Status Updates From Smokol: Cerpen KOMPAS Pilih...
Smokol: Cerpen KOMPAS Pilihan 2008 by
Status Updates Showing 1-30 of 33
Launa
is on page 93 of 169
"Kenangan serupa lumpur yang mengendap di dasar sungai. Mengeras menjadi kerak menunggu hujan turun untuk mengangkatnya kembali menjadi satu dengan aliran air." - Francisca Dewi Ria Utari (cerpen Merah Pekat hlm. 83)
— Nov 02, 2018 08:35PM
Add a comment
Launa
is on page 61 of 169
"Lebih baik baca buku daripada menghabiskan waktu dengan makhluk yang tak memberi kita pengetahuan dan tak akan kita ingat lagi. Setidaknya, buku menambah isi kepala. Manusia sering-sering cuma menghabiskan urat kepala." (cerpen Terbang oleh Ayu Utami hlm. 54)
— Nov 02, 2018 04:45AM
Add a comment
Olive Hateem
is starting
Buku ini saya dapat dari Indonesia International Book Fair dengan diskon 30% dan baru sempat dibaca sekarang. Ah, sudah lama sekali rasanya tidak baca karya cerdas yang biasa dimuat di Kompas.
— Dec 15, 2016 04:17AM
Add a comment
C T
is on page 19 of 169
Kini bayang-bayang lapar yang telah selalu tercegat di bawah meja makan itu datang menerjang di depan mata Batara. Berdiam di dalam pelupuk matanya yang sembab, namun nyalang menatap negeri ini. Negeri yang penjuru-penjurunya tak pernah didatangi peri smokol. Negeri yang tak kenyang dan tak bahagia, tak pernah surga. (Hal.9)
— Nov 22, 2013 02:02AM
Add a comment
Suryadi van Batavia
is on page 11 of 169
Kata-kata dan kalimat-kalimatnya ruwet, sulit dicerna. Kayaknya bakal tepar sebelum kelar. :p
— Jan 29, 2013 05:46PM
Add a comment
ibnumaroghi
is on page 128 of 169
Dan yak, ini cerita semakin absurd dalam pikiran gua.
— Apr 13, 2011 12:51AM
Add a comment








