Isna Hanifah > Isna's Quotes

Showing 1-24 of 24
sort by

  • #1
    Tere Liye
    “Bagi manusia, hidup itu juga sebab-akibat, Ray. Bedanya, bagi manusia sebab-akibat itu membentuk peta dengan ukuran raksasa. Kehidupanmu menyebabkan perubahan garis kehidupan orang lain, kehidupan orang lain mengakibatkan perubahan garis kehidupan orang lainnya lagi, kemudian entah pada siklus yang keberapa, kembali lagi ke garis kehidupanmu.... Saling mempengaruhi, saling berinteraksi.... Sungguh kalau kulukiskan peta itu maka ia bagai bola raksasa dengan benang jutaan warna yang saling melilit, saling menjalin, lingkar-melingkar. Indah. Sungguh indah. Sama sekali tidak rumit.”
    Tere Liye, Rembulan Tenggelam Di Wajahmu

  • #2
    Tere Liye
    “Begitulah kehidupan, Ada yang kita tahu, ada pula yang tidak kita tahu. Yakinlah, dengan ketidak-tahuan itu bukan berarti Tuhan berbuat jahat kepada kita. Mungkin saja Tuhan sengaja melindungi kita dari tahu itu sendiri.”
    Tere Liye, Rembulan Tenggelam Di Wajahmu

  • #3
    Tere Liye
    “Andaikata semua kehidupan ini menyakitkan, maka di luar sana pasti masih ada sepotong bagian yang menyenangkan. Kemudian kau akan membenak pasti ada sesuatu yang jauh lebih indah dari menatap rembulan di langit. Kau tidak tahu apa itu, karna ilmumu terbatas. Kau hanya yakin , bila tidak di kehidupan ini suatu saat nanti pasti akan ada yang lebih mempesona dibanding menatap sepotong rembulan yang sedang bersinar indah.”
    Tere Liye, Rembulan Tenggelam Di Wajahmu

  • #4
    Tere Liye
    “Hanya orang-orang dengan hati damailah yang boleh menerima kejadian buruk dengan lega.”
    Tere Liye, Rembulan Tenggelam Di Wajahmu

  • #5
    Andrea Hirata
    “Bermimpilah, karena Tuhan akan memeluk mimpi-mimpi itu.”
    Andrea Hirata, Sang Pemimpi

  • #6
    Paulo Coelho
    “And, when you want something, all the universe conspires in helping you to achieve it.”
    Paulo Coelho, The Alchemist

  • #7
    Paulo Coelho
    “So, I love you because the entire universe conspired to help me find you.”
    Paulo Coelho, The Alchemist

  • #8
    Paulo Coelho
    “Remember that wherever your heart is, there you will find your treasure.”
    Paulo Coelho, The Alchemist

  • #9
    Paulo Coelho
    “I don’t live in either my past or my future. I’m interested only in the present. If you can concentrate always on the present, you’ll be a happy man. Life will be a party for you, a grand festival, because life is the moment we’re living now.”
    Paulo Coelho, The Alchemist

  • #10
    Mahatma Gandhi
    “Be the change that you wish to see in the world.”
    Mahatma Gandhi

  • #11
    Aristotle
    “Knowing yourself is the beginning of all wisdom.”
    Aristotle

  • #12
    Charles Bukowski
    “Do you hate people?”

    “I don't hate them...I just feel better when they're not around.”
    Charles Bukowski, Barfly

  • #13
    Abraham Lincoln
    “Whatever you are, be a good one.”
    Abraham Lincoln

  • #14
    “Me + God = Enough”
    Mario Teguh

  • #15
    “Orang lain tidak bisa merendahkan Anda, jika Anda tidak mengizinkannya”
    Mario Teguh

  • #16
    Sapardi Djoko Damono
    “dalam diriku mengalir sungai panjang,
    darah namanya;
    dalam diriku menggenang telaga darah,
    sukma namanya;
    dalam diriku meriak gelombang sukma,
    hidup namanya;
    dan karena hidup itu indah,
    aku menangis sepuas-puasnya”
    Sapardi Djoko Damono, Hujan Bulan Juni

  • #17
    Tere Liye
    “Bahwa hidup harus menerima, penerimaan yang indah. Bahwa hidup harus dimengerti, pengertian yang benar. Bahwa hidup harus memahamim pemahaman yang tulus.”
    Tere Liye

  • #18
    Tere Liye
    “Daun yang jatuh tak pernak membenci angin. Dia membiarkan dirinya jatuh begitu saja. Tak melawan. Mengikhlaskan semuanya.”
    Tere Liye, Daun Yang Jatuh Tak Pernah Membenci Angin

  • #19
    Tere Liye
    “Kalau memang terlihat rumit lupakanlah. Itu jelas bukan cinta sejati kita. Cinta sejati selalu sederhana. Pengorbanan yang sederhana kesetiaan yang tak menuntut apapun dan keindahan yang apa adanya.”
    Tere Liye

  • #20
    Tere Liye
    “Mengerti bahwa memaafkan itu proses yang menyakitkan. MEngerti, walau menyakitkan itu harus dilalui agar langkah kita menjadi jauh lebih ringan. Ketahuilah, memaafkan orang lain sebenarnya jauh lebih mudah dibandingkan memaafkan diri sendiri.”
    Tere Liye, Sunset Bersama Rosie

  • #21
    Tere Liye
    “Cinta itu macam musik yang indah. Bedanya, cinta sejati akan membuatmu tetap menari meskipun musiknya telah lama berhenti.”
    Tere Liye, Kau, Aku & Sepucuk Angpau Merah

  • #22
    Tere Liye
    “Ibu, rasa nyaman selalu membuat orang-orang sulit berubah. Celakanya, kami sering kali tidak tahu kalau kami sudah terjebak oleh perasaan nyaman itu... Padahal di luar sana, di tengah hujan deras, petir, guntur, janji kehidupan yang lebih baik boleh jadi sedang menanti. Kami justru tetap bertahan di pondok reot dengan atap rumbia yang tampias di mana-mana, merasa nyaman, selalu mencari alasan untuk berkata tidak atas perubahan, selalu berkata 'tidak'...

    Ibu, rasa takut juga selalu membuat orang-orang sulit berubah. Celakanya, kami sering kali tidak tahu kalau hampir semua yang kami takuti hanyalah sesuatu yang bahkan tidak pernah terjadi... Kami hanya gentar oleh sesuatu yang boleh jadi ada, boleh jadi tidak. Hanya mereka-reka, lantas menguntai ketakutan itu, bahkan kami tega menciptakan sendiri rasa takut itu, menjadikannya tameng untuk tidak mau berubah.”
    Tere Liye, Moga Bunda Disayang Allah

  • #23
    Tere Liye
    “Orang-orang yang memiliki tujuan hidup, tahu persis apa yg hendak dicapainya, maka baginya semua kesedihan yang dialaminya adalah tempaan, harga tujuan tersebut. Dan sebaliknya.”
    Tere Liye, Rembulan Tenggelam Di Wajahmu

  • #24
    Tere Liye
    “Cinta itu jangan dipaksakan, jangan diburu-buru karena nanti kita yang akan merusak jalan ceritanya sendiri.”
    Tere Liye



Rss