Nusrah > Nusrah's Quotes

Showing 1-30 of 221
« previous 1 3 4 5 6 7 8
sort by

  • #1
    Stephen  King
    “If you don't have time to read, you don't have the time (or the tools) to write. Simple as that.”
    Stephen King

  • #2
    Malcolm X
    “My alma mater was books, a good library.... I could spend the rest of my life reading, just satisfying my curiosity.”
    Malcolm X

  • #4
    Hlovate
    “Kalau ada kemahuan dan usaha, 'halangan' tu adalah satu perkataan yang tak ada makna apa-apa”
    Hlovate, Contengan Jalanan

  • #5
    Hlovate
    “Everybody know death is inevitably coming, but it never fails to catch everybody by surprise everytime one is going”
    Hlovate, Contengan Jalanan

  • #7
    Pahrol Mohamad Juoi
    “Acap kali sesuatu yang kita cinta menjadi sebab ujian daripada Allah..Justeru,cintailah sesuatu berpada-pada bila Allah uji kita dengannya..kita tidak terlalu menderita.. ”
    Pahrol Mohd Juoi

  • #9
    Hlovate
    “To hate others is ugly.
    To hate yourself is uglier.”
    Hlovate, Rooftop Rant

  • #10
    Andrea Hirata
    “Bermimpilah, karena Tuhan akan memeluk mimpi-mimpi itu.”
    Andrea Hirata, Sang Pemimpi

  • #13
    Andrea Hirata
    “Hiduplah Untuk Memberi yang Sebanyak-banyaknya, Bukan untuk Menerima yang Sebanyak-banyaknya. (Pak Harfan)”
    Andrea Hirata, Laskar Pelangi

  • #15
    Andrea Hirata
    “Ini aku! Putra ayahku! Berikan padaku sesuatu yang besar untuk kutalukkan! Beri aku mimpi-mimpi yang tak mungkin karena aku belum menyerah! Takkan pernah menyerah. Takkan pernah!”
    Andrea Hirata, Padang Bulan

  • #20
    Andrea Hirata
    “u r what u read
    u r what u write”
    andrea hirata

  • #21
    Andrea Hirata
    “Orang cerdas berdiri dalam gelap, sehingga mereka bisa melihat sesuatu yang tak bisa dilihat orang lain. Mereka yang tidak dipahami oleh lingkungannya, terperangkap dalam kegelapan itu. Orang yang tidak cerdas hidup di dalam terang. Sebuah senter menyiramkan sinar tepat di atas kepala mereka dan pemikiran mereka hanya sampai batas batas lingkaran cahaya senter itu.”
    Andrea Hirata

  • #22
    Andrea Hirata
    “Beri aku sesuatu yang paling sulit, aku akan belajar!”
    Andrea Hirata, Cinta di Dalam Gelas

  • #24
    Andrea Hirata
    “aku belajar menaruh hormat kepada orang yang menegakkan martabatnya dengan cara membuktikan dirinya sendiri, bukan dengan membangun fikiran negatif tentang orang lain.”
    Andrea Hirata, Cinta di Dalam Gelas

  • #25
    Salim Akhukum Fillah
    “Di jalan cinta para pejuang, biarkan cinta berhenti di titik ketaatan.. Meloncati rasa suka dan tidak suka.. Melampaui batas cinta dan benci.. Karena hikmah sejati tak selalu terungkap di awal pagi.. Karena seringkali kebodohan merabunkan kesan sesaat.. Maka taat adalah prioritas yang kadang membuat perasaan-perasaan terkibas.. Tapi yakinlah, di jalan cinta para pejuang, Alloh lebih tahu tentang kita..”
    Salim A. Fillah, Jalan Cinta Para Pejuang

  • #26
    Sapardi Djoko Damono
    “barangkali hidup adalah doa yang panjang, dan sunyi adalah minuman keras. ia merasa Tuhan sedang memandangnya dengan curiga; ia pun bergegas.”
    Sapardi Djoko Damono, Hujan Bulan Juni

  • #26
    Sapardi Djoko Damono
    “aku ingin mencintaimu dengan sederhana;
    dengan kata yang tak sempat diucapkan
    kayu kepada api yang menjadikannya abu

    aku ingin mencintaimu dengan sederhana;
    dengan isyarat yang tak sempat disampaikan awan kepada hujan yang menjadikannya tiada”
    Sapardi Djoko Damono

  • #26
    Salim Akhukum Fillah
    “Semua orang yang ada dalam hidup kita,
    masing-masingnya, bahkan yang paling menyakiti kita
    diminta untuk ada disana
    agar cahaya kita dapat menerangi jalan mereka”
    Salim A. Fillah, Dalam Dekapan Ukhuwah

