Polaris Musim Dingin Quotes

Rate this book
Clear rating
Polaris Musim Dingin Polaris Musim Dingin by Alicia Lidwina
994 ratings, 4.32 average rating, 283 reviews
Polaris Musim Dingin Quotes Showing 1-11 of 11
“Apa serunya menonton kembang api yang dinyalakan orang lain? Bukankah lebih seru kalau kita sendiri yang menyalakannya?”
Alicia Lidwina, Polaris Musim Dingin
“Malam selalu datang. Musim semi selalu bergulir ke musim panas, lalu ke musim gugur, kemudian musim dingin. Terang selalu berganti gelap. Begitu pula dengan hidup kalian. Tidak peduli betapa kuatnya diri kalian sekarang, nanti pasti akan datang rintangan demi rintangan yang akan menguji keteguhan hati kalian. Akan datang lagi hari-hari ketika kalian akan mempertanyakan alasan kalian untuk hidup." (Sensei)”
Alicia Lidwina, Polaris Musim Dingin
“Kau juga bercahaya, Akari. Tidak kalah terangnya dengan siapa pun." (Sensei)”
Alicia Lidwina, Polaris Musim Dingin
“Mereka bilang kalau kesedihan juga merupakan sesuatu yang menular -sama seperti kebahagiaan.”
Alicia Lidwina, Polaris Musim Dingin
“Kau tahu Akari-san? Seorang Ibu akan selalu mengkhawatirkan anaknya, tidak peduli apa pun yang mereka lakukan. Tidak peduli sedewasa apa pun mereka.”
Alicia Lidwina, Polaris Musim Dingin
“... kebaikan hati itu sesuatu yang dibagi.”
Alicia Lidwina, Polaris Musim Dingin
“Punya impian itu penting. Impian memberikan kalian energi untuk terus hidup -untuk terus berjuang.”
Alicia Lidwina, Polaris Musim Dingin
“Menurut Sensei, untuk membahagiakan orang lain, kau harus mengetahui dulu apa impian orang tersebut.”
Alicia Lidwina, Polaris Musim Dingin
“Misaki benar. Mempunyai impian merupakan sesuatu yang menyeramkan. Kau akan terus bertanya-tanya apakah kau sudah cukup -apakah kau sudah pantas- untuk mendapatkannya.”
Alicia Lidwina, Polaris Musim Dingin
“Ada orang bijak yang berkata bahwa selama benar-benar berjuang untuk menggapai sesuatu, kita pasti akan bisa meraihnya -cepat atau lambat”
Alicia Lidwina, Polaris Musim Dingin
“Tapi tidak ada orang yang menentukan impiannya karena dia sudah tahu sebelumnya.”
Alicia Lidwina, Polaris Musim Dingin