Teman Imaji Quotes

Rate this book
Clear rating
Teman Imaji: Tentang Anak Kota Hujan Teman Imaji: Tentang Anak Kota Hujan by Mutia Prawitasari
325 ratings, 4.38 average rating, 79 reviews
Teman Imaji Quotes Showing 1-8 of 8
“Cinta yang baik itu cinta yang secukupnya. Cinta yang baik itu, diperjuangkan berdua. Biarkan dia juga berjuang untukmu. Kamu juga, harus berjuang.”
Mutia Prawitasari, Teman Imaji: Tentang Anak Kota Hujan
“Hujan itu bagus kalau jatuh.
Kayak bintang kalau jatuh.
Kayak daun kalau jatuh.
Kenapa kita harus takut jatuh?
Semua pasti pernah jatuh.”
Mutia Prawitasari, Teman Imaji: Tentang Anak Kota Hujan
“Kupikir cinta yang paling baik adalah cinta yang sederhana. Cinta tanpa syarat. Cinta tanpa isyarat. Kupikir lagi, tidak. Cinta yang paling baik adalah cinta yang secukupnya. Bukan untuk tetap mendekap orang yang kau cintai dalam pelukan tanpa tersakiti. Cinta yang cukup adalah untukmu sendiri. Supaya jika cintamu pergi, kau tidak terlalu patah hati. Supaya jika ternyata cintamu sejati, kau dan dia akan bersama menikmati.”
Mutia Prawitasari, Teman Imaji: Tentang Anak Kota Hujan
“dalam batas kita bebas”
Mutia Prawitasari, Teman Imaji: Tentang Anak Kota Hujan
“Hati itu enggak memilih, enggak dipilih, tapi dipilihkan. Allah yang memilihkan.”
Mutia Prawitasari, Teman Imaji: Tentang Anak Kota Hujan
“Tersesatlah kita di jalan, tapi jangan tersesat di tujuan.”
Mutia Prawitasari, Teman Imaji: Tentang Anak Kota Hujan
“Menemukan jodoh itu rumit,
sejalan belum tentu seiman,
seiman belum tentu setujuan,
setujuan belum tentu sejalan,
sejalan belum tentu sekufu,
sekufu belum tentu sejodoh.”
Mutia Prawitasari, Teman Imaji: Tentang Anak Kota Hujan
“Boys fall in love with what they see. Girls fall in love with what they hear. But both with inner eyes. And their inner ears.”
Mutia Prawitasari, Teman Imaji: Tentang Anak Kota Hujan