BINTANG

[image error]Matamu bak safir disapu bintang-bintang tak bernama yang, tak bisa kutembus pertahanannya. Aku terpana karena, aku adalah pemanah yang tidak memiliki busur. Usiaku sudah hampir menembus senja tetapi, aku masih ada hasrat untuk menangkapmu dengan jala aroma mawar, yang sengaja kusimpan dari bibit hingga jadi pohon. Aku menungguinya, aku memetiknya khusus untukmu.

Bibirmu bak perahu kayu mahogani tak berpenumpang yang, hendak aku oles dengan madu. Aku terhanyut karena, aku adalah pendayung yang tid

 •  0 comments  •  flag
Share on Twitter
Published on February 04, 2009 12:47
No comments have been added yet.


Kumpulan Sajak-sajak

Alex Jhon
Sajak. Saya menemukan sajak seperti sebuah rehabilitasi, semacam detoksifikasi dari pengaruh buruk dunia. Saya yakin bahwa dunia memiliki dua sisi koin. Baik buruknya, akan selalu saya ukir kata per k ...more
Follow Alex Jhon's blog with rss.