Luv Quotes
Luv: Untuk Cinta Yang Selalu Menunggu
by
Dian Nafi14 ratings, 3.86 average rating, 1 review
Luv Quotes
Showing 1-10 of 10
“Untuk apa menurutkan rindu, jika buah yang dipetik tetaplah luka.”
― Luv: Untuk Cinta Yang Selalu Menunggu
― Luv: Untuk Cinta Yang Selalu Menunggu
“kini dia berusaha menerjemahkan cinta ke arah yang berbeda. Cinta yang mendahulukan kebahagiaan orang yang dikasihi, bukan cinta yang semata ingin memiliki. Sekalipun untuk itu, dia harus membayarnya dengan kesepian dan rasa kehilangan sepanjang hidupnya.”
― Luv: Untuk Cinta Yang Selalu Menunggu
― Luv: Untuk Cinta Yang Selalu Menunggu
“Jangan menikah hanya karena didesak umur. Menikahlah kalau kamu sudah yakin dengan calon pasanganmu dan yakin bahwa pernikahan adalah jalan terbaik (Luvi)”
― Luv: Untuk Cinta Yang Selalu Menunggu
― Luv: Untuk Cinta Yang Selalu Menunggu
“Jika sebuah pernikahan hanya menjelma menjadi neraka, lalu untuk apa sebenarnya mempertautkan cinta dalam sebuah ikatan seperti itu? Di hadapan Tuhan pula.”
― Luv: Untuk Cinta Yang Selalu Menunggu
― Luv: Untuk Cinta Yang Selalu Menunggu
“tak setiap kenangan pertama layak terlontar, apalagi di depan seseorang yang telah resmi disatukan dalam pernikahan. Seharusnya kenangan itu tetap menjadi rahasia diri, dipendam dalam relung benak terdalam, ditutup dengan kunci berlapis, dan hanya dibuka jika sedang sendiri.”
― Luv: Untuk Cinta Yang Selalu Menunggu
― Luv: Untuk Cinta Yang Selalu Menunggu
“Sejak itu dia paham bagaimana rasanya memiliki rahasia dalam pernikahan. Rahasia yang menimbulkan rasa bersalah dalam dirinya, sekaligus candu yang tak mudah dia tinggalkan.”
― Luv: Untuk Cinta Yang Selalu Menunggu
― Luv: Untuk Cinta Yang Selalu Menunggu
“Begini ternyata rasanya berada dalam sebuah ikatan pernikahan. Terasa lebih sakral, suci, dan agung.
Garwa. Sigaraning nyawa. Belahan jiwa.
Belahan jiwa yang tak hanya disatukan oleh cinta, namun juga disatukan dengan janji suci atas nama Tuhan.”
― Luv: Untuk Cinta Yang Selalu Menunggu
Garwa. Sigaraning nyawa. Belahan jiwa.
Belahan jiwa yang tak hanya disatukan oleh cinta, namun juga disatukan dengan janji suci atas nama Tuhan.”
― Luv: Untuk Cinta Yang Selalu Menunggu
“Hidup karena cinta, bukan demi memenuhi tuntutan orang lain.”
― Luv: Untuk Cinta Yang Selalu Menunggu
― Luv: Untuk Cinta Yang Selalu Menunggu
“Aku percaya pada cinta. Aku hanya tidak ingin pernikahan justru menjadi batu sandungan.”
― Luv: Untuk Cinta Yang Selalu Menunggu
― Luv: Untuk Cinta Yang Selalu Menunggu
“Ah, mengapa ia justru ingin melihat Armand terluka? Mengapa cinta bisa membuatnya seperti ini? Menjadi pendendam dan perencah jiwa orang yang dikasihinya?”
― Luv: Untuk Cinta Yang Selalu Menunggu
― Luv: Untuk Cinta Yang Selalu Menunggu
