Goodreads Indonesia discussion

756 views
Usulan & Ajakan > observatorium bosscha

Comments Showing 1-50 of 70 (70 new)    post a comment »
« previous 1

message 1: by Mel (new)

Mel | 720 comments masukin ke subjek 'ajakan' saja ya.. barangkali ada yg ikut berminat bareng saya... hehe

cuplikan info yg berguna sekali dari satu blog di multiply:

"Observatorium Bosscha sendiri dibuka untuk umum antara bulan April sampai Oktober, waktu-waktu yang dianggap musim kemarau (sehingga cerah). Waktunya adalah ketika bulan sedang dalam fase seperempat pertama, berarti sekitar 7 hari pertama bulan Islam. Mengapa? Supaya para pengunjung bisa melihat objek langit (bintang, gugus bintang, planet, dll) sekaligus melihat bulan. Cahaya bulan seperempat pertama tidak sekuat bulan purnama sehingga objek-objek langit lain bisa cukup jelas terlihat, dan terbitnya sekitar senja (pada fase seperempat terakhir, bulan terbit setelah tengah malam).

Kunjungan ke Observatorium Bosscha sendiri ada beberapa jenis:
1. Kunjungan malam
Ini yang paling banyak peminatnya. Dalam kunjungan malam ini (kalau istilah kami sih: malam umum), Anda bisa:
- Mengikuti presentasi topik astronomi populer, kadang-kadang temanya cukup aktual. Misalnya, di sekitar hari presentasi sedang terjadi gerhana bulan, ya temanya itu. Tapi ya nggak selalu, meskipun presentasinya tetap menarik. Apalagi sekarang sudah sering menggunakan media presentasi yang lebih canggih, multimedia (Kalau dulu sih seringnya slide projector atau OHP, hiks ... Hahaha).
Sedikit tips: kalau masih penasaran, tanya saja si pemberi presentasi! Pada umumnya sih, kami-kami senang ditanya-tanyai. Itu tandanya Anda memerhatikan pemaparan kami dan ingin tahu lebih lanjut tentang astronomi.

- Meneropong di dua teleskop yaitu Teleskop Bamberg dan Teleskop Unitron.
Teleskop Bamberg terletak paling dekat dengan jalan masuk ke Bosscha. Lumayan besar dan untuk masuk, kita harus menuruni lumayan banyak anak tangga. Biasanya sih, objek yang dilihat di teleskop ini adalah bulan. Di arah Barat, ada teleskop kecil yang bernama Unitron. Kecil-kecil cabe rawit, nggak usah kecewa duluan melihat tongkrongannya. Biasanya, kita bisa mengamati objek-objek seperti planet-planet, gugus bintang, dan bulan (Ed, CMIIW euyyyy … udah lupa sih).
Sedikit tips: bersabarlah, antre yang rapi. Jangan memegang eye-piece (lubang tempat kita mengintip) teleskop, karena ini sering menyebabkan teleskop bergeser dari objek (apalagi menggerakkan teleskop dengan sengaja, karena biasanya sudah diset untuk mengikuti gerak objek langit). Jangan menyalakan lampu yang terang juga, agar objek langit bisa terlihat lebih jelas. Dan jangan berharap terlalu tinggi, misalnya meneropong sebuah bintang dan berharap melihat gambaran mirip matahari. Oh, tentu tidak. Paling juga, kalau kita mengamati bintang ganda (yang terlihat dengan mata telanjang seperti satu bintang), sekarang terlihat jelas ada dua bintang. Bintangnya juga berupa titik saja, bukan Titik Shandora.

- Melihat interior teleskop terbesar di Observatorium Bosscha, Teleskop Zeiss.
Sayang memang, di sini kita nggak bisa seenaknya menjajal teleskop. Tapi, presentasi sang pemandu nggak kalah menarik, dia akan menerangkan sistem kerja teleskop ini, termasuk membuka dan memutar tutup kubah serta menaik-turunkan lantai! Selain sistem kerja, sang pemandu juga akan menerangkan sejarah teleskop ini dan hal-hal yang berkaitan dengannya.
Sedikit tips: jangan memaksa untuk naik ke daerah pengamatan, apalagi bergerombol. Soalnya, konstruksi Teleskop Zeiss tidak dirancang untuk menopang beban banyak. Apalagi usianya sudah tua, dibangun tahun '20an. Jangan menjelajah ke tangga di bawah daerah pengamatan pula. Selain gelap dan menyeramkan, kalau lantainya diturunkan, kita bisa terjebak di sana. Hiyyy ….

