Ang Swee Chai


Born
Malaysia

Average rating: 4.33 · 569 ratings · 98 reviews · 3 distinct worksSimilar authors
From Beirut to Jerusalem

4.34 avg rating — 570 ratings — published 1989 — 13 editions
Rate this book
Clear rating
Escape from the Lion’s Paw:...

by
really liked it 4.00 avg rating — 10 ratings — published 2012 — 2 editions
Rate this book
Clear rating
War Surgery: Field Manual

by
it was amazing 5.00 avg rating — 2 ratings — published 1995 — 2 editions
Rate this book
Clear rating

* Note: these are all the books on Goodreads for this author. To add more, click here.

“Mereka punya sebuah mimpi. Dan aku berbagi mimpi itu dengan mereka: mimpi tentang sebuah dunia yang tampak jelas di tengah-tengah semburan gas air mata dan reruntuhan yang berasap di kamp-kamp pengungsi. Sebuah dunia tempat seorang bocah sebelas tahun tak perlu belajar cara menggunakan sepucuk kalashnikov atau mesin peluncur roket untuk membela keluarganya. Sebuah dunia yang damai, adil, dan aman, tempat aku tak perlu mengatakan kepada seorang anak, "Pergilah ke sekolah," hanya untuk mengetahui bahwa sekolahnya telah dibom, atau mengatakan kepada seorang gadis, "Bantulah ibumu menyiapkan makan malam," hanya untuk melihatnya kembali kepadaku dan mengatakan bahwa ibu dan keluarganya telah dibunuh. Sebuah dunia tempat kami tak perlu lagi takut terkubur hidup-hidup di dalam puing-puing. Sebuah dunia tempat aku tak perlu lagi memperbaiki bagian-bagian tubuh yang patah hanya untuk melihatnya dipatahkan lagi, atau memeluk tubuh remuk seorang bocah dengan tanganku dan bertanya, "Mengapa?" atau mendengar orang-orang bertanya, "Berapa lama lagi?" Sebuah dunia tanpa penjara, tanpa penyiksaan, tanpa rasa sakit, tanpa kelaparan, dan tanpa kartu-kartu identitas pengungsi, tempat aku dapat berteduh di rumahku sendiri dan mendengarkan nyanyian ibuku seraya menutup mata di penghujung hari. Tempat itu adalah mimpi kami, Jerusalem kami.”
Ang Swee Chai, From Beirut to Jerusalem

“When the Japanese invaded, informers said mother was an important member of the resistance. She was taken in, badly tortured and never confessed. Her life was spared because the Japanese interrogators could not believe a woman could have held such a key role.

When her children were grown-up, mother would tell us, ‘It’s not as bad as it sounds. The first time, you’re scared you’ll give away your friends. But there comes a point when you pass out. Once that happens, you cannot feel pain anymore. Once you have learnt that, you can beat your torturers.”
Ang Swee Chai, From Beirut to Jerusalem

“on page 149 of 476 on From Beirut to Jerusalem : " Kumohon pada setiap burung yang lewat untuk mengatakan kerinduan dan rasa cintaku kepadamu, untuk kemudian kembali membawa berita tentang orang-orang yang kucintai”
dr. Ang Swee Chai

Topics Mentioning This Author

topics posts views last activity  
Goodreads Malaysia: Sasaran Azzah 2011 - 60 buku.. 80 83 Dec 08, 2011 12:07AM  


Is this you? Let us know. If not, help out and invite Ang to Goodreads.