Sci-Fi Indonesia discussion

Rendezvous with Rama (Rama, #1)
This topic is about Rendezvous with Rama
24 views
Diskusi Buku > Buddy Read Rendezvous with Rama by Arthur C. Clarke

Comments Showing 1-42 of 42 (42 new)    post a comment »
dateDown arrow    newest »

message 1: by Jokoloyo, Waldo (new) - rated it 5 stars

Jokoloyo | 879 comments Mod
Mohon gunakan topik ini untuk diskusi Rendezvous with Rama by Arthur C. Clarke


message 2: by Jokoloyo, Waldo (last edited Jun 11, 2016 06:33AM) (new) - rated it 5 stars

Jokoloyo | 879 comments Mod
dari timeline teman-teman, saya perhatikan ada beberapa yang sudah mulai baca ya.

Untuk komen awal, dan tidak berpengaruh ke plot:
Saya suka sekali Eyang Clarke yang tinggal di Sri Lanka sampai akhir hayatnya, menggunakan tokoh-tokoh mitologi India untuk penamaan benda-benda di angkasa, bukan dengan berdasarkan tokoh mitologi Yunani.

Rama di sini memang diambil dari tokoh Ramayana.


Silvana (silvaubrey) | 1214 comments Sudah sampai chapter 3. Seru juga suspensenya.


message 4: by mina (last edited Jun 12, 2016 01:49AM) (new) - rated it 4 stars

mina | 396 comments Juga sampai Chapter 3! Kalau diriku di toko buku dan membaca the first 3 chapters on the spot, tanpa ba bi bu lagi buku ini akan langsung dibeli. That's how good the book starts. Excited to read on!

@kokoh: katanya "Long ago, the astronomers had exhausted Greek and Roman mythology; now they were working through the Hindu pantheon." *ngakak.


Silvana (silvaubrey) | 1214 comments cerita dimana ada ancaman besar sehingga semua orang berhenti perang dan bersatu itu sering denger dimana2 ya. feeling gue kok kayaknya gak segampang itu.

soal dewa dewi Hindu, gue juga ngakak pas baca itu. kalau yang itu habis, deities mana lagi ya. Mesir? Inca? :))


mina | 396 comments Karena kata kokoh ini BDO (Big Dumb Object), mudahan ni object gak dumb yah. Masih banyak chapternya, jadi harapannya it's not as dumb as it looks.


Silvana (silvaubrey) | 1214 comments I think it is more like BMO, big mysterious object :p


message 8: by Ula (new) - rated it 3 stars

Ula (nekope) | 55 comments Sudah sampai chapter 10, sudah mulai agak seru. Sayangnya pengetahuan ilmu astronomiku sangat sedikit sekali, yaahh dinikmati saja :)


message 9: by Jokoloyo, Waldo (new) - rated it 5 stars

Jokoloyo | 879 comments Mod
ula wrote: "Sudah sampai chapter 10, sudah mulai agak seru. Sayangnya pengetahuan ilmu astronomiku sangat sedikit sekali, yaahh dinikmati saja :)"

boleh di-share, pakai spoiler tag kalau perlu, hal astronomi apa yang mungkin Ula belum dipahami?


message 10: by mina (new) - rated it 4 stars

mina | 396 comments 30%, Chapter 14.

Komen sementara:
Wow! Diriku kan pertama kali ini baca Clarke. Such a good writing. Kalimatnya pendek-pendek, babnya pendek-pendek, tidak terlalu detil, tapi hebatnya dengan begitu saja dia bisa convey a lot. Sungguh menyegarkan sesudah beberapa buku buddy read sebelumnya segalanya dibahas panjang lebar (*menatap tajam ke Neal Stephenson).

Terus juga cukup lucu :) Sangat menikmati baca buku ini. Agak disayang-sayang biar gak cepet selesai #loh. Walau penasaran juga sih, pengarangnya pandai memicu keingintahuan kita.

