CallaSun Quotes

Rate this book
Clear rating
CallaSun CallaSun by Yuli Pritania
204 ratings, 3.76 average rating, 45 reviews
CallaSun Quotes Showing 1-8 of 8
“The best part (or maybe the worst) of loving you is... that I never have any plan to stop.
Because I don't want to reach the end. Too afraid to catch the finish line.
Let me do it slowly, wobbly, as if I'm decrepit.
Because, by doing that, I have many years to go, never ending days to come... enough time... to stuck... with you.
Helplessly addicted, stupidly enraptured... by you.

I love you this way, and will keep loving you this way.
So come... wear your white gown... because there is a ring, waiting for your finger.
A vow, waiting for your mouth to say it out.
A man... waiting for you... to make a commitment to spend every tomorrow... together. Go hand in hand, to any kind of future we maybe have.

Let's be happy. Let me... to make you happy.
Come, marry me, and I will show you what kind of life you will get by laying down your happiness on my hand.
I will be thankful for every second, and I will make you feel the same.
Come, marry me. Because I want to make you my wife, and me, your husband.
Come, start it, and then end it. With me....”
Yuli Pritania, CallaSun
“Jangan bahagia terlalu berlebihan. Takaran yang pas jauh lebih baik,kau tahu? Karena yang terlalu banyak itu bisa membuatmu mabuk dan lupa, sedangkan yang terlalu sedikit membuatmu merasa kurang dan terus teringat, pada apa saja yang belum kau dapatkan.”
Yuli Pritania, CallaSun
“Menurutku," ucap Ian setelah menimbang-nimbang jawaban seperti apa yang akan diberikannya. "Penjelasan yang masuk akal adalah seorang pria tidak mencintai seorang wanita karena dia cantik, tapi wanita itu terlihat cantik karena dia mencintainya. Kau pernah lihat 'kan, ada pria-pria yang kalian para wanita anggap tampan, tapi memiliki pasangan yang biasa-biasa saja. Terlihat tidak pantas untuknya. Sesuatu yang seperti itu. Karena pria itu mencintai wanita tersebut, di matanya pasti wanita itu cukup cantik untuk membuatnya berpikir bahwa... dia tidak keberatan untuk menatap wajah yang sama setiap harinya. Kebanyakan wanita sepertinya tidak memahami hal ini.”
Yuli Pritania, CallaSun
tags: love
“Kalau kau tidak menyukaiku, bukan berarti aku juga tidak boleh menyukaimu, 'kan?”
Yuli Pritania, CallaSun
tags: love
“Karena," potong Rayhan tajam, "kalau kau benar-benar mencintai wanita yang pertama, kau tidak akan jatuh cinta lagi pada wanita kedua.”
Yuli Pritania, CallaSun
tags: love
“Lain kali perhatikan jalanmu. Jangan sembarangan menyeberang atau melakukan sesuatu yang berbahaya lainnya. Aku tidak suka mencemaskan orang lain, kau tahu?" ucapnya, terdengar frustrasi. "Aku tidak suka harus berlari menyelamatkanmu.”
Yuli Pritania, CallaSun
tags: love
“Yang menyakitkan itu bukan ucapan selamat tinggalnya,” lanjut gadis itu kemudian, “Yang menyakitkan itu kenangan-kenangan yang tertinggal di belakang, yang akan terus teringat, walaupun kau berusaha melupakannya. Satu-satunya cara hanya dengan berharap kau bisa membenturkan kepalamu dan mengalami amnesia. Itu bahkan dengan kemungkinan masa lalu itu masih akan kembali lagi kepadamu suatu saat nanti.”
Yuli Pritania, CallaSun
“Pengabdian seumur hidup," ucapnya sambil tersenyum. "Untuk yang satu itu, bunga matahari tidak pernah terkalahkan.”
Yuli Pritania, CallaSun
tags: love