Kutemukan Engkau di Setiap Tahajudku Quotes
Kutemukan Engkau di Setiap Tahajudku
by
Desi Puspitasari105 ratings, 3.26 average rating, 11 reviews
Kutemukan Engkau di Setiap Tahajudku Quotes
Showing 1-17 of 17
“Kau menggunakan penilaian manusia, Bung. Matamu tidak sedalam mata Tuhan. Ia bisa melihat apa yang tertutup. Apa yang terlihat baik belum tentu sepenuhnya baik. Apa yang terlihat buruk, bisa jadi ia baik.”
― Kutemukan Engkau di Setiap Tahajudku
― Kutemukan Engkau di Setiap Tahajudku
“Kamu tidak tahu bagaimana sulitnya perempuan menjaga hati.”
― Kutemukan Engkau di Setiap Tahajudku
― Kutemukan Engkau di Setiap Tahajudku
“Seorang laki-laki budiman demi mengalihkan rasa sedih tidak akan sampai mengabaikan perempuan yang disayanginya.”
― Kutemukan Engkau di Setiap Tahajudku
― Kutemukan Engkau di Setiap Tahajudku
“Minta Tuhan jangan terlalu suka memberi beban masalah kepada umat-Nya! Bisa tidak Ia melakukan itu?”
― Kutemukan Engkau di Setiap Tahajudku
― Kutemukan Engkau di Setiap Tahajudku
“Lelaki sejati tidak berbicara mengenai laki-laki lain.”
― Kutemukan Engkau di Setiap Tahajudku
― Kutemukan Engkau di Setiap Tahajudku
“Kita hidup dalam ajaran Islam. Ada kewajiban memuliakan orangtua.”
― Kutemukan Engkau di Setiap Tahajudku
― Kutemukan Engkau di Setiap Tahajudku
“Ah-eh-ah-eh!”
― Kutemukan Engkau di Setiap Tahajudku
― Kutemukan Engkau di Setiap Tahajudku
“Perasaanku tidak lebih penting daripada perasaanmu.”
― Kutemukan Engkau di Setiap Tahajudku
― Kutemukan Engkau di Setiap Tahajudku
“Kalau sudah cinta untuk apa berlama-lama?”
― Kutemukan Engkau di Setiap Tahajudku
― Kutemukan Engkau di Setiap Tahajudku
“Laki-laki sejati lebih memilih adu jotos! Adu fisik! Tidak adu kata!”
― Kutemukan Engkau di Setiap Tahajudku
― Kutemukan Engkau di Setiap Tahajudku
“Mas Bujang, tidak ingin segera menikah?”
― Kutemukan Engkau di Setiap Tahajudku
― Kutemukan Engkau di Setiap Tahajudku
“Kalau saya sujud tanpa alasan apa-apa, tidak pakai salat dulu, apa boleh?”
― Kutemukan Engkau di Setiap Tahajudku
― Kutemukan Engkau di Setiap Tahajudku
“Memangnya kalau sudah rajin Tahajud bisa bertemu Tuhan? Bisa mengobrol dengan Tuhan?”
― Kutemukan Engkau di Setiap Tahajudku
― Kutemukan Engkau di Setiap Tahajudku
“Yah, hidup. Kadang baik, kadang buruk. Tenang saja.”
― Kutemukan Engkau di Setiap Tahajudku
― Kutemukan Engkau di Setiap Tahajudku
“Lalu? Hubungannya dengan merasa khawatir dan tahajud? Ibu jadi bisa mengobrol sama Tuhan, begitu? Tuhan bisa apa memangnya?”
― Kutemukan Engkau di Setiap Tahajudku
― Kutemukan Engkau di Setiap Tahajudku
“Laki-laki itu yang penting mantap hati, Gus. Berani. Terserah berani itu diartikan dalam bentuk apa; agama, keputusan hidup, cinta, atau tetek bengek lain.”
― Kutemukan Engkau di Setiap Tahajudku
― Kutemukan Engkau di Setiap Tahajudku
“Laki-laki pantang untuk tidak serius!”
― Kutemukan Engkau di Setiap Tahajudku
― Kutemukan Engkau di Setiap Tahajudku
