Dongeng Bapak Quotes
Dongeng Bapak
by
Nassury Ibrahim4 ratings, 3.75 average rating, 1 review
Dongeng Bapak Quotes
Showing 1-7 of 7
“Penjara bukan untuk orang bersalah
dibuktikan kesalahan, kata bapak,
penjara untuk orang-orang berkuasa
membuktikan kekuasaan.”
― Dongeng Bapak
dibuktikan kesalahan, kata bapak,
penjara untuk orang-orang berkuasa
membuktikan kekuasaan.”
― Dongeng Bapak
“Walau kecil sejarah, kata bapak,
tetap memiliki cermin iktibar
pada watak dan latar cerita
pada masa dan sebab punca
iktibar membina rumah bahagia.”
― Dongeng Bapak
tetap memiliki cermin iktibar
pada watak dan latar cerita
pada masa dan sebab punca
iktibar membina rumah bahagia.”
― Dongeng Bapak
“Universiti sebuah kebun minda
kebun subur kerana pohon intelektual
bukan tanah yang dipugar-pugar.”
― Dongeng Bapak
kebun subur kerana pohon intelektual
bukan tanah yang dipugar-pugar.”
― Dongeng Bapak
“Jangan bunuh universiti, kata bapak,
dengan fail-fail kuasa
dengan surat-surat liar.
Fail kuasa bukan minda
surat liar bukan korpus
fail kuasa dan surat liar
tak pernah jadi pohon ilmu.”
― Dongeng Bapak
dengan fail-fail kuasa
dengan surat-surat liar.
Fail kuasa bukan minda
surat liar bukan korpus
fail kuasa dan surat liar
tak pernah jadi pohon ilmu.”
― Dongeng Bapak
“Kepala yang bertahun-tahun aku bawa
tiba-tiba hilang, kata bapak,
aku tidak berusaha mencarinya
sebab kehilangannya tidak membimbangkan
memilikinya adalah satu bebanan.”
― Dongeng Bapak
tiba-tiba hilang, kata bapak,
aku tidak berusaha mencarinya
sebab kehilangannya tidak membimbangkan
memilikinya adalah satu bebanan.”
― Dongeng Bapak
“Sayang, kata bapak, dia menyuruh lelakinya
berjihad di puncak bukit sana, kata bapak lagi,
sedang musuhnya batu-batu di lembah sini”
― Dongeng Bapak
berjihad di puncak bukit sana, kata bapak lagi,
sedang musuhnya batu-batu di lembah sini”
― Dongeng Bapak
“Inilah wajah politikus amanah undi, kata bapak,
kerjanya berkelahi, berkelahi, dan berkelahi
tiada rakan mereka berkelahi pada rakan sendiri.”
― Dongeng Bapak
kerjanya berkelahi, berkelahi, dan berkelahi
tiada rakan mereka berkelahi pada rakan sendiri.”
― Dongeng Bapak
