Tia Setiawati's Blog, page 818

December 6, 2012

Atas pelukan-pelukan yang terhambat jarak, aku tahu doa-doamu...



Atas pelukan-pelukan yang terhambat jarak,
aku tahu doa-doamu akan selalu dekat


: memelukku dari jauh dengan sejuta harap. 


- Tia Setiawati Priatna

 •  0 comments  •  flag
Share on Twitter
Published on December 06, 2012 00:47

December 5, 2012

Hai, biancurly.
Yang paling ideal dalam hal move on adalah...



Hai, biancurly.


Yang paling ideal dalam hal move on adalah apabila hal tersebut sudah disertai keikhlasan untuk melepaskan dan memulai cinta yang baru. Yang mana kita semua tahu, hal-hal ideal adalah hal-hal yang sangat sulit untuk dilakukan.


Aku tidak berusaha menghakimi atau menilaimu dari suratmu ini, Cantik. Hanya saja aku ingin mengatakan :



Jika kau belum mampu untuk mengikhlaskan, biarlah Tuhan yang menghapusnya (kebencian, bukan kenangan) seiring dengan waktu dan cinta yang baru. Yang bisa kau lakukan adalah belajar mengikhlaskan dan membiasakan diri untuk kuat.


Manusia harus selalu mau belajar ya, sesulit apapun hal yang kita pelajari.



Semoga harimu selalu indah :)

 •  0 comments  •  flag
Share on Twitter
Published on December 05, 2012 22:18

Halo yenro.

If you both are meant to be together, you and her...



Halo yenro.



If you both are meant to be together, you and her will find a way. Everything will be perfect in a perfect time, isn’t it?



Lakukan yang terbaik dan yang paling maksimal yang kau bisa, nantinya Tuhan akan menolongmu dari arah dan dengan cara yang tak pernah kau sangka-sangka. 


Aku berharap jawaban ini cukup memberi ruang kelegaan di hatimu, walaupun hanya sedikit. 


Salam :)

 •  0 comments  •  flag
Share on Twitter
Published on December 05, 2012 22:09

Hi...Kak Tia. perkenalkan nama saya Deni. Kak Tia pernah berkata " hati dan perasaan itu berbeda". saya masih bingung membedakan mana yang hati dan perasaan?bagaimana Kak Tia memilih dari hati tanpa ada impuls dari perasaan? -Terimakasih-

Hai, Deni.


Kata hati itu benar, sedangkan perasaan itu tidak selalu benar.


Dan yang lebih sering muncul di permukaan hidup kita ini adalah perasaan. Maka, ketika kamu menginginkan kebahagiaan, selalu ikuti kata hatimu. Mudah? tidak. Tidak semua orang mampu dengan cepat mengetahui apa kata hati mereka.


Dan karena itulah, menuruti kata hati tidak selalu mudah. but it’s worth to follow.


Salam :)

 •  0 comments  •  flag
Share on Twitter
Published on December 05, 2012 22:01

Pembatas buku Karenapuisiituindah, hanya jika kamu memesannya...



Pembatas buku Karenapuisiituindah,
hanya jika kamu memesannya via email : karenapuisiituindah@yahoo.com


:)



’ Tuhan tidak pernah terburu-buru. Ia selalu tepat waktu,’


- Tia Setiawati Priatna


 •  0 comments  •  flag
Share on Twitter
Published on December 05, 2012 21:51

Resensi Karenapuisiituindah di Malajah Story Teenlit. 
:)



Resensi Karenapuisiituindah di Malajah Story Teenlit. 


:)

 •  0 comments  •  flag
Share on Twitter
Published on December 05, 2012 21:17

December 4, 2012

"Jika ampunan atas semua dosa adalah yang kau paling butuhkan, perbaiki dirilah. Layakkan dirimu..."

“Jika ampunan atas semua dosa adalah yang kau paling butuhkan, perbaiki dirilah. Layakkan dirimu sendiri untuk dimaafkan.”

- Tia Setiawati Priatna
 •  0 comments  •  flag
Share on Twitter
Published on December 04, 2012 07:30

"Seandainya ingatan serupa dengan bermain masak-masakan. Kurasa aku akan mampu, mengatur bagian mana..."

“Seandainya ingatan serupa dengan bermain masak-masakan. Kurasa aku akan mampu, mengatur bagian mana yang harus terlebih dahulu dihanguskan.”

- Tia Setiawati Priatna
 •  0 comments  •  flag
Share on Twitter
Published on December 04, 2012 07:28

"Karena terkadang cinta mampu melemahkan, jangan pernah sekalipun kau meninggalkan Tuhan."

“Karena terkadang cinta mampu melemahkan, jangan pernah sekalipun kau meninggalkan Tuhan.”

- Tia Setiawati Priatna
 •  0 comments  •  flag
Share on Twitter
Published on December 04, 2012 07:26

Ada seorang wanita sedang melipat-lipat kenangan.Kurasa suatu...



Ada seorang wanita sedang melipat-lipat kenangan.
Kurasa suatu saat ia ingin membuangnya satu demi satu


: pelan-pelan.


- Tia Setiawati Priatna

 •  0 comments  •  flag
Share on Twitter
Published on December 04, 2012 07:24