Kastil Fantasi discussion

78 views
Writing World > What If

Comments Showing 1-17 of 17 (17 new)    post a comment »
dateDown arrow    newest »

message 1: by R.D. (new)

R.D. Villam (villam) | 716 comments Teman-teman,
saya punya sedikit pertanyaan. :-D

Kasus #1

Suatu pagi kamu bangun dan menemukan sebuah naskah tebal di samping tempat tidurmu. Tidak ada judul maupun nama penulis di depannya, tetapi kamu tertarik untuk membacanya. Ternyata cerita di dalam naskah itu sangat bagus. Anehnya, ketika sampai di halaman terakhir kamu melihat bahwa penulisnya ternyata adalah dirimu. Kamu terkejut, karena kamu merasa tidak pernah menulisnya.

Setelah melewati beberapa tahap penasaran dan tidak percaya, selama beberapa waktu menyelidiki ke sana kemari, kamu lalu mencoba memeriksa komputermu. Ternyata di dalam sana pun ada dokumen naskah itu, dan tertulis, penulisnya memang benar dirimu. Padahal, sekali lagi, kamu merasa sama sekali tidak pernah menulisnya.

Sekarang, pertanyaannya:

1. Apa yang akan kamu lakukan selanjutnya?

2. Jika kamu melakukan itu, hal terbaik apa yang mungkin akan terjadi pada dirimu?

3. Sebaliknya, hal terburuk apa yang mungkin akan terjadi?

4. Kejadian paling aneh atau fantastis macam apa--yang bisa terpikir olehmu--sehingga hal kayak gini bisa terjadi?

Apa jawabanmu? :-D


message 2: by Harbowoputra (new)

Harbowoputra | 309 comments 1. Saia akan langsung buru-buru telpon Pusat Pelayanan Multisemesta buat bikin janji audiensi siang ini. Abis itu saia mandi, pake baju rapi, dan sejenak kemudian teknisi dari PPM dateng ke rumah. Saia tanda tanganin, kasih tau TKP-nya, abis itu saia tinggalin mereka buat ke dokter dulu. Abis dapet surat pernyataan, saia ke gedung PPM dan ngelapor kejadian ini di audiensi. Pengacara saia juga pasti dateng, tentunya. Abis itu saia pulang, tandatangan lagi ke teknisi PPM, dan ngelanjutin hidup.

2. Pindah semesta.

3. Terjadi riak semesta sehingga tubuh saia terkena kanker.

4. Keberadaan saia di semesta lain entah bagaimana tertukar-tukar dengan keberadaan saia di semesta ini. Makanya novel si diri saia di semesta lain bisa hadir di semesta saia.


message 3: by F.J. (new)

F.J. Ismarianto (rean) | 198 comments 1. Duduk di pinggir ranjang, mencoba menelaah, apa semalam aku baru saja nonton filmnya Jim Carrey yang judulnya Number 23. Sebenarnya meski habis nonton atau tidak, aku bakal mencoba menerbitkannya. Lagipula bukankah menurut kita, yang merupakan penulisnya, naskah itu bagus? Sangat jahat sekali memendam sendiri kisah bagus untuk disimpan dan bukannya dibagi pada dunia--terlepas kemunculan naskah itu "ajaib" sekali.

2. Jadi berita di surat kobar, mungkin malah jadi headline, dengan judul "Penulis Buku Bestseller Menulis Buku Bestsellernya Secara Tidak Sadar?"

3. Di dalam diriku bersemayam kepribadian lain.

4. Stres berlebihan menciptakan sesosok kepribadian yang lebih "sesuatu" dari diriku yang sebenarnya.

OOT: omong-omong jawabannya sobat Harbowoputra mengingatkanku sama filnya Jet Li yang judulnya The One


message 4: by Kristiyana (new)

Kristiyana Hary Wahyudi (dejongstebroer) | 758 comments 1. Lsg sujud syukur kpd Yg Maha Kuasa, berharap bukan mimpi, trs ngeprint sbyk2nya, cari info penerbit2, kirim naskah ke byk penerbit

2. Ada penerbit yg tertarik, trs rilis buku, jd famous. Kalo gk ada penerbit yg tertarik, coba nerbitin secara indie: bawa ke percetakan/ ngeprint n jilid sendiri, trs dijual ke tmn2 terdekat dgn harga yg sesuai biaya cetaknya.. Gk perlu profit oriented tp asal dibaca, disuka n dipuji temen2 udah lbh dr cukup *haus pujian*

3. Terbangun lg, kecewa mengetahui semua itu hanya mimpi belaka

4. Such a miracle for me, atau mungkin aku terkena amnesia akut sehingga lupa pernah nulis naskah itu


message 5: by Stezsen (new)

Stezsen | 297 comments 4. saya nulis sambil tidur. ya, pasti itu.
1. saya kirim naskahnya ke penerbit terus tidur lagi.
2. naskahnya laku keras dan jadi terkenal, banyak yang nyari, ikut jumpa pers, de el el de es be
3. insomnia gara2 banyak yang nyari, ga bisa tidur, gagal nulis naskah kedua.

