Perjamuan Khong Guan Quotes
Perjamuan Khong Guan
by
Joko Pinurbo1,328 ratings, 3.97 average rating, 306 reviews
Perjamuan Khong Guan Quotes
Showing 1-7 of 7
“Tuhan, ponsel saya
rusak dibanting gempa.
Nomor kontak saya hilang semua.
Satu-satunya yang tersisa
ialah nomorMu.
Tuhan berkata:
Dan itulah satu-satunya nomornya
yang tak pernah kausapa.”
― Perjamuan Khong Guan
rusak dibanting gempa.
Nomor kontak saya hilang semua.
Satu-satunya yang tersisa
ialah nomorMu.
Tuhan berkata:
Dan itulah satu-satunya nomornya
yang tak pernah kausapa.”
― Perjamuan Khong Guan
“Anak cucunya sibuk ngeluyur
di jagat maya, tak mau mengerti perasaan
orang tua yang tak lama lagi akan
mengucapkan selamat tinggal, dunia.
Simbah mencelupkan jarinya
ke dalam teh hangat
dan berkata, "Kesepian sosial
bagi simbah-simbah yang merana."
(2019)”
― Perjamuan Khong Guan
di jagat maya, tak mau mengerti perasaan
orang tua yang tak lama lagi akan
mengucapkan selamat tinggal, dunia.
Simbah mencelupkan jarinya
ke dalam teh hangat
dan berkata, "Kesepian sosial
bagi simbah-simbah yang merana."
(2019)”
― Perjamuan Khong Guan
“Jogja itu
rasa kangen
dan senewen
yang selalu muncul
dalam kaleng
Khong Guan
tanpa kulo nuwun
dan matur nuwun”
― Perjamuan Khong Guan
rasa kangen
dan senewen
yang selalu muncul
dalam kaleng
Khong Guan
tanpa kulo nuwun
dan matur nuwun”
― Perjamuan Khong Guan
“Di balik demokrasi
yang boros dan brutal
ada pesta pembagian doa
untuk mengenang
para petugas yang lembur
dan mati di tempat
perniagaan suara
dengan honor tak seberapa.”
― Perjamuan Khong Guan
yang boros dan brutal
ada pesta pembagian doa
untuk mengenang
para petugas yang lembur
dan mati di tempat
perniagaan suara
dengan honor tak seberapa.”
― Perjamuan Khong Guan
“Aku ingin duduk
membaca buku
di atas kursi
yang sandarannya
dadamu
dan kakinya kakimu.”
― Perjamuan Khong Guan
membaca buku
di atas kursi
yang sandarannya
dadamu
dan kakinya kakimu.”
― Perjamuan Khong Guan
