Nasib mengencingimu bertubi-tubi
Air mata kering menjadi jejak keriput penuaan
Kapitalis menghujani dengan iklan skin care
Tapi tiada satupun yang peduli.
Kamu sibuk memberi makan banyak mulut di rumahmu
Sampai lupa bahwa egomu keroncongan
Menjalani hari-hari hanya bermodal quotes motivasi
Terima kasih sudah bertahan, katanya.
Pajak melindas, pemerintah hanya bilang bukan urusan kami
Kau berteriak asu! Padahal anjing tidak punya salah
Bukankah setiap hari kau tonton anjing-anjing lucu itu di instagram?
Di antara gelenyar hidup mewah handai taulan yang berlibur ke luar negeri.
Sampai suatu hari obituari kematianmu mendarat di group whatsapp
Ucapan turut berduka cita berdatangan dari teman-teman yang jarang menyapa
Tak lama arah pembicaraan terganti dengan ucapan happy birthday
Untuk kawanmu yang berulang tahun, melupakan kau yang berpulang ke Tuhan.
Published on February 15, 2024 17:53