Beberapa highlight atau pertanyaan:
(view spoiler)


message 11: by Ula (new) - rated it 3 stars

Ula (nekope) | 55 comments @jokoloyo maaf saya sudah lupa, ga kutandai.

@mina (view spoiler)


Nenda | 44 comments So far udah baca 9 bab.

Setuju sama @Mina kalau Clarke ini penulis yang baik. Bahasanya concise dan jelas. Gw juga sebel sama Stephenson soalnya bahasanya ribet :(

Sejauh ini sangat menarik sayangnya bisanya bacanya sebentar2. 1-2 bab sekali baca *anak kereta*


message 13: by Jokoloyo, Waldo (last edited Jun 12, 2016 07:39PM) (new) - rated it 5 stars

Jokoloyo | 879 comments Mod
Hohoho... sudah pada kesengsem dgn Eyang Clarke. Kebetulan beliau ini Grandmaster of SF favorit saya.

oiya, karena ini klasik, lumayan banyak art yang dapat kita cek di internet berkenaan dengan RWR. Lumayan untuk bantu2 imajinasi kita.


message 14: by Silvana (last edited Jun 13, 2016 05:49AM) (new) - rated it 2 stars

Silvana (silvaubrey) | 1214 comments mina wrote: "30%, Chapter 14.

Komen sementara:
Wow! Diriku kan pertama kali ini baca Clarke. Such a good writing. Kalimatnya pendek-pendek, babnya pendek-pendek, tidak terlalu detil, tapi hebatnya dengan begit..."


Chapter 14 juga.

Karena gue ga punya imajinasi ruang sama sekali - geometri pernah dapet 0 di sekolah haha - jadinya banyak skip deskripsi interior Rama. I need visual.

*googling*

Wah kok mirip yang di Elysium ya? Sama yang di Interstellar juga.

(view spoiler)

Interesting stuff for me:
(view spoiler)


message 15: by Ula (new) - rated it 3 stars

Ula (nekope) | 55 comments sudah sampai chapter 26, cerita eksplorasi semacam ini memang menarik sekali. pertamanya aku juga agak bingung dengan desain interior Rama, tetapi akhirnya mampu membayangkan juga.
/lanjut baca


message 16: by Oni, The Dispossessed (new) - rated it 5 stars

Oni (onisur) | 464 comments Mod
Untuk interior Rama mungkin search fan art yang bertebaran di Internet. Keyword: fan art rendevouz rama. Hati2 kalau hanya pakai keyword rama, nanti keluarnya rama sitanya ramayana.

Perjumpaanku yang pertama dengan desain "spaceship" elegan pertama adalah lewat novel ini. Kemudian aku juga baca Ringworld yang menawarkan space engineering yang lebih gila lagi, 2312 yang menjelaskan asteroid engineering, dan Red Mars yang menjelaskan space elevator. Inilah contoh hard sci-fi par excellence. Mudah2an aku masih hidup saat teknologi space-elevator benar2 terwujud. Kita keluar angkasa gak usah space shuttle, cukup naik lift :)

Side note. Aku gak heran kalau kita benar2 buat space habitation pertama dinamai "Rama".


message 17: by mina (new) - rated it 4 stars

mina | 396 comments Sampai Chapter 32.
Semakin awesome dan banyak hal di Rama yang bisa dilihat dan pertanyaan terjawab, walau yang misterius juga masih banyak.

@ula dan @Silvana:
di bab berapa gitu ada penjelasan tentang Merkuri dan the Hermian.

Komen:
(view spoiler)

@Silvana:
Stare itu ada disebut di Chapter 9: " That would mean a travel time of five to ten years between neighboring stare—tedious, perhaps, but not impracticable, especially for creatures whose life spans might be measured in centuries."
Apa ya makna "stare" di sini?

