Manusia & Pengharapan Quotes
Manusia & Pengharapan: Segelas Beras untuk Berdua
by
Sindhunata129 ratings, 3.82 average rating, 21 reviews
Manusia & Pengharapan Quotes
Showing 1-3 of 3
“Menuliskan tanda tanda zaman adalah menuliskan kegelisahan kebudayaan di tengah tengah pelbagai himpitan yang mau meniadakannya. Hanya manusia yang mau resah dan tidak mau mapan mampu menuliskannya.”
― Manusia & Pengharapan: Segelas Beras untuk Berdua
― Manusia & Pengharapan: Segelas Beras untuk Berdua
“Hidup jujur, tidak mengambil milik orang lain, hanya itulah yang setiap hari diminta Mbah Setro dan istrinya. Tiap hari Mbak Setro menyunggi arang. Upayanya ini seakan sia-sia karena tak membuahkan apa-apa. Namun, justru dalam upayanya itu tersimpan penghargaannya yang dalam terhadap hidup ini: bahwa hidup harus dijalani dengan tekun, jujur , dan sungguh-sungguh, kendati rasanya hanya sia-sia belaka.”
― Manusia & Pengharapan: Segelas Beras untuk Berdua
― Manusia & Pengharapan: Segelas Beras untuk Berdua
“Meski miskin, suami istri Setrowikromo merasa tidak berkekurangan. Mereka juga tidak pernah meminta uang dari ketiga anaknya. "Untuk kami berdua, segelas beras sudah cukup. Yang mesti kami pikirkan, bagaimana menyumbang tetangga yang mempunyai hajatan," tutur Khatijah...”
― Manusia & Pengharapan: Segelas Beras untuk Berdua
― Manusia & Pengharapan: Segelas Beras untuk Berdua
