Asu!

Nasib mengencingimu bertubi-tubi

Air mata kering menjadi jejak keriput penuaan

Kapitalis menghujani dengan iklan skin care

Tapi tiada satupun yang peduli.

Kamu sibuk memberi makan banyak mulut di rumahmu

Sampai lupa bahwa egomu keroncongan

Menjalani hari-hari hanya bermodal quotes motivasi

Terima kasih sudah bertahan, katanya.

Pajak melindas, pemerintah hanya bilang bukan urusan kami

Kau berteriak asu! Padahal anjing tidak punya salah

Bukankah setiap hari kau tonton anjing-anjing lucu itu di instagram?

Di antara gelenyar hidup mewah handai taulan yang berlibur ke luar negeri.

Sampai suatu hari obituari kematianmu mendarat di group whatsapp

Ucapan turut berduka cita berdatangan dari teman-teman yang jarang menyapa

Tak lama arah pembicaraan terganti dengan ucapan happy birthday

Untuk kawanmu yang berulang tahun, melupakan kau yang berpulang ke Tuhan.

 •  0 comments  •  flag
Share on Twitter
Published on February 15, 2024 17:53
No comments have been added yet.