Hanya Kamu yang Tahu Berapa Lama Lagi Aku Harus Menunggu Quotes

Rate this book
Clear rating
Hanya Kamu yang Tahu Berapa Lama Lagi Aku Harus Menunggu Hanya Kamu yang Tahu Berapa Lama Lagi Aku Harus Menunggu by Norman Erikson Pasaribu
409 ratings, 3.79 average rating, 115 reviews
Hanya Kamu yang Tahu Berapa Lama Lagi Aku Harus Menunggu Quotes Showing 1-7 of 7
“Tetapi, kamu tahu, mungkin hidup semua orang, termasuk kamu dan aku, akan lebih mudah jika kita boleh menikah dengan bantal yang menyangga kepala kita setiap malam, yang mengusir demam, menjauhkan kuntilanak dari mimpi, mengamini doa-doa, merindukan kita di siang hari, menyimpan aroma sampo yang kita sukai, menyerap keringat, liur, air mata, tumpahan kopi tanpa sekalipun protes, dan berbisik ke telinga kita di tiap malam yang murung: "Berbahagialah. Berbahagialah. Di luar sana. Seseorang mencintaimu, seseorang tengah mencintaimu..”
Norman Erikson Pasaribu, Hanya Kamu yang Tahu Berapa Lama Lagi Aku Harus Menunggu
“Perasaan hanya tak bisa bicara, bukan lumpuh, itulah alasan kita diberi mulut.”
Norman Erikson Pasaribu, Hanya Kamu yang Tahu Berapa Lama Lagi Aku Harus Menunggu
“Dan aku akan terus menunggu dalam keadaan hanya kamu yang tahu berapa lama lagi aku harus menunggu.”
Norman Erikson Pasaribu, Hanya Kamu yang Tahu Berapa Lama Lagi Aku Harus Menunggu
“Di taman itu, bau laut tertutupi aroma daun-daun yang gugur dan mati. Kalian tahu, kematian selalu membuatku memikirkan Kesepian. Ketika Nenek mati, aku merasa ribuan Kesepian mendatangi pemakaman. Satu per satu dari mereka meminta untuk menumpang di rumahku, tidur di tempat tidurku. Ketika aku melarang, mereka justru menentang. Mereka kemudian mengambil alih singgasana secara paksa. Bertahun-tahun mereka menguasai rumahku. Sampai akhirnya aku lari ke sini.

Namun, dengan orang ini aku tahu Kesepian akan segera memerah, menguning, mencokelat, dan akhirnya tanggal pelan-pelan, seperti daun-daun. Mungkin aku tak akan bertemu para Kesepian itu lagi. Mungkin angin akan membawa mereka terbang jauh. Mungkin juga jauh sekali. Semoga mereka tidak mendarat di halaman rumah seseorang yang sebatang kara. Semoga.”
Norman Erikson Pasaribu, Hanya Kamu yang Tahu Berapa Lama Lagi Aku Harus Menunggu
“Seminggu lalu dari hari itu Richard menulis di facebook: "'I miss her terribly.' - Miranda July"

Aku jujur saja, merasa sedikit cemburu. Siapa si jalang ini, pikirku, dan meng-google namanya.”
Norman Erikson Pasaribu, Hanya Kamu yang Tahu Berapa Lama Lagi Aku Harus Menunggu
“Kamu juga beberapa kali mengatakan sesuatu yang kasar kepadaku dan menyebut dirimu sendiri "kasar". Responsku waktu itu: "Apakah kamu tak tahu bahwa kamu sebetulnya tidak kasar. Kamu hanya kesepian.”
Norman Erikson Pasaribu, Hanya Kamu yang Tahu Berapa Lama Lagi Aku Harus Menunggu
“Belakangan ini aku sering mendapatkan penglihatan ganjil: kamu menenggelamkan kepalamu pada bantal. Kamu mendadak tak dapat dibaca. Di sini, aku pun langsung ketakutan. Apa yang tengah kamu lakukan? Kamu tidak menangis,kan?”
Norman Erikson Pasaribu, Hanya Kamu yang Tahu Berapa Lama Lagi Aku Harus Menunggu