Nanto’s Reviews > Keraton dan Kompeni: Surakarta dan Yogyakarta, 1830-1870 > Status Update
Nanto
is on page 402 of 785
Resepsi Yogyakarta-Surakarta tertunda karena kebayanyakan pengiring. 5000 budak bersenjata, disangka mau perang.
— Jul 01, 2009 12:11AM
Like flag
Nanto’s Previous Updates
Nanto
is on page 110 of 785
Adu domba melalui adu gengsi primordial dan rivalitas
— Jun 27, 2009 10:24PM
Nanto
is on page 70 of 785
Ditunggu di Kalitan, eh malah di Klaten. Juru tulis Guooblog! kalo skarang, salah sms kali yah?
— Jun 26, 2009 04:25AM
Comments Showing 1-3 of 3 (3 new)
date
newest »
newest »
message 1:
by
miaaa
(new)
Jul 01, 2009 12:15AM
hahaha duh cak kapan2 pinjem yah buku ini keknya seru nih
reply
|
flag
Boleh Mi. itu cerita kawinan antara P. Mangkubumi (nantinya jadi HB VI) dengan Putri dari Kasunanan. Sesudah mendapatkan persetujuan dari residen, maka segera dilaksanakan upacaranya dengan segala kebesarannya. (lupa apakah waktu itu P Mangkubumi sudah jadi putra mahkota, dia sendiri adalah adik dari HB V). Tp koordinasinya belum sampe detil upacaya. Ketika dari pihak manten pria akan datang ke pihak wanita, dibawalah rombongan besar yang salah satunya 5000 budak bersenjata. Penduduk di wilayah Surakarta heboh, karena disangka Yogyakarta mau nyerbu kayak jaman dulu. Residen dari kedua wilayah sampai pontang-panting menjelaskan situasi. :))
Akhirnya upacaya ditunda beberapa bulan. Dan upacaranya dilaksanakan di Yogya.
Adalagi cerita kawinan yang heboh. Pria dari Mangkunegaran (MN III) dengan salah satu putri PB VII (?). Ketika sudah siap, kedua pihak keraton minta duit kepada Belanda untuk pelaksanaan upacara. Duit diterima. Tapi karena satu dan lain hal pernikahan batal. Belanda tekor tuh, dah ngasih duit ke masing2 pihak. Gak bisa diminta balik juga, karena duitnya dah abis. :D
Doh pembesar mau nikah emang bisa bikin kacau beliau euy!