- Berbelanja di "toko" yang menjual merchandise astronomi, mulai dari kaus, stiker, gantungan kunci, miniatur Teleskop Zeiss, bahkan teleskop kecil.

Tips umum: Datang agak awal, sekitar jam 5 sudah stand by di Bosscha. Soalnya, jam 8 acaranya selesai.



message 2: by Mel (new)

Mel | 720 comments
2. Kunjungan Siang
Di kunjungan siang ini, biasanya pesertanya murid-murid sekolah. Acaranya sih hanya presentasi saja, ditambah melihat-lihat teleskop-teleskop dari luar, tidak menjajalnya. Kadang-kadang ada sih, untuk mengamati matahari. Tentu saja dengan teleskop khusus yang telah dipasangi filter. Tapi selama saya bertugas sebagai pemandu, jarang terjadi deh, nggak tahu ya sekarang-sekarang.
Sedikit tips: WARNING! Jangan pernah melihat matahari dengan menggunakan teleskop tanpa filter. Prinsip kerja teleskop adalah memperkuat cahaya. Sinar matahari yang sudah kuat akan bertambah kuat, bisa membuat mata kita buta!

3. Kunjungan Khusus
Selama bertugas sebagai pemandu, saya belum pernah mengalami yang namanya kunjungan khusus ini. Tapi, kunjungan khusus ini adalah permintaan yang diminta secara khusus oleh badan-badan tertentu. Nggak tahu tuh kalau pengalaman Mister Edi Brekele, pernah nggak Ed? Dan setahu saya, proses permintaan kunjungan khusus ini lebih mudah dilakukan oleh badan-badan yang memiliki kaitan erat dengan Observatorium Bosscha atau ITB sendiri, seperti misalnya badan apa ITB lah, atau yang lain-lain.

Inilah yang harus dilakukan untuk bisa berkunjung ke Observatorium Bosscha di Lembang:
1. Telepon ke Bu Cucu pada hari dan jam kerja, ke nomor telepon (022) 2786001.
Bu Cucu ini adalah salah seorang staf administrasi Observatorium Bosscha, yang salah satu tugasnya adalah mengatur jadwal kunjungan. Beliau akan meminta informasi tentang jumlah anggota rombongan (tapi sendiri juga nggak apa-apa sih, nggak usah takut). Lalu, Bu Cucu akan mengecek jadwal, dan memasukkan rombongan ke hari yang masih kosong. Dan sori dori mori, bisa saja kita daftar tahun ini tapi baru bisa berkunjung tahun depan. Soalnya antreannya banyak dan kapasitas Observatorium Bosscha terbatas. Jika menerima kunjungan dengan berlebih, bisa-bisa biaya perawatan yang dikeluarkan akan sangat besar (untuk memperbaiki yang rusak, dll).
2. Biaya masuk per orang adalah Rp. 7.500,00 (murah kaaan? Dulu apalagi, gretong!). Bisa ditransfer atau dibayarkan langsung pada saat kunjungan, nanti Bu Cucu yang akan menerangkan lebih jelas.
3. Tunggu apa lagi, setelah mendapatkan jadwal pasti, ya datang ke Lembang!

