Sedikit membosankan sebenarnya,terlalu bertele-tele. Upasara yg di duga seluruh jagat persilatan sudah 'moksa' ternyata masih hidup.Muncul tiba-tiba bersama Dewa maut di kapal Pasukan Tartar yang berhasil menyandera baginda Raja dan Permaisuri Rajapatni pujaan hatinya. Penyanderaan berhasil di gagalkan Namun atas kelicikan Halayudha(yg ngga mati2..*Arghhh) Kapal tersebut di perintahkan untuk di musnahkan,walaupun jelas2 masih ada Upasara,Genduk Tri,Pangeran Hwang dan permaisurinya yg sedang sakit keras sudah menyerah di dalamnya. Halayudha memanfaatkan kesempatan untuk menyetir perhatian Baginda Raja dengan kelicikannya seolah dialah yang menumpas 'penyandera' itu. Upasara dan ketiga orang yg tersisa di kapal terbakar itu berhasil selamat dan akhirnya terdampar di sebuah pulau..
Upasara yg di duga seluruh jagat persilatan sudah 'moksa' ternyata masih hidup.Muncul tiba-tiba bersama Dewa maut di kapal Pasukan Tartar yang berhasil menyandera baginda Raja dan Permaisuri Rajapatni pujaan hatinya.
Penyanderaan berhasil di gagalkan Namun atas kelicikan Halayudha(yg ngga mati2..*Arghhh) Kapal tersebut di perintahkan untuk di musnahkan,walaupun jelas2 masih ada Upasara,Genduk Tri,Pangeran Hwang dan permaisurinya yg sedang sakit keras sudah menyerah di dalamnya.
Halayudha memanfaatkan kesempatan untuk menyetir perhatian Baginda Raja dengan kelicikannya seolah dialah yang menumpas 'penyandera' itu.
Upasara dan ketiga orang yg tersisa di kapal terbakar itu berhasil selamat dan akhirnya terdampar di sebuah pulau..