5. uang yang dihasilkan dari naskah pertama habis. popularitas berhenti. jdi melarat (sapayangtanya) :v

ya ampun saia ini realistis sekali ya (ditabok)


message 6: by Harbowoputra (new)

Harbowoputra | 309 comments F.J. wrote: "OOT: omong-omong jawabannya sobat Harbowoputra mengingatkanku sama filnya Jet Li yang judulnya The One"

Uwah, ketauan! =,=


message 7: by laurentia (new)

laurentia | 73 comments 1. Kirim ke penerbit dengan disclaimer yang sesuai. Kalau ada yang protes di kemudian hari, meng-klaim kalau itu naskahnya, ajak kenalan. Siapa tau dia alien/time-traveller :)

2. I'll have a time-traveller as a friend. Kalau pun naskahnya dia tarik lagi atau bakal di-reveal kalau dia penulisnya, pengalaman ini cukup untuk bahan nulis naskah selanjutnya :D

3. Dihantuin penulisnya. But then again I'll be quite a thrilling exp.

4. Ya slain yg sudah dispekulasikan di atas, mungkin saia punya MPD, atau baru pindah dimensi paralel, atau baru berhasil lompat waktu, atau saia punya penyakit soal memori (amit2), atau salah satu anak yang bisa indo di sini akhirnya berhasil ngerjain saia spot on (itu termasuk fantastis, btw), atau ... (terus berlanjut)

Wow ini sendiri bisa jadi bahan plot. :)


message 8: by R.D. (new)

R.D. Villam (villam) | 716 comments @laurentia,
ya tujuannya emang mencari bahan plot.
siapa tau ada yang bisa dipakai. hehehe...
dan dari 'what if' yang di awal, kalo idenya berkembang, biasanya bisa muncul 'what if'-'what if' berikutnya. :-D


message 9: by Putra (new)

Putra Perdana (putraperdana) 1. Edit typo dan redaksional, minta dilayout sama temen gue, bawa masternya ke Subur buat dicetak jadi dummy, anterin ke KPG

2. Jadi rockstar writer, keliling dunia, cerita tentang gue dibikin jadi kaya Castle

3. Ga tembus KPG, jadi gue ke GPU

4. Nelen LSD, ngedot kokain, nyuntik heroin, ngisep ganja atau sabu


message 10: by R.D. (new)

R.D. Villam (villam) | 716 comments Putra wrote: "4. Nelen LSD, ngedot kokain, nyuntik heroin, ngisep ganja atau sabu"

wakakakakakak.


message 11: by Anindito (new)

Anindito Alfaritsi (alfare) | 519 comments Hmmm.

1.Akan kukirim naskah tersebut ke temen-temen saya di berbagai situs kepenulisan orang, serta ke teman-teman dekat saya juga, buat dimintain pendapat soal naskah itu. Maksudnya, bukan cuma soal kualitas naskah tersebut sendiri. Melainkan juga insight tentang inspirasinya dari mana serta soal makna terselubung yang mungkin ada di dalamnya.

2.Hal terbaik apa yang mungkin terjadi? Kurasa aku akan ngetahuin sesuatu tentang diriku--ato tentang orang-orang di sekelilingku--yang mungkin ga pernah kusadarin sebelumnya. Harapanku sih, aku ntar bisa nemu ruang rahasia tempat disimpen sebuah robot raksasa. #eh

3.Hal terburuk yang bisa terjadi? Seseorang yang ga kukenal berusaha mencelakakanku dengan memanfaatkan naskah tersebut.

4.Kejadian paling fantastis yang bisa kebayang soal kenapa hal ini terjadi? Kehancuran dunia di masa depan udah dekat, dan naskah itu dikirim oleh seseorang di masa depan untuk penulisnya di masa lalu untuk nemu cara buat mencegah kehancuran itu. #steinsgate


message 12: by Erwin (new)

Erwin Adriansyah | 634 comments *batuk*Alan Wake*batuk lagi*


message 13: by Anindito (new)

Anindito Alfaritsi (alfare) | 519 comments Bener juga. *uhuk*AlanWake*uhukuhuk*


message 14: by Ivon (new)

Ivon (nagabenang) | 597 comments 1. Bakar. Bakar, bakar, bakar, bakar, bakar.

2. Bukan. Bukan aku. Bukan aku yang menulis itu. Sumpah--lihat tulisannya: terlalu sempurna! Coba, lihat, dengar: aku tak pernah menulis apapun yang sebagus ini sepanjang hidupku! Jadi, bagaimana, mungkin-- naskah ini, bisa-- tidak-- tidak ... tidak, tidak tidak tidak tidak.

3. Siapa?

Kau .. Kau-!

Itu! Itu dia datang! Datang! Dia yang menulis naskah itu--

Apa?

Bayaran? Tidak--tidak, aku tidak ingat-- tidak pernah, tidak pernah meminta kau menulis itu-- tidak pernah-- TIDAK!! Ibu, ibu meninggal karena sakit, dan memang sudah tua! Dan Mia--, dia meninggal karena kecelakaan! TIDAK! Kau bohong! Aku mencintai mereka; aku takkan pernah menukar mereka untuk segepok naskah yang ditulis dalam tinta merah ini!!

4. Tidak ... tidak ...
Bukan aku ... bukan aku penulisnya ...

Itu dia. Berdiri di pintu. Tidakkah kalian lihat? Kepala lumer, mirip labu busuk, dan tanpa leher, menyeringai di atas tubuh manusia dewasa yang ia tumpangi. Mata berupa bara api, melayang dalam gelap, berkilat licik. Kulit, kasar dan hitam, berasap dan bau tengik belerang. Dan kaki, di balik setelan jas rapi yang ia pakai, berjelaga, membakari lantai yang ia pijak.

Setan. Ya. Benar.

Dia membuatku melakukannya.

(view spoiler)


message 15: by Anindito (new)

Anindito Alfaritsi (alfare) | 519 comments @Ivon: Wow. Itu dramatis.


message 16: by Klaudiani (new)

Klaudiani (dian_k) | 481 comments *standing applause buat Ivon*


message 17: by Dini (new)

Dini Afiandri (dresco_alcione) | 544 comments Heya bu pus Ivon, bagiku yang membaca flashficmu, kamu berbakat menulis naskah drama! *click*

(Berdiri dan standing applause juga untuk kejujuran yang mahal harganya) :-*


back to top