Affectum Quotes

Rate this book
Clear rating
Affectum Affectum by Nessa Theo
14 ratings, 4.36 average rating, 4 reviews
Affectum Quotes Showing 1-8 of 8
“Bukankah itu lucu? Hanya satu meter dengan sebuah nama, tanpa saling menyapa. Zoe, kapan satu meter yang terasa jauh ini bisa sangat dekat untuk kita?”
Nessa Theo, Affectum
“Mungkin ia memang penikmat kesendirian. Bahkan mungkin persepsi sepi hanya ada dalam kamusku, sementara ia merasa ramai ditemani oleh novel-novel tebalnya.”
Nessa Theo, Affectum
“Fokus kepada hal yang tidak kaumiliki membunuhmu. Sedangkan perhatian kepada apa yang ada menggenapi.”
Nessa Theo, Affectum
“memang begitu manusia pada umumnya, bukan? Gemar meyakinkan diri sendiri dengan kebohongan, semata-mata untuk menenangkan jiwa yang gundah. Aku sedang melakukannya.”
Nessa Theo, Affectum
“Selama ini, aku merasa, memelihara lara ini bagaikan intuisi. Tidak ada penjelasan. Hakikatnya pun tak kumengerti. Namun, ada sesuatu yang dominan dalam tubuhku, memaksaku untuk terus merasakan penderitaan ini. Walau tak pernah ada nekromansi yang membuatku mengerti, apa yang akan terjadi dengan kau dan aku, aku tetap bersedia menjalani.”
Nessa Theo, Affectum
“Terkadang, kita sendiri bingung, apa kita sedang meyakinkan hati atau mengelabui.”
Nessa Theo, Affectum
“Hanya satu meter. Hanya satu meter jarak di antara kau dan aku. Namun, jarak itu menahan garis kehidupan kita untuk saling berpotongan. Sehingga kita hanya berjalan secara paralel, tanpa saling bertaut. Hanya bisa saling melihat, tanpa bisa terlibat dalam kehidupan masing-masing. Hanya bisa mengetahui sebuah nama, tanpa bisa memafhumi segala detail-detail di balik rangkaian huruf itu.”
Nessa Theo, Affectum
“Seperti bagaimana malam gelap dan kita akan terlelap. Sebagaimana siang terang dan kita akan bangun. Sebagaimana binatang tahu siapa pemburu dan mangsanya. Kita hidup dalam sistem dunia. Dan aku percaya, dunia ini, penghuninya yang kompleks, sistemnya yang luar biasa, diciptakan oleh seseorang yang luar biasa pula.”
Nessa Theo, Affectum