Dan ini beberapa tips umum untuk berkunjung ke Observatorium Bosscha:
1. Jika tidak membawa kendaraan, bisa naik ojek dari Batureok Lembang. Harga per ojek itu Rp. 3000,00 kalau hari biasa, kalau ada kunjungan sering ada praktik-praktik penggelembungan biaya oleh para tukang ojek itu.
2. Jika rombongan datang dengan bis, bis diparkir di pelataran depan toko-toko di Batureok. Lalu, kita bisa naik ojek dari Batureok. Sebetulnya berjalan kaki juga bisa, apalagi kalau ingin sedikit berolahraga. Tapi memang melelahkan, karena lumayan jauh dan menanjak. Kalau ingin berjalan kaki, jangan lupa bawa senter. Sepanjang jalan masuk dari gerbang kedua Bosscha gelap, siapa tahu tiba-tiba kita menginjak ular. Hiyyy!
3. Bawa jaket atau baju hangat, soalnya dingiiiin. Apalagi kalau malam.
4. Observatorium Bosscha susah air-jatah air ledeng juga bergantian digunakan oleh perumahan para dosen, kantor observatorium, dan penduduk. Jadi, kalau bisa sih sudah buang air kecil atau besar sebelumnya. Ada sih fasilitas WC, tapi terbatas.
5. Jangan makan di sembarangan tempat, apalagi membuang sampah sembarangan! Selain jorok, remah-remah makanan akan memancing binatang-binatang yang bisa merusak peralatan (seperti tikus, kecoa, dll). Sebaiknya makan permen aja deh, minum boleh, atau makanan praktis seperti roti untuk mengganjal perut. Kalau mau makan, di sekitar Pasar Lembang kan bejibun penjual makanan. Jangan berniat piknik di Bosscha, meskipun tamannya mirip setting film India, penuh bunga. Dan, keterlaluan kalau ada yang buang sampah sembarangan. Ini mah berlaku di mana saja!
6. Hati-hati dengan instrumen. Ini adalah aset kekayaan bangsa Indonesia dalam bidang riset dan ilmu pengetahuan. Harganya tentu saja mahal. Lagipula, hal-hal ini kan belum mendapat perhatian khusus dari pemerintah. Kalau ada instrumen rusak dan harganya mahal, dari mana biaya perbaikannya? (Paling nunggu bantuan luar negeri lagi, tapi … malu atuh, dibantu terus) Jadi, tumbuhkan rasa memiliki terhadap instrumen-instrumen ini ya.
7. Sudah beberapa kali kejadian, cinta bersemi di antara para pemandu dan rombongan kunjungan. Ini sih terserah saja, bagaimana Tuhan menentukan jodoh datang dengan cara apa saja. Tapi, berbaik-baiklah dengan para pemandu pada umumnya, meskipun nggak merasa tertarik kepada individunya. Rasanya senang sekali mendapat perlakuan ramah dari pengunjung, setelah cuap-cuap dan capek-capek datang ke Bosscha. Senyum dari pengunjung bagaikan air sejuk yang menyiram tanah kering-kerontang. Halahhhh! Hahahaha …

Jadi bagaimana, siapkah Anda berkunjung ke Observatorium Bosscha? "


tambahan info:
*kalau siang 5rb, kalau malam 8rb.
*biasanya mahasiswa atau lulusan astronomi boleh bawa rombongan kecil, maksimal 5 orang, gratis pula ... asal jadwalnya pas
*sebaiknya tidak datang tanpa reservasi dulu (jika mau melihat malam hari ya. karena khusus malam, ada jadwal tertentu untuk 'malam umum')
*untuk foto2 eksterior dan bermaksud minta ijin melihat interiornya, ya lebih baik telpon dulu juga.



message 3: by Panca (new)

Panca Rajantara | 206 comments eh ini masih berkaitan dengan topic charity ? apa nggak ?


message 4: by Mel (new)

Mel | 720 comments emang berminat melakukan sesuatu buat observatorium tsb? kalo ya, boleh saja. nanti dipikirkan idea apa yg bisa masuk buat membantu.
kalau tidak, ya kali saja berguna buat idea kopdar GRI nanti di bandung [buat seluruh members:]
atau sekedar info saja buat yg membutuhkan..


message 5: by gieb (new)

gieb | 743 comments gue tertarik nih. bagaimana kawans yang di jakarta? kita bergerak ke bosscha?


message 6: by Sylvia (new)

Sylvia (sylnamira) | 513 comments Seru kyknya nih, lebih besar dan lebih OK dari Planetarium di Cikini kan ya? Pernah liat di film Petualangan Sherina.


message 7: by gieb (new)

gieb | 743 comments ayuk syl ke lembang. ajak si roos, dkk. hehe. provokator nih.


