Kutemukan Engkau di Setiap Tahajudku Quotes

Rate this book
Clear rating
Kutemukan Engkau di Setiap Tahajudku Kutemukan Engkau di Setiap Tahajudku by Desi Puspitasari
105 ratings, 3.26 average rating, 11 reviews
Kutemukan Engkau di Setiap Tahajudku Quotes Showing 1-17 of 17
“Kau menggunakan penilaian manusia, Bung. Matamu tidak sedalam mata Tuhan. Ia bisa melihat apa yang tertutup. Apa yang terlihat baik belum tentu sepenuhnya baik. Apa yang terlihat buruk, bisa jadi ia baik.”
Desi Puspitasari, Kutemukan Engkau di Setiap Tahajudku
“Kamu tidak tahu bagaimana sulitnya perempuan menjaga hati.”
Desi Puspitasari, Kutemukan Engkau di Setiap Tahajudku
“Seorang laki-laki budiman demi mengalihkan rasa sedih tidak akan sampai mengabaikan perempuan yang disayanginya.”
Desi Puspitasari, Kutemukan Engkau di Setiap Tahajudku
“Minta Tuhan jangan terlalu suka memberi beban masalah kepada umat-Nya! Bisa tidak Ia melakukan itu?”
Desi Puspitasari, Kutemukan Engkau di Setiap Tahajudku
“Lelaki sejati tidak berbicara mengenai laki-laki lain.”
Desi Puspitasari, Kutemukan Engkau di Setiap Tahajudku
“Kita hidup dalam ajaran Islam. Ada kewajiban memuliakan orangtua.”
Desi Puspitasari, Kutemukan Engkau di Setiap Tahajudku
“Ah-eh-ah-eh!”
Desi Puspitasari, Kutemukan Engkau di Setiap Tahajudku
“Perasaanku tidak lebih penting daripada perasaanmu.”
Desi Puspitasari, Kutemukan Engkau di Setiap Tahajudku
“Kalau sudah cinta untuk apa berlama-lama?”
Desi Puspitasari, Kutemukan Engkau di Setiap Tahajudku
“Laki-laki sejati lebih memilih adu jotos! Adu fisik! Tidak adu kata!”
Desi Puspitasari, Kutemukan Engkau di Setiap Tahajudku
“Mas Bujang, tidak ingin segera menikah?”
Desi Puspitasari, Kutemukan Engkau di Setiap Tahajudku
“Kalau saya sujud tanpa alasan apa-apa, tidak pakai salat dulu, apa boleh?”
Desi Puspitasari, Kutemukan Engkau di Setiap Tahajudku
“Memangnya kalau sudah rajin Tahajud bisa bertemu Tuhan? Bisa mengobrol dengan Tuhan?”
Desi Puspitasari, Kutemukan Engkau di Setiap Tahajudku
“Yah, hidup. Kadang baik, kadang buruk. Tenang saja.”
Desi Puspitasari, Kutemukan Engkau di Setiap Tahajudku
“Lalu? Hubungannya dengan merasa khawatir dan tahajud? Ibu jadi bisa mengobrol sama Tuhan, begitu? Tuhan bisa apa memangnya?”
Desi Puspitasari, Kutemukan Engkau di Setiap Tahajudku
“Laki-laki itu yang penting mantap hati, Gus. Berani. Terserah berani itu diartikan dalam bentuk apa; agama, keputusan hidup, cinta, atau tetek bengek lain.”
Desi Puspitasari, Kutemukan Engkau di Setiap Tahajudku
“Laki-laki pantang untuk tidak serius!”
Desi Puspitasari, Kutemukan Engkau di Setiap Tahajudku