Trus komen terhadap komen di tag spoiler Silvana: (view spoiler)

Habis menggugling fanartnya. Impressive yah. Walau sebagian gak akurat, misalnya penggambaran New York di tengah Cylindrical Sea. Tapi gara-gara menggugling fanartnya, bisa jadi spoiler nih. Diriku melihat (view spoiler) sebelum membaca tentang itu :D


Barry (boprawira) | 661 comments Cepet banget, gue baru mao mulai hihih.


message 19: by Jokoloyo, Waldo (new) - rated it 5 stars

Jokoloyo | 879 comments Mod
ga masalah walau baru mulai. RWR lebih memanjakan sense of wonder, bukan plot. coba imajinasinya perjalanan tokoh2nya saja


message 20: by mina (new) - rated it 4 stars

mina | 396 comments Bah, buat Barry mah, itu bukunya smooth banget, pasti langsung selesai.


Barry (boprawira) | 661 comments Baru sekitar Chapter 5 ... kesan pertama light banget yah novelnya, cepet banget bacanya emang haha. Tapi dari yang gue baca di beberapa review kok kayanya mystery not solved until the end of the novel apa itu Rama.


message 22: by Jokoloyo, Waldo (last edited Jun 16, 2016 09:57PM) (new) - rated it 5 stars

Jokoloyo | 879 comments Mod
Barry wrote: "Baru sekitar Chapter 5 ... kesan pertama light banget yah novelnya, cepet banget bacanya emang haha. Tapi dari yang gue baca di beberapa review kok kayanya mystery not solved until the end of the n..."

(view spoiler)

Oni sih yang lebih kompeten menjawab, dia yang sudah baca Rama satu seri. Saya mah cuma nge-fan dengan Eyang Clarke.


message 23: by mina (new) - rated it 4 stars

mina | 396 comments Apaaaaaa.... ini juga berseriiiiiiii? *sigh
*gak berani buka spoiler.


Nenda | 44 comments Udah selesai baca.
Penulisannya bagus. Bukti bahwa science fiction gak perlu ribet bahasa dewa nulisnya.


message 25: by Silvana (last edited Jun 18, 2016 05:33AM) (new) - rated it 2 stars

Silvana (silvaubrey) | 1214 comments Sudah kelar juga. Kurang puas saya.
Idenya ok, konsep BDO-nya dapet, malah sempet ngerasa serem sendiri krn faktor suspense di first half, sayang ga didukung sama plot dan character development, dan 1/4 bagian terakhir malah antiklimaks. Well, at least ga bikin pusing dan cepet bacanya sih. It is just too bland for my taste.

Jokoloyo wrote: "Barry wrote: "Baru sekitar Chapter 5 ... kesan pertama light banget yah novelnya, cepet banget bacanya emang haha. Tapi dari yang gue baca di beberapa review kok kayanya mystery not solved until th..."

reaksi gue baca endingnya:

eyeroll

gue baca di (esai?) Rama Revisited ternyata itu afterthought-nya Clarke saja.

mina wrote: "stare

itu kayaknya copy loe typo. di gue tulisannya neighboring stars.


message 26: by Ula (last edited Jun 18, 2016 06:01AM) (new) - rated it 3 stars

Ula (nekope) | 55 comments Jokoloyo wrote: "Barry wrote: "Baru sekitar Chapter 5 ... kesan pertama light banget yah novelnya, cepet banget bacanya emang haha. Tapi dari yang gue baca di beberapa review kok kayanya mystery not solved until th..."


aku jadi tidak perlu baca sekuelnya, terima kasih :D



@Silvana iya, karakternya memang tidak berkembang. Sepertinya buku pertama memang lebih fokus ke eksplorasi BDO-nya. Aku lumayan bingung kru-nya siapa saja.


message 27: by mina (last edited Jun 18, 2016 11:05AM) (new) - rated it 4 stars

mina | 396 comments Sudah selesai juga!
Diriku cukup suka, dan rasanya cukup kepingin untuk melanjutkan, walau gak tau kapan, hahahaha, Diriku dan all these series, bacanya kebanyakan sampai di buku 1 doang :D

Anyway, diriku deg-degan banget ketika (view spoiler)

Pertanyaan:(view spoiler)
- Mengacu pada buku-buku sci-fi bulan lalu, apakah berarti ada perbedaan cukup menyolok antara usia Norton dan istri-istrinya karena Norton pergi cukup lama?


