Mungkin awalnya saya cukup meremehkan novel ini karena novel ini sangat tipis. Namun ketika saya mulai membaca novel ini, ternyata konten dalam novel ini cukup susah untuk dipahami. Novel ini menimbulkan banyak pertanayaan untuk saya. Walaupun novel ini rumit untuk dipahami, tetapi banyak sekali aspek budaya yang terdapat dalam novel ini. Mengajarkan saya tentang budaya-budaya yang sebelumnya saya tidak tahu. Cerita tentang Katsuo, Pingkan, dan Sarwono merupakan kisah cinta segitiga yang penuh pengorbanan. Lalu selain itu, novel ini harus dibaca dengan fokus karena ada beberapa cerita yang lebih terlihat sebagai imajinasi atau kenangan. Hal-hal seperti itu cukup membingungkan saya sebagai pembaca.
Konflik batin antara tokoh lumayan sulit dipahami namun pada akhirnya mulai terlihat jelas hubungan antar tokoh. Gaya cerita dari Sapardi Djoko Darmono juga lumayan sulit dipahami dan berbeda dari gaya cerita yang biasa saya baca.
Konflik batin antara tokoh lumayan sulit dipahami namun pada akhirnya mulai terlihat jelas hubungan antar tokoh. Gaya cerita dari Sapardi Djoko Darmono juga lumayan sulit dipahami dan berbeda dari gaya cerita yang biasa saya baca.