  • #26
    Fatimah Syarha Mohd. Noordin
    “Ramai orang berpandangan,
    Kita perlu bercinta untuk mengenal pasangan,
    Tanpa perkenalan, mustahil cinta bertandang,
    Tanpa percintaan, mustahil keserasian dikesan,
    Mereka sebenarnya terlepas pandang,
    Dalam Islam ada taaruf dalam tempoh
    RISIK
    dan bertunang,
    Yang melibatkan mahram bukan berdua-duaan,
    Taaruf itulah mendedahkan keserasian,
    Cuma takrif 'taaruf' dan 'serasi' dalam fikiran
    manusia berlainan,
    Islam mengajar manusia taaruf
    yang ada sempadan,
    Terpelihara dan terjaga dari kemaksiatan,
    Bukan taaruf melalui bercinta sakan,
    Islam mengajar serasi dengan ajaran Tuhan,
    Bukan serasi dengan kehendak pasangan,
    Cinta al-Rahman menjana kebahagiaan,
    Lantaran itulah, batasan-Nya tidak boleh
    dipermainkan.

    -Monolog Asiah Yusra-”
    Fatimah Syarha Mohd Noordin, Tautan Hati

  • #26
    Andrea Hirata
    “Di sekitar kita ada kawan yang selalu hadir sebagai pahlawan.”
    Andrea Hirata, Edensor

  • #26
    Salim Akhukum Fillah
    “Kita kadang merasa lebih benar, lebih baik, lebih tinggi, dan lebih suci dibanding mereka yang kita nasehati.

    Hanya mengingatkan kembali kepada diri ini: jika kau merasa besar, periksa hatimu. Mungkin ia sedang bengkak.

    Jika kau merasa suci, periksa jiwamu. Mungkin itu putihnya nanah dari luka nurani.

    Jika kau merasa tinggi, periksa batinmu. Mungkin ia sedang melayang kehilangan pajakan.

    Jika kau merasa wangi, priksa ikhlasmu, mungkin itu asap dari amal shalihmu YANG HANGUS DIBAKAR RIYA'.”
    Salim Akhukum Fillah, Dalam Dekapan Ukhuwah

  • #27
    Andrea Hirata
    “tanpa mimpi, orang seperti kita akan mati... - Arai”
    Andrea Hirata

  • #28
    Tere Liye
    “Daun yang jatuh tak pernak membenci angin. Dia membiarkan dirinya jatuh begitu saja. Tak melawan. Mengikhlaskan semuanya.”
    Tere Liye, Daun Yang Jatuh Tak Pernah Membenci Angin

  • #28
    Andrea Hirata
    “Bermimpilah dalam hidup, jangan hidup dalam mimpi.”
    Andrea Hirata, Sang Pemimpi

  • #28
    Tere Liye
    “Bahwa hidup harus menerima, penerimaan yang indah. Bahwa hidup harus dimengerti, pengertian yang benar. Bahwa hidup harus memahamim pemahaman yang tulus.”
    Tere Liye

  • #28
    Tere Liye
    “Hanya orang-orang dengan hati damailah yang boleh menerima kejadian buruk dengan lega.”
    Tere Liye, Rembulan Tenggelam Di Wajahmu

  • #29
    Tere Liye
    “jika kalian tidak bisa ikut golongan yang meperbaiki, maka setidaknya, janganlah ikut golongan yang merusak. jika kalian tidak bisa berdiri di depan menyerukan kebaikan maka berdirilah di belakang. Dukung orang-orang yang mengajak kebaiakan dg sgala kterbatasan. itu lebih baik”
    Tere-Liye

  • #29
    Tere Liye
    “Cinta hanyalah segumpal perasaan dalam hati. Sama halnya dengan gumpal perasaan senang, gembira, sedih, sama dengan kau suka makan gilau kepala ikan, suka mesin. Bedanya, kita selama ini terbiasa mengistimewakan gumpal perasaan yang disebut cinta. Kita beri dia porsi lebih penting, kita bersarkan, terus menggumpal membesar. Coba saja kau cuekin, kau lupakan, maka gumpal cinta itu juga dengan cepat layu seperti kau bosan makan gulai kepala ikan.”
    Tere Liye, Kau, Aku & Sepucuk Angpau Merah

  • #30
    A. Samad Said
    “Jika ingin menjadi seorang penulis pertama sekali kena membaca, kedua kena membaca, ketiga, membaca, keempat membaca dan kelima baru menulis.”
    A. Samad Said

  • #31
    A. Samad Said
    “Perlu ramai “intelektual”, bukan “intelekjual”.”
    A. Samad Said

  • #32
    Pahrol Mohamad Juoi
    “Jika ingin membaiki dunia, kita perlu baiki manusia. Dan untuk baiki manusia kita perlu baiki hatinya. Untuk membaiki hati, kita mesti bermula dengan memperbaiki solat.”
    Pahrol Mohd Juoi, Beduk Diketuk



Rss
« previous 1 3 4 5 6 7 8