Silvana (silvaubrey) | 1214 comments BDO ini (view spoiler)

Soal threes, of course, memang itu maksudnya Clarke (view spoiler)


message 29: by mina (new) - rated it 4 stars

mina | 396 comments Membaca review Patrick Rothfuss tentang plot yang cepet banget beres: "Of particular interest to me was the fact that many of the smaller plot arcs of the books were very short. By which I mean to say that when a problem arises in the story, the resolution comes very soon afterwards. That limits the tension of the story somewhat, as you don't have time to get too worried over anything before it's fixed."

Iya ya, baca di Wiki, bahkan untuk buku-buku berikutnya ternyata bukan dia ya nulis, tapi Gentry Lee, Clarke cuma ngasi editing suggestion doang. Katanya di 3 buku terakhir lebih banyak ke karakterisasi.


Silvana (silvaubrey) | 1214 comments nah itu, not worried about anything. jadinya kan ga attached sama cerita/karakter.

Gue males baca lanjutannya (apalagi bukan pengarang asli), way too many books I haven't read hehe


Barry (boprawira) | 661 comments Wuih cepet amat ... I'm still about 27% hahaha ...

Anyway, gue kok nggak merasa ini buku keren banget yah sampai bisa dijadikan the grandfather of SF haha. I mean, dari segi BDO-nya kayanya sih well-thought-out yah. Nggak tau scientifically possible apa nggak. Tapi dari segi ceritanya dan, seperti yang udah dibilang di atas, characterization dan conflictsnya kurang mendalam. Kalau ada masalah kita sebagai pembaca cuman tau hasil dari pembicaraan beberapa characters yang tidak ikutan menyelesaikan/menemukan masalah tersebut. Jadi kaya kebanyakan Tells, not Shows.


message 32: by Oni, The Dispossessed (new) - rated it 5 stars

Oni (onisur) | 464 comments Mod
Barry wrote: "Wuih cepet amat ... I'm still about 27% hahaha ...

Anyway, gue kok nggak merasa ini buku keren banget yah sampai bisa dijadikan the grandfather of SF haha. I mean, dari segi BDO-nya kayanya sih we..."


Seperti yang sudah dikatakan sebelumnya, genre sci-fi kayak gini emang kurang memperhatikan karakter dan plot. Yang dieksploitasi adalah sense of wonder. Kalau diperhatikan, desain dari Rama lah yang menjadi inti cerita. Gak gampang loh mendesain sebuah objek sci-fi. Analoginya mungkin desain peta atau realm dalam fantasi. Bedanya, untuk sci-fi mesti memenuhi kaidah2 sains, gak boleh sekadar ngarang seperti dalam fantasi.


message 33: by mina (new) - rated it 4 stars

mina | 396 comments Mungkin memang tujuan berceritanya lebih ke science daripada fictionnya :D diriku suka aja buku seperti ini, ringan tapi cukup berbobot dari segi scientific.


message 34: by Ds (new) - rated it 4 stars

Ds Goh | 189 comments Judulnya tuh Rendezvous with Rama gitu, jadi ga heran kalo plot-nya biasa aja en emphasisnya lebih ke deskripsi Rama itu sendiri. Buat gue, the point of this book is the exploration, discovery and yes, sense of wonder the crew experienced when they tried to navigate and find out what Rama actually is. It's about infinite possibilities and what they mean to human kind. Writing style yang super direct dan simple justru sangat efektif untuk cerita macam begini. Clarke juga sepertinya instinctively knew when to hold back, the mysteries then became more interesting and dream like. Ga banyak loh pengarang yang punya keahlian macam begini. To me, this book is amazing.


