Tia Setiawati's Blog, page 14

March 23, 2019

Aku duduk di sana. Termenung menatap secangkir teh tawar panas...



Aku duduk di sana. Termenung menatap secangkir teh tawar panas yang kupesan sejak beberapa menit lalu. Meski ada seseorang bersamaku, pikiranku melayang ke mana-mana.



Lalu tiba-tiba, kau datang. Tanganmu digenggam seseorang. Kau tersenyum manis padanya. Kulihat ia berusaha membuatmu tertawa, dan ya, ia berhasil membuatmu tertawa bahkan terbahak. Kau jadi sibuk menutup bibirmu sendiri.



Ada yang bergetar begitu hebat dalam dadaku. Bahkan mungkin egoku juga turut serta terbakar. Aku ingin memberontak dari rasa tidak nyaman ini. Namun aku melawannya. Memangnya aku siapamu? Saat ini, kita hanyalah dua orang asing, yang pernah disatukan masa lalu. Bukan siapa-siapa. Kita sama-sama usang dan asing, bagi satu sama lain.



Senyummu mengisyaratkan sesuatu. Tawamu menandakan sesuatu. Kulihat kau sudah bahagia sekarang. Bahkan nampak lebih bahagia. Ya, kau lebih bahagia dengannya, dibandingkan dengan bersamaku dahulu.



Apakah ia benar perempuan yang tak pernah menyakitimu? Atau bilapun ia pernah tak sengaja menyakitimu, mungkin itu tak akan sebesar sakit hati yang kubuat dulu. Begitu bukan? Barangkali jawabannya adalah iya.



Apakah benar ia perempuan yang lebih mencintaimu dibandingkan aku? Dapatkah kau cari tahu? Karena dari caranya menatapmu, bisa jadi jawabannya adalah iya. Aku mencoba menebaknya.



Namun tidak bisa kupastikan apakah benar kau mencintainya lebih besar dibandingkan kau mencintaiku? Karena bila iya, rasa sakit hatimu dahulu tidak akan sebesar itu.



Kau pasti tahu bahwa tak ada sakit yang ditimbulkan oleh orang yang tidak kita sayang, kan? Hanya yang benar-benar kau sayangi, yang mampu menyakitimu.



Ia mungkin telah menggantikan posisiku. Namun cintamu padanya, belum tentu lebih besar dari cintamu padaku dahulu. Meski aku telah menjadi perempuan yang paling kau benci seumur hidupmu.





© Tia Setiawati | Palembang, 10 Maret 2018



.

.

.



 •  0 comments  •  flag
Share on Twitter
Published on March 23, 2019 00:53

March 21, 2019

March 19, 2019

Pertanyaan “Mama kamu apa kabar?” dari mantan pacar,...



Pertanyaan “Mama kamu apa kabar?” dari mantan pacar, adalah jebakan.



Hati-hati dan jangan tertipu.



.

.

.



#tiasetiawati

https://www.instagram.com/p/BvLwl_PlPU1/?utm_source=ig_tumblr_share&igshid=pcvj1pj7oubz

 •  0 comments  •  flag
Share on Twitter
Published on March 19, 2019 01:48

March 12, 2019

Saat begitu banyak hal negatif menimpamu, sehingga rasanya tubuh...



Saat begitu banyak hal negatif menimpamu, sehingga rasanya tubuh dan pikiran diserang rasa malas luar biasa, mau tidak mau, kau harus ‘memanipulasi’ diri sendiri.



Cari kesenangan sendiri, sibukkan diri dan tenggelamlah di sana beberapa saat sampai kau rasa dirimu kembali netral.



.

.

.



#tiasetiawati (at Kekita “kedai Kopi Kita”)

https://www.instagram.com/p/Bu5o_NEF52L/?utm_source=ig_tumblr_share&igshid=1m6om8o063g04

 •  0 comments  •  flag
Share on Twitter
Published on March 12, 2019 00:55

March 11, 2019

Mengingatkan saja, bahwa pertemanan itu tidak bisa...



Mengingatkan saja, bahwa pertemanan itu tidak bisa dipaksakan.



Mari menghargai siapapun yang (sudah memutuskan untuk) tidak terlalu dekat dengan kita.



.

.

.



#tiasetiawati

https://www.instagram.com/p/Bu3PF2yluID/?utm_source=ig_tumblr_share&igshid=w1grjniytq8a

 •  0 comments  •  flag
Share on Twitter
Published on March 11, 2019 02:30

March 9, 2019

Kamu akan lekas merasa cukup ketika kamu mencukupkan dirimu...



Kamu akan lekas merasa cukup ketika kamu mencukupkan dirimu dengan rasa syukur, syukur, syukur.



Ingatkan diri sendiri untuk selalu menghargai yang memberi, bukan meminta dan menuntut lebih.



.

.

.



Selamat pagi. Ingatlah juga bahwa kanu dicintai.

.

.

.





#tiasetiawati

https://www.instagram.com/p/Bu0I1tslDjl/?utm_source=ig_tumblr_share&igshid=v316ailu2z5n

 •  0 comments  •  flag
Share on Twitter
Published on March 09, 2019 20:38

March 7, 2019

Coba jawab pertanyaan sederhana pada foto ini.

.
.
.

Takut...



Coba jawab pertanyaan sederhana pada foto ini.



.

.

.



Takut hidup sendiri? Takut menjadi single lagi? Takut salah mengambil keputusan? Takut tidak bisa move on?



Tetapi, masih bersedia terus-menerus disakiti oleh orang yang sama?



Kamu berhak bahagia. Kamu berhak memilih seorang yang memang layak dipilih.



.

.

.



#tiasetiawati

https://www.instagram.com/p/BuuhEprF9cr/?utm_source=ig_tumblr_share&igshid=vt8vtdn1gzmt

 •  0 comments  •  flag
Share on Twitter
Published on March 07, 2019 16:14

February 27, 2019

Jangan bertahan dengan seseorang yang seperti ini....



Jangan bertahan dengan seseorang yang seperti ini.

.

.

.



#tiasetiawati

#pesanuntukperempuan

https://www.instagram.com/p/BuYuqcLlOob/?utm_source=ig_tumblr_share&igshid=1xcbrz8drud6n

 •  0 comments  •  flag
Share on Twitter
Published on February 27, 2019 05:09

February 26, 2019

Tidak ada pasangan yang sempurna.
Yang ada hanyalah…...



Tidak ada pasangan yang sempurna.

Yang ada hanyalah… pasangan yang masih mau menerima kamu saat kamu sangat menyebalkan. Dan dia (masih selalu bisa) bersyukur. Karena selain denganmu, semuanya tidak akan sama.



.

.

.



(Pagaralam, Sumatera Selatan, 2017)



.

.

.



#tiasetiawati

https://www.instagram.com/p/BuXdcdrlOM6/?utm_source=ig_tumblr_share&igshid=43enm1k5q2y4

 •  0 comments  •  flag
Share on Twitter
Published on February 26, 2019 17:20

Untuk para penggenggam masa lalu.



Untuk para penggenggam masa lalu.

 •  0 comments  •  flag
Share on Twitter
Published on February 26, 2019 02:53