message 8: by Shinta (new)

Shinta | 26 comments mau dunk ikut... dulu pernah nekat aja ke boscha malem2, walhasil gw beserta temen2 gw waktu itu ga bisa masuk karena kita nggak reservasi dulu, tapi waktu malem itu... juga lagi nggak ada jadwal buat kunjungan. berhubung itu dah tengah malem, jadi saya dkk, malahan tidur-tiduran nggak jelas di depan gedung observatorium-nya sambil memandang bintang dengan mata telanjang... hehehe, seneng juga sih, banyak banget bintangnya, dah gitu sempet ada bintang jatuh pula... :>


message 9: by Mel (new)

Mel | 720 comments @shinta:
serasa jadi ilustrasi meteor garden? :D lol
mau ikut kesana, shin? yuk.

@gieb n syl:
ayo ayo.


message 10: by Just Fatma (new)

Just Fatma (justfatma) | 48 comments Mau ikuuut juga dong Mel.. :D


message 11: by [deleted user] (new)

ikutan dong! dulu pernah pengen masuk tapi ternyata salah jam & tidak rombongan. kapan?


message 12: by Mel (new)

Mel | 720 comments @fatma n monic,
halo halo. yuk mari. nanti tampung dulu suara2 yg lain ya... kalo memang prospek, dengan senang hati nanti ikut bantu arrange pelaksanaannya.


message 13: by Roos (new)

Roos | 2991 comments Perasaan aku pernah kesana waktu SMP deh...mimpi gak yah?...
*garuk-garuk kepala, mencoba untuk mengingat*

Tapi kalo makan uli bakar di Lembang kok ingat yah.
*garuk-garuk kepala lagi*


message 14: by Mel (last edited Oct 08, 2008 07:53PM) (new)

Mel | 720 comments kesimpulan, uli bakar lebih berkesan daripada uli sigar rusady? halah.
-pagi2 meracau-
ps. roos, sudah keramas? garuk2 terus tuh..


message 15: by erry (new)

erry | 266 comments Boscha?? mau...tapi kapan ya??


message 16: by Roos (new)

Roos | 2991 comments Mel...minum obatnya dulu deh....
Aku tak minum pil penghilang ingatan...
*loh-loh salah ambil obat nih gue*


message 17: by Mel (new)

Mel | 720 comments lo ngambil obat gue kayaknya tuh tadi roos.
kok tau gue lagi dalam pengobatan?
*lol lengkap sudah image sarap nya*


message 18: by Roos (new)

Roos | 2991 comments Kita berdua kan...satu Dokter, Mel....*gubrakss*

ps.mau dong dikeramasin...hehehehe.


message 19: by Mel (last edited Oct 08, 2008 08:12PM) (new)

Mel | 720 comments @erry dan teman lain yg sempat tanya lgs juga ke saya:

pengaturan waktu dari pihak saya sih bisa saja diatur cepat. dalam artian, bisa gerak cepat gitu lho. tapi masalah dapat jadwalnya kapan, nah itu yg diluar kendali saya. hehe. jadi dgn kata lain, jika dari pihak bosscha memberi satu waktu tertentu, para pesertanya sendiri nanti pada bisa gak [buat yg berdomisili di jkt terutama:].. kalo tiba2 susut jadi minim banget kan agak gimana juga..

tapi tampaknya melihat respon2 yg ada, 10 orang sih pasti ada neh minimal ya. jadi mungkin nanti saya telpon saja deh sekalian buat tanya kira2 dpt jadwal kapan jika reservasi dari sekarang..

