Penjual Kenangan Quotes

Rate this book
Clear rating
Penjual Kenangan Penjual Kenangan by Widyawati Oktavia
102 ratings, 3.27 average rating, 37 reviews
Penjual Kenangan Quotes Showing 1-8 of 8
“Masa lalu terlalu pahit dan terlalu dingin untuk disugguhkan pada malam musim penghujan.”
Widyawati Oktavia, Penjual Kenangan
“Bagiku, kepergian tak pernah menyimpan kehilangan, Rayina. Tak pernah ada. Kepergian hanya menyimpan langkah bersamanya. Dan, memang selalu begitu. Aku bukan peminat kehilangan.”
Widyawati Oktavia, Penjual Kenangan
“Kau, berbahagialah. Jangan menengok kembali kenangan kau-aku itu. Itu bukan lagi tentang kita. Itu hanyalah tentang kau-aku. Kau bisa melihat perbedaannya, bukan?”
Widyawati Oktavia, Penjual Kenangan
“Kita hanyalah dua orang dari masa lalu. Aku hanyalah masa lalumu, sementara dia adalah masa depanmu. Kau tahu harus memilih yang mana, bukan?”
Widyawati Oktavia, Penjual Kenangan
“Tapi, bukankah cinta memang harus diperjuangkan?”
Widyawati Oktavia, Penjual Kenangan
“Apakah harus kukumpulkan setiap kepingan kehilangan untukmu? Agar kau tahu. Kepergianmu menyimpan kepingan-kepingan kehilangan untukku, Petualang.”
Widyawati Oktavia, Penjual Kenangan
“Dia selalu mencintainya—mencintai laki-laki itu dan seluruh kenangan pahit-manis bersamanya.”
Widyawati Oktavia, Penjual Kenangan
“Sudah terlalu banyak hati yang meluka, karena sesuatu yang mereka sebut cinta.”
Widyawati Oktavia, Penjual Kenangan