Rupa dan Karakter Wayang Purwa
discussion
all discussions on this book
|
post a new topic
Rupa dan Karakter Wayang Purwa
discussion
“Saya sungguh merasa bahagia dan bersyukur atas terbitnya buku Rupa & Karakter Wayang Purwa ini karena sangat berguna bagi perkembangan seni budaya dan ilmu pengetahuan bangsa Indonesia.”
Ki Anom Soeroto, dalang kondang (Surakarta):
“Lahir batin saya trenyuh, karena bahagia. Buku ini dapat dijadikan pegangan bagi para dalang, terutama dalang junior yang belum mengenal rupa wayang yang pakem atau orisinal.”
Ki Manteb Soedarsono, dalang kondang (Surakarta).
“Buku ini sangat bermanfaat bagi nusa dan bangsa, terlebih dunia pewayangan. Sebab tidak semua dalang mengetahui isi, rupa dan karakter wayang termasuk falsafah yang terkandung didalamnya. Saya bangga atas kerja keras adik-adik saya ini.”
KP. Donowarih Begug Poernomosidi, dalang, Bupati Wonogiri:
“Saya merasa mendapat teman dalam upaya menyelamatkan khazanah budaya bangsa Indonesia, khususnya wayang kulit. Buku ini menjadi salah satu acuan untuk melengkapi jati diri bangsa di tengah-tengah dunia global saat ini.”
RH. Tjetjep Supriadi, dalang sepuh (Karawang:
“Saya benar-benar terharu, tidak menyangka masih ada orang yang menyayangi karya pedalangan/pewayangan. Mudah-mudahan Allah memberi suatu dukungan sampai berhasil apa yang dicita-citakan para penulisnya.”
Ki Dede Amung Sutarya, dalang wayang golek (Bandung)
“Wayang telah dikenal dan digemari diseluruh Indonesia. Masing-masig daerah mempunyai wayang yang khas. Melalui buku ini kita dapat melihat wayang gagrak Surakarta yang dituangkan secara bagus baik gambar maupun narasinya.”
Prof. Dr. Rahayu Supanggah, budayawan, Guru Besar ISI Surakarta :
“Sebuah karya yang luar biasa, terutama ditulis oleh orang Indonesia yang tanpa pamrih. Tanpa ambisi yang berlebihan, ditulis berdasarkan kecintaan terhadap khazanah budayanya. Sumbangan terbesar bagi yang ingin mengetahui pewayangan secara elementer maupun ilmiah.”
Prof. Dr. Sarlito Wirawan, Ketua Komunitas Wayang UI, Guru Besar UI :
“Ini adalah upaya konkret melestarikan budaya asli Indonesia. Buku ini harus didorong agar mendapat dukungan dari semua pihak untuk menjadi bacaan bukan hanya oleh praktisi wayang, tapi juga remaja dan masyarakat umum.”
Hiromi Kano, swarawati asal Jepang:
“Saya merasakan pentas wayang kulit purwa semakin hari semakin jarang. Pemahaman masyarakat tentang wayang kulit purwa juga semakin menipis. Saya yakin kehadiran buku ini dapat ikut berperan memberi pengetahuan yang dibutuhkan bagi dunia pewayangan maupun masyarakat luas.”
Sulebar M. Soekarman, senirupawan, pelukis. (Yogjakarta):
“Buku Rupa & Karakter Wayang Purwa ini menjadi sesuatu yang sangat unik dan masterpiece. Sebuah karya agung yang bukan hanya berarti pada hari ini tapi bagi anak cucu kita, bagaimana seluruh dunia akan memahami wayang itu betul-betul The Oral and Intangible Heritage of Humanity.” ¬