Pergolakan Pemikiran Islam Quotes
Pergolakan Pemikiran Islam: Catatan Harian Ahmad Wahib
by
Ahmad Wahib681 ratings, 4.14 average rating, 71 reviews
Pergolakan Pemikiran Islam Quotes
Showing 1-7 of 7
“Aku bukan Wahib. Aku adalah me-wahib. Aku mencari, dan terus menerus mencari, menuju dan menjadi Wahib. Ya, aku bukan aku. Aku adalah meng-aku, yang terus menerus berproses menjadi aku.”
― Pergolakan Pemikiran Islam: Catatan Harian Ahmad Wahib
― Pergolakan Pemikiran Islam: Catatan Harian Ahmad Wahib
“Saya mahu menjadi muslim yang baik dengan selalu bertanya.”
― Pergolakan Pemikiran Islam: Catatan Harian Ahmad Wahib
― Pergolakan Pemikiran Islam: Catatan Harian Ahmad Wahib
“Aku bukan nasionalis, bukan katolik, bukan sosialis. Aku bukan buddha, bukan protestan, bukan westernis. Aku bukan komunis. Aku bukan humanis. Aku adalah semuanya. Mudah-mudahan inilah yang disebut muslim. Aku ingin orang menilai dan memandangku sebagai suatu kemutlakan (absolute entity) tanpa menghubung-hubungkan dari kelompok mana saya termasuk serta dari aliran apa saya berangkat. Memahami manusia sebagai manusia.”
― Pergolakan Pemikiran Islam: Catatan Harian Ahmad Wahib
― Pergolakan Pemikiran Islam: Catatan Harian Ahmad Wahib
“Menyerang gadis pakai kerudung tidak terus berarti modern, membela atheism tidak terus berarti modern, dan sebaliknya”
― Pergolakan Pemikiran Islam: Catatan Harian Ahmad Wahib
― Pergolakan Pemikiran Islam: Catatan Harian Ahmad Wahib
“Kehadiran kita sebagai muslim kita nilai sebagai kebetulan. Untuk itu kita cari Islam menurut kita sendiri, Islam menurut kamu, dan Islam menurut aku sendiri.”
― Pergolakan Pemikiran Islam: Catatan Harian Ahmad Wahib
― Pergolakan Pemikiran Islam: Catatan Harian Ahmad Wahib
“Saya pikir, yang kita tuntut bukan sekedar reinterpretasi, tapi suatu transformasi ide-ide Islam pada zaman yang sedang berjalan. Walaupun begitu, pembaharuan yang kita lakukan harus obyektif, artinya bahwa ide-ide bagi adanya pembaharuan itu memang inheren dalam obyek itu sendiri -dalam hal ini ajaran Islam- dan sepanjang kemungkinan-kemungkinan yang diberikannya. Melampaui ini maka ide-ide pembaharuan yang kita buat hanya bernilai sekedar karena perubahan dalam subyek -dalam hal ini pikiran kita sendiri -dan menjadilah Islam “baru” itu nanti sebagai Islam menurut kita sendiri dan bukan “Islam baru” menurut Islam itu sendiri. Kalo toh memang ada -dan memang semestinya ada-perubahan- perubahan dalam pikiran orang-orang pembaharu sebagai subyek, sejak awal penelitian, itu bukanlah karena perubahan ide-ide atau “pra concept” yang hendak dimasukkan sebagai ide-ide Islam, tapi perubahan dalam cara dan gerak operasinya pikiran, penyempurnaan dalam metode-metode approach dan lebih matangnya pema-haman peristiwa-peristiwa serta bertambah kayanya pikiranpikiran kita oleh macam-macam ilmu pengetahuan.
(7 Pebruari 1970)”
― Pergolakan Pemikiran Islam: Catatan Harian Ahmad Wahib
(7 Pebruari 1970)”
― Pergolakan Pemikiran Islam: Catatan Harian Ahmad Wahib
“Menurut saya nilai-nilai Islam itu sendiri tetap. Penafsiran tentang isi tiap-tiap nilai itulah yang dinamis. Kalau ada perubahan tentang apa saja nilai-nilai Islam itu, masalahnya bukanlah kerena nilai-nilai itu sendiri yang berubah, tetapi pengetahuan manusialah yang berubah dalam mencari nilai-nilai itu.”
― Pergolakan Pemikiran Islam: Catatan Harian Ahmad Wahib
― Pergolakan Pemikiran Islam: Catatan Harian Ahmad Wahib
