A (Wo)man's Scent Quotes
A (Wo)man's Scent
by
Yuli Pritania102 ratings, 4.06 average rating, 21 reviews
A (Wo)man's Scent Quotes
Showing 1-13 of 13
“Apa yang akan terjadi padaku kalau aku harus meninggalkanmu ya?" Dia bertanya, dengan nada seolah tidak membutuhkan jawaban.
"Tidakkah kau mau bertanya yang sebaliknya?" Joon menawarkan, dan gadis itu meminta penjelasan lewat pandangan. "Kenapa kau tidak bertanya bagaimana aku kalau kau pergi? Tidak penasaran?"
Kali ini, gadis itu ternganga.
"Karena mungkin saja," lanjut pria itu, "aku akan sama menderitanya sepertimu.”
― A (Wo)man's Scent
"Tidakkah kau mau bertanya yang sebaliknya?" Joon menawarkan, dan gadis itu meminta penjelasan lewat pandangan. "Kenapa kau tidak bertanya bagaimana aku kalau kau pergi? Tidak penasaran?"
Kali ini, gadis itu ternganga.
"Karena mungkin saja," lanjut pria itu, "aku akan sama menderitanya sepertimu.”
― A (Wo)man's Scent
“Karena...," dia menimbang-nimbang, "aku sudah menghabiskan berjam-jam waktuku bersamanya, dan aku menyukai setiap detiknya."
"Jadi?" Hye-Ji menahan napas.
"Jadi... aku berencana untuk memintanya membiarkanku menghabiskan lebih banyak waktu lagi bersamanya. Di masa depan. Setelah aku memberi tahu dia bahwa aku mencintainya, tentu saja.”
― A (Wo)man's Scent
"Jadi?" Hye-Ji menahan napas.
"Jadi... aku berencana untuk memintanya membiarkanku menghabiskan lebih banyak waktu lagi bersamanya. Di masa depan. Setelah aku memberi tahu dia bahwa aku mencintainya, tentu saja.”
― A (Wo)man's Scent
“Nanti... di masa depan yang entah kapan, bisakah aku memilikimu sepenuhnya untuk diriku sendiri?"
-Lee Yeol-”
― A (Wo)man's Scent
-Lee Yeol-”
― A (Wo)man's Scent
“Ya, Yeol," angguknya. "Aku akan menunggumu." Dia memberikan sedikit senyum. "Jadi segeralah kembali padaku."
-Song Joon-”
― A (Wo)man's Scent
-Song Joon-”
― A (Wo)man's Scent
“Aku mungkin membuat orang lain salah paham karena tatapan," mulainya, " tapi aku tidak pernah membuat orang lain salah paham karena ucapan. Jadi, kalau kau masih mengira bahwa apa pun yang kukatakan padamu hanya kesalahpahaman dari pihakmu saja, lebih baik kau mulai membenahi cara berpikirmu sekarang. Aku sudah pernah memberitahumu," dia mengingatkan, "apa yang kuucapkan, memang itulah yang kumaksudkan."
-Song Joon-”
― A (Wo)man's Scent
-Song Joon-”
― A (Wo)man's Scent
“Kenapa ya...," gumamnya, menatap gadis itu lekat-lekat, "aku mendadak tidak suka dengan gagasan bahwa kau akan pergi dan aku tidak bisa melihatmu lagi?"
-Song Joon-”
― A (Wo)man's Scent
-Song Joon-”
― A (Wo)man's Scent
“Aku tidak membuatmu salah paham, Yeol," ujarnya santai. "Apa yang kukatakan, itulah yang kumaksudkan."
-Song Joon-”
― A (Wo)man's Scent
-Song Joon-”
― A (Wo)man's Scent
“Berhentilah menilai seseorang dari kulit luar. Dari segi penampilan, mungkin dia biasa-biasa saja, tapi akulah yang menghabiskan waktu untuk mengobrol bersamanya, bukan kau. Jadi, kurasa akulah yang berhak menilai apakah dia pantas atau tidak, bukan kau."
-Song Joon-”
― A (Wo)man's Scent
-Song Joon-”
― A (Wo)man's Scent
“Kau menawarkan bibirmu." Pria itu menatapnya tepat di manik mata, tampak serius dengan jawaban yang dia berikan. "Aku menginginkannya. Jadi aku menciummu. Bagian mana yang tidak kau mengerti dari hal itu?”
― A (Wo)man's Scent
― A (Wo)man's Scent
“Kalau kau memandangiku dengan cara seperti itu, aku akan salah paham tentangmu. Jadi... hentikan."
"Kau berpenampilan seperti itu di depanku, bagaimana bisa aku tidak memandangimu?”
― A (Wo)man's Scent
"Kau berpenampilan seperti itu di depanku, bagaimana bisa aku tidak memandangimu?”
― A (Wo)man's Scent
“Jika seseorang menyukai sesuatu, apakah sesuatu itu haruslah cantik dan enak dipandang?"
-Song Joon-”
― A (Wo)man's Scent
-Song Joon-”
― A (Wo)man's Scent
“Menemukan tempatmu sendiri. Yang bisa membuatmu tampak bersinar di mata orang lain."
-Song Joon-”
― A (Wo)man's Scent
-Song Joon-”
― A (Wo)man's Scent