@roos,
nanti gue temani ke oneng salon ya. huik.


message 20: by Mel (last edited Oct 08, 2008 08:22PM) (new)

Mel | 720 comments to all,

barusan saya sudah telpon. infonya adalah....
- untuk kunjungan malam di tahun ini sudah ditutup. harusnya memang hingga oktober, tapi tahun ini krn satu dan lain hal mereka sudah menutupnya sejak agustus lalu.
- jadi dibuka lagi di april 2009 hingga oktober, dengan pendaftaran yang baru bisa dilakukan di kitaran akhir januari 2009.
- untuk kunjungan siang hari, bisa kapan saja tahun ini. di jam 9 pagi, 12 siang, serta pukul 3. lamanya kunjungan hanya 1 jam. nanti ada pemandu.tapi tetap lakukan reservasi dulu. hari minggu, senin, dan hari libur nasional tutup.

demikian sekilas info...
jadi jika ada yg tetap mau mengadakan kunjungan siang, ayuk2 aja...
sementara buat kunjungan malam, bersabar hingga tahun depan! heheh


message 21: by Immi (new)

Immi | 30 comments yo wis, set a date bulan nov ya. daftarr!


message 22: by Enny kadarsih (new)

Enny kadarsih | 148 comments melll....mau dong???
teman-teman yuks direalisasikan.
buat klub narsis kayaknya tempat yang ok tuh buat bernarsis ria he he he


message 23: by Panca (new)

Panca Rajantara | 206 comments panca juga daftar untuk bukan nov mudah2an masih ada di republik indonesia


message 24: by Mel (new)

Mel | 720 comments @immi n panca,
bulan november untuk kunjungan siang hari? buat malam hari hanya bisa april-oct tahun depan soale.

@enny:
mariii. tapi kalau mau di tahun ini, siang saja ya. kecuali GRI menjadwal kunjungan malam tahun depan nanti. hehe.


message 25: by erry (new)

erry | 266 comments sebenernya pingin yg malam..tapi tahun depan ya?? lama bgt ya
*garuk garuk*

let we see dech


message 26: by Sylvia (new)

Sylvia (sylnamira) | 513 comments Garuk apaan Ry?


message 27: by rebelsofie (new)

rebelsofie | 10 comments Boscha??Wah boleh2 tuh..Yah tp harus nunggu taun depan ya???




message 28: by Palsay (new)

Palsay   | 400 comments komen sama ama thread sebelah: rombongan Jakarta gimana? hihihi


message 29: by Shinta (new)

Shinta | 26 comments mau ikut...
tapi enakan malem...
kalau siang, susah ngatur jadwal, halah...
lagian liat bintang kan enak malem...

@ mel: bagus juga idenya (opening-nya meteor garden ya...)


message 30: by erry (new)

erry | 266 comments @ syl

garuk garuk meja. udah kayak kucing ya? =D


message 31: by Ordinary Dahlia (new)

Ordinary Dahlia (ordinarydahlia) | 775 comments haaaaaaaaaaaaaaaah...Bandung.kira2 bisa ikut ga ya?


message 32: by Ariaty (new)

Ariaty | 42 comments Halo..haloo..halooo..lo..lo..loo..*echo
liat bintang..?? wuaaaahhh..mau duonk..
pengen ikut...tp seperti biasa..
kudu "belai2" yayangku dulu neh.. biar boleh dan bisa pegi bareng...hiks-hiks..

keyknya kudu dari sekarang ye ngebelai-nye...
meeeeooooow...



message 33: by Mel (last edited Oct 10, 2008 08:01AM) (new)

Mel | 720 comments @erry, anna, palsay, dahlia, ariaty

silahkan dirancang2..
hanya ingin berbagi info dan ide saja..
kalau sampai jadi, jelas akan sangat menyenangkan bisa kesana bersama banyak teman baru disini.
tapi jika tidak, semoga infonya bisa berguna buat yg perlu ya..


message 34: by Nanto (new)

Nanto (nantosriyanto) | 712 comments gimana kalo ke sananya diawali dengan baca bareng buku yang nyambung dengan Boscha? bisa tentang bintang bisa tentang tuan kebun dan charity? karena selain memang berwujud obervatorium bintang, Boscha adalah sebuah produk dari liberalisme perkebunan di Hindia dan didirikan dari rasa perhatian pemilik kebun itu. (CMIIW)

gimana?


message 35: by sawung (new)

sawung | 14 comments udah lama ga bosscha.
dulu sering ngamat disana.
koleksi perpustakaannya mantap.
betah lama-lama disana sambil menunggu langit cerah.

