Pamflet Quotes

Quotes tagged as "pamflet" Showing 1-20 of 20
“Pemikirannya lah yang harusnya dirayakan, bukan caranya berpakaian - Teddy W. Kusuma”
The Dusty Sneakers, Catatan Perjalanan Tur Kartini

“Orang boleh pandai setinggi langit, tapi selama ia tak menulis, ia akan hilang di masyarakat dan dari sejarah - Pramoedya Ananta Toer.”
The Dusty Sneakers, Catatan Perjalanan Tur Kartini

“Jiwa kritis dan pemikiran yang mendalam tidak hanya milik sebagian kecil kalangan terdidik yang beruntung, ia bisa dimiliki siapa saja - Teddy W. Kusuma”
The Dusty Sneakers, Catatan Perjalanan Tur Kartini

“Seorang pahlawan adalah mereka yang menabrak segala pintu baja yang menghalanginya. Mereka adalah orang yang ditekan namun tetap berdiri tegak - Teddy W. Kusuma”
The Dusty Sneakers, Catatan Perjalanan Tur Kartini

“Pahlawan adalah mereka yang tak surut oleh segala ketidakmungkinan - Teddy W. Kusuma”
The Dusty Sneakers, Catatan Perjalanan Tur Kartini

“Siapakah yang dapat menggarap kepentingan-kepentingan kesenian jawa dengan lebih baik kalau bukan putra rakyat sendiri, yang lahir bersama kecintaannya pada kesenian pribumi bukan karena kecintaan itu diajarkan kepadanya - Kartini”
The Dusty Sneakers, Catatan Perjalanan Tur Kartini

“Selalu menurut paham dan pengertian kamu, inti segala agama adalah kebajikan, yang membuat setiap agama menjadi baik dan indah. Tapi duh! Orang-orang ini apakah ang telah kalian perbuat atasnya - Kartini.”
The Dusty Sneakers, Catatan Perjalanan Tur Kartini

“Ia paham bahwa rakyat pun berjuang lewat berbagai cara dan keyakinan - Afra Suci”
The Dusty Sneakers, Catatan Perjalanan Tur Kartini

“Tida yang lebih gila dan bodoh daripada melihat orang yang membanggakan asal keturunannya itu.”
The Dusty Sneakers, Catatan Perjalanan Tur Kartini

“Tentu ia merasa nelangsa saat khalayak tidak lagi menghargai atas apa yang ada di kepalanya. Padahal inilah yang juga selalu diperjuangkannya agar seseorang dihormati bukan dari bagaimana ia tampil atau darimana ia dilahirkan, namun dari apa yang ada di kepalanya dan apa yang diperbuatnya dalam hidup - Teddy W. Kusuma”
The Dusty Sneakers, Catatan Perjalanan Tur Kartini

“Ketidaksetaraan perempuan ini akibat dari dibatasinya akses permpuan untuk memperoleh pengetahuan sehingga perempuan jadi bodoh. Sehingga cara satu-satunya adalah perempuan harus sekolah.”
The Dusty Sneakers, Catatan Perjalanan Tur Kartini

“Jika kita tidak mencari pengetahuan maka hidup kita tidak akan bahagia dan kehidupan kita akan semakin mundur.”
The Dusty Sneakers, Catatan Perjalanan Tur Kartini

“Kami ini hanya manusia biasa, sangat biasa, campuran dari unsur-unsur jelek dan baik seperti berjuta-juta orang lain. Mungkin juga pada kami terdapat lebih banyak unsur baik daripada jelek, tapi sebabnya sederhana saja. Bilamana orang hidup dalam lingkungan sederhana adalah mudah untuk menjadi baik. Orang dengan sendirinya menjadi baik - Kartini”
The Dusty Sneakers, Catatan Perjalanan Tur Kartini

“Seorang perempuan bangsawan tidak boleh bekerja, ia harus dilayani - Afra Suci”
The Dusty Sneakers, Catatan Perjalanan Tur Kartini

“Kebangsawanan itu bukan soal hak istimewa (privilege)melainkan tugas berat dan kewajibannya (duty) terhadap rakyat - Afra Suci”
The Dusty Sneakers, Catatan Perjalanan Tur Kartini

“Tidak ada yang berhak berlaku semena-mena dan menindas sesama hanya karena dia seorang bangsawan, atau karena dia adalah pemerintah kolonial.”
The Dusty Sneakers, Catatan Perjalanan Tur Kartini

“Ketidaksetaraan inilah yang menyebabkan ketidakadilan dan ketimpangan ekonomi.”
The Dusty Sneakers, Catatan Perjalanan Tur Kartini

“Proses mencintai bangsa juga adalah mengenal secara lebih mendalam orang-orang yang berjasa membentuknya. Menghargai perjuangan pahlawan lebih dari mengabadikan namanya sebagai nama jalan, gedung, menghormat pada peringatan kelahirannya, atau menirukan bagaimana dia berpakaian. Menghargainya adalah mengenal lebih jauh sosoknya, jalan hidupnya, pemikirannya, dilema-dilema yang dihadapinya, hingga pergolakan batinnya - Teddy W. Kusuma”
The Dusty Sneakers, Catatan Perjalanan Tur Kartini