Jeremy Heere is your average high school dork. Day after day, he stares at beautiful Christine, the girl he can never have, and dryly notes the small humiliations that come his way. Until the day he learns about the "squip." A pill-sized supercomputer that you swallow, the squip is guaranteed to bring you whatever you most desire in life. By instructing him on everything from what to wear, to how to talk and walk, the squip transforms Jeremy from Supergeek to superchic. Now an off-Broadway musical!
Vizzini grew up primarily in the Park Slope neighborhood of Brooklyn in New York City. He attended Stuyvesant High School in Manhattan, graduating in 1999. While still a teenager, he began to write articles for the New York Press, an alternative newspaper.
After he wrote an essay that got published by the New York Times Magazine, several of his essays about his young adult life ended up being combined into his first book, Teen Angst? Naaah.... Vizzini attended Hunter College, also located in Manhattan. Ned Vizzini lived in New York City. Vizzini's characters and situations are said be based upon his time spent at Stuyvesant.
Kamu sadar kalau kamu tidak keren dan kamu punya lembar penghinaan setiap harinya. Lalu ada Squip - komputer kuantum yang bisa bicara di otakmu yang mengarahkanmu agar bisa jadi orang keren. Kalau alat ini beneran ada, bayangkan betapa kacaunya hubungan antar manusia.
Judul: Be More Chill Penulis: Ned Vizzini Penerbit: Gramedia Pustaka Utama Halaman: 263 halaman Terbitan: 2006
Jeremy Heere hanyalah cowok biasa sampai dia menggunakan Squip*, komputer super berbentuk pil yang bisa berkomunikasi langsung dengan otak dan menjadikannya KEREN!
Sebelum Squip*: Jeremy cowok kuper di sekolah yang selalu jadi bahan ejekan. Dia naksir Christine, cewek cantik di kelas matematikanya, tapi tidak pernah berani menyatakan perasaannya.
Sesudah Squip*: Penampilan Jeremy berubah dan dia bisa nognkrong bareng anak-anak gaul di sekolahnya. Jeremy jadi lebih populer dan cewek-cewek pun menempel padanya. Ingin jadi lebih KEREN seperti Jeremy? Squip* jawabannya.
*Efek samping ditanggung sendiri.
Review
Punya Squip itu mungkin semacam "mimpi basah" buat semua remaja. Sejenis komputer super canggih yang bisa membuat seseorang jadi lebih keren, mengkalkulasi berbagai hal sehingga seseorang bisa melakukan segala sesuatunya dengan tepat,membantu menggaet cewek, dll, