Pewayangan Books
Showing 1-28 of 28
Arjuna Sasrabahu (Hardcover)
by (shelved 2 times as pewayangan)
avg rating 3.78 — 27 ratings — published 2009
Mahabharata (Hardcover)
by (shelved 2 times as pewayangan)
avg rating 4.06 — 349 ratings — published 2003
Kitab Omong Kosong (Paperback)
by (shelved 2 times as pewayangan)
avg rating 4.12 — 963 ratings — published 2004
Anak Bajang Menggiring Angin (Paperback)
by (shelved 2 times as pewayangan)
avg rating 4.29 — 1,417 ratings — published 1983
The Darkness of Gatotkaca (Paperback)
by (shelved 2 times as pewayangan)
avg rating 4.01 — 119 ratings — published 2009
The Ramayana: A Shortened Modern Prose Version of the Indian Epic (Hardcover)
by (shelved 1 time as pewayangan)
avg rating 3.80 — 705 ratings — published
Ramayana (Paperback)
by (shelved 1 time as pewayangan)
avg rating 4.12 — 42 ratings — published 1969
Arjuna Krama (Paperback)
by (shelved 1 time as pewayangan)
avg rating 4.43 — 14 ratings — published 1978
Hati Suhita (Paperback)
by (shelved 1 time as pewayangan)
avg rating 4.35 — 1,699 ratings — published 2019
Rahvayana 2: Ada yang Tiada (Paperback)
by (shelved 1 time as pewayangan)
avg rating 4.06 — 283 ratings — published 2015
Rahvayana: Aku Lala Padamu (Paperback)
by (shelved 1 time as pewayangan)
avg rating 4.07 — 1,107 ratings — published 2014
Hamba Sebut Paduka RAMADEWA (Paperback)
by (shelved 1 time as pewayangan)
avg rating 4.24 — 21 ratings — published 2011
Perempuan-perempuan Mahabharata (Paperback)
by (shelved 1 time as pewayangan)
avg rating 3.85 — 55 ratings — published 2013
Rahwana Putih (Paperback)
by (shelved 1 time as pewayangan)
avg rating 4.34 — 159 ratings — published 2013
The Mahabharata (Paperback)
by (shelved 1 time as pewayangan)
avg rating 4.26 — 277 ratings — published 1987
Mengenal Gambar Tokoh Wayang Purwa
by (shelved 1 time as pewayangan)
avg rating 3.74 — 19 ratings — published 2007
Garudayana Vol. 3 (Paperback)
by (shelved 1 time as pewayangan)
avg rating 4.48 — 319 ratings — published 2011
Garudayana Vol. 4 (Paperback)
by (shelved 1 time as pewayangan)
avg rating 4.50 — 311 ratings — published 2012
Garudayana Vol. 2 (Paperback)
by (shelved 1 time as pewayangan)
avg rating 4.33 — 365 ratings — published 2010
Garudayana Vol. 1 (Paperback)
by (shelved 1 time as pewayangan)
avg rating 4.36 — 620 ratings — published 2009
Kebaikan Kurawa: Mengungkap Kisah-kisah yang Tersembunyi (Book)
by (shelved 1 time as pewayangan)
avg rating 4.05 — 94 ratings — published 2007
Lahirnya Rahwana (Paperback)
by (shelved 1 time as pewayangan)
avg rating 4.00 — 56 ratings — published 1997
Arjuna Wiwaha (Paperback)
by (shelved 1 time as pewayangan)
avg rating 3.79 — 19 ratings — published 1986
Petruk jadi Raja (Paperback)
by (shelved 1 time as pewayangan)
avg rating 4.13 — 30 ratings — published 2008
Arjuna Mencari Cinta (Paperback)
by (shelved 1 time as pewayangan)
avg rating 3.38 — 39 ratings — published 1977
Api Perawan : Novel Cinta untuk Para Pecinta (Paperback)
by (shelved 1 time as pewayangan)
avg rating 4.60 — 5 ratings — published 2004
Arjuna Mencari Mati (Paperback)
by (shelved 1 time as pewayangan)
avg rating 4.67 — 6 ratings — published 2004
Prince of Ayodhya (Ramayana, #1)
by (shelved 1 time as pewayangan)
avg rating 3.93 — 2,373 ratings — published 2003
“Kresna, engkau sungguh pandai bicara. Tapi engkau belum pernah menjadi korban. Itulah masalahmu, Kresna. Engkau mengerti segalanya, namun engkau tidak pernah merasakan. Aku adalah korban, dan aku menggunakan hak diriku sebagai korban untuk menjawab nasibku dengan kemarahan. Engkau mengatur segala-galanya. Kau korbankan Gatotkaca, agar Karna melepas Konta, sehingga Arjuna bisa menandinginya. Apakah engkau tidak pernah mendendam, Kresna? Engkau memutar leher Sishupala hanya karena kata-kata, engkau membunuh Salwa orang bodoh yang mengajak Dwaraka. Itukah pelajaranmu untuk dunia? Aku sudah menjadi korban, dan dari seseorang yang sudah menjadi korban, engkau memintanya berjiwa besar. Apakah itu tidak terlalu berlebihan? Biarlah Resi Bhisma atau Karna atau Yudhistira berjiwa besar, tapi aku Drupadi, seorang perempuan, menggunakan hak diriku sebagai korban untuk melakukan pembalasan.”
― Drupadi
― Drupadi
