribu kali lebih keras dari baja, dan hati yang akan bekerja lebih keras dari biasanya, serta mulut yang akan selalu berdoa..
    Keep our dreams alive, and we will survive..

    Donny Dhirgantoro, 5 cm

  • #28
    Donny Dhirgantoro
    “saya mencintai negeri indah dengan gugusan ribuan pulaunya sampai saya mati dan menyatu dengan tanah tercinta”
    Donny Dhirgantoro, 5 cm

  • #29
    Donny Dhirgantoro
    “Gantungkan keinginan lo 5 cm di depan jidat lo biarkan mengambang, mengambang seakan2 lo meraihnya.”
    Donny Dhirgantoro, 5 cm

  • #30
    Donny Dhirgantoro
    “Semua persoalan di dunia pasti ada jalan keluarnya, tapi itu bukan dengan joget.”
    Donny Dhirgantoro, 5 cm



Rss
« previous 1