Di obs ada dosen yang koleksi bukunya mantap
prof bambang dan pak moedji. pak moedji banyak menyumbang buku-buku ketika die jadi kepala obs.
pak bambang sekrang sudah tidak di boscha lagi.


message 36: by Angga (new)

Angga Angga (akuanaksehat) | 13 comments @ viki : ayo berangkat


message 37: by Panca (new)

Panca Rajantara | 206 comments kapan sih rencananya ?


message 38: by Wirotomo (new)

Wirotomo Nofamilyname | 2404 comments yang jelas katanya Mel, kita baru bisa ndaftarnya kan kitaran akhir Januari 2009 untuk pergi antara bulan April-Okt 2009 ... masih banyak waktu untuk dipikir-pikir.
Ya kan, Mel???

Regards,
Wirotomo
shake his bonbon ;-)


message 39: by Indri (new)

Indri Juwono (indrijuwono) | 2862 comments Ya ampyunn...
kalo gitu gw ikutan deh.. nanti dimasukkan ke agenda..


message 40: by Mel (new)

Mel | 720 comments @tomo
anda memang murid yang mengerjakan pe-ernya dengan sangat baik. selalu menyimak! terimakasih sudah diwakili ya.
*nepok yg lagi shake his bon2.


message 41: by Panca (new)

Panca Rajantara | 206 comments mel, hihihi bung tomo emang yahud ya :D

@berlian cuma kalo siang gak bisa liat bintang dunk ya....


message 42: by Mel (new)

Mel | 720 comments @panca
ya eyalah yahud. secara dia jago shakin his bon2 getooo. erhm. maaf ya tomo.
*buru2 lanjutin tugas2...


message 43: by Wirotomo (new)

Wirotomo Nofamilyname | 2404 comments @ Berlian:
Kita ke Bosscha kan mau menggunakan teropong untuk melihat “pemandangan” langit. Nah kalau kita datangnya siang, kenikmatan kita melihat pemandangan itu pasti akan terganggu oleh sinar bintangnya kita (matahari) yang memancar dengan terangnya. Itu kan benar2 membuat tujuan utama kita tidak tercapai dan benar2 membuat kita tidak nyaman jadinya.
Itu ibaratnya seperti naik taksi tapi jongkok di bangku belakang, atau pergi ke pantai pas habis tsunami,... nggak nyaman hehehe........

@ Mel:
Sebagai sesama die-hard-fans nya Ricky Martin, shake your bonbon juga dong hihihi……..

@ semuanya:
Matahari itu benar-benar nggak berguna, bersinar saat keadaan lagi terang benderang. Lebih berguna bulan, yang bersinar saat keadaan lagi gelap gulita.

Hehehe..........


message 44: by Panca (new)

Panca Rajantara | 206 comments @wirotomo bagaimana kalo tugas matahari dan bulan diganti shiftnya ... bulan bertugas bersinar disiang hari dan matahari bertugas menyinari bumi dimalam hari ?

da teteup atuh nyak .. dijamin moal ngaruh.... tapi jadinya seluruh umat manusia jadi jetlag dah lol

apa kabarnya batman ya


message 45: by Dharwiyanti (new)

Dharwiyanti | 162 comments Batman cuti dulu kali Kang... diganti Danny Phantom yang ga kenal siang malem...


message 46: by Wirotomo (new)

Wirotomo Nofamilyname | 2404 comments @ Berlian:
Udah cup cup nggak usah nangis nanti Oom Tomo belikan susu ... hehehe dari tadi nggak jauh2 ya dari susu ...


message 47: by Dharwiyanti (new)

Dharwiyanti | 162 comments emang di Bosscha mo liat apa atuh ceu?
takut yang item2 ga keliatan ya kalo malem? hihihi...


message 48: by [deleted user] (new)

bukan, goodteaser


message 49: by Panca (new)

Panca Rajantara | 206 comments no comment ah
bisi hoyong


message 50: by Mel (last edited Dec 04, 2008 04:31AM) (new)

Mel | 720 comments aih. observatorium ini bawa2 susu dan cup juga..
koppprooossss..*mengutip gieb*
apakah gerangan kopros? nah itu bisa jadi plesetan baru :P

@ron, boljug tuh istilahnya.
@panca, lo kalo lagi hoyong pasti monyong2 ya.


« previous 1
back to top