Barry (boprawira) | 661 comments Jokoloyo wrote: "Barry wrote: "Baru sekitar Chapter 5 ... kesan pertama light banget yah novelnya, cepet banget bacanya emang haha. Tapi dari yang gue baca di beberapa review kok kayanya mystery not solved until th..."
Gue baru sadar Gentry Lee ini top rocket scientist/engineernya NASA loh. Beberapa mission penting NASA tuh yang jadi directornya sih Gentry Lee ini. Teringat karena pernah baca case study tentang NASA waktu jaman kuliah dulu hehe.


message 36: by Jokoloyo, Waldo (new) - rated it 5 stars

Jokoloyo | 879 comments Mod
hehehe, kalau bukan krn Gentry Lee itu org penting NASA, susah tuh tanpa background karya SF, bisa lgs diakui oleh pihak penerbit utk terbitkan sequel RAMA.


Barry (boprawira) | 661 comments Morgan Freeman wants to produce Rendezvous With Rama movie:

http://www.hitfix.com/motion-captured...


message 38: by Jokoloyo, Waldo (new) - rated it 5 stars

Jokoloyo | 879 comments Mod
Barry wrote: "Morgan Freeman wants to produce Rendezvous With Rama movie:

http://www.hitfix.com/motion-captured..."


nice info, Gan! Dari yang saya baca di artikel itu kayaknya perjuangan Morgan Freeman berat tuh. Mari kita doakan semoga proyek beliau sukses.


message 39: by Barry (last edited Jun 22, 2016 02:37AM) (new) - rated it 3 stars

Barry (boprawira) | 661 comments Boleh dibuat filmnya, dan Morgan Freeman tetep jadi God hahahahah.

Actually, takutnya dibikin filmnya Rama yang di film jadi nggak sekeren yang di buku. Dunno, gue agak susah membayangkan sih. Kalau pas lagi baca gitu mesti konsen dulu mikirnya baru agak kebayang sedikit Rama itu seperti apa dalamnya.


message 40: by Jokoloyo, Waldo (new) - rated it 5 stars

Jokoloyo | 879 comments Mod
yah, film SF yang jelek padahal berasal dari karya tulis fiksi yang bagus sudah cukup banyak.
Duh, jadi teringat "Nightfall", cerpen Isaac Asimov yang bagus banget, lalu dibuat versi movie (view spoiler) yang dipanjang2in dan beda fokus


Silvana (silvaubrey) | 1214 comments Karena gue tertarik sama ide space habitat (supposedly Rama is some kind of that) gue jadi browsing soal Cooper Station di film Interstellar. trus nemu bahwa itu terinspirasi dari O'Neill Cylinder. https://en.m.wikipedia.org/wiki/O%27N...

Mungkin terinspirasi juga dari Rama? Buku O'Neill terbit 3 tahun sesudahnya. Katanya sih bedanya ini orbital habitat, Rama bukan. (technical descriptionnya TL;DR hehe)


message 42: by Barry (last edited Jun 22, 2016 05:55AM) (new) - rated it 3 stars

Barry (boprawira) | 661 comments Kalau menurut link wikipedia yang dikasih sih emang Rama itu terinspirasi oleh concept dari O'Neill Cylinder ini. Kalau nggak salah (nggak inget di page berapa), kan disebutin kalau concept cylindrical space habitat itu udah ada sekitar 200 tahun sebelum kejadian Rama terjadi (assuming kejadian Rama itu di abad 22, jadi concept ini udah ada dari abad 20, which is true).

Yang gue baca juga Arthur C. Clarke ini juga pernah menulis beberapa technical paper mengenai concept space travel. Jadi I assume Rama itu terinspirasi atau mempunyai basis dari solid science.

From wikipedia
Project SpaceguardEdit

Clarke invented the space study program which detects Rama, Project Spaceguard, as a method of identifying near-Earth objects on Earth-impact trajectories; in the novel it was initiated after an asteroid struck Italy on 11 September 2077, destroying Padua and Verona and sinking Venice.

A real project named Spaceguard was initiated in 1992, named after Clarke's fictional project. After interest in the dangers of asteroid strikes was heightened by a series of Hollywood disaster films, the United States Congress gave NASA authorisation and funding to support Spaceguard.


(view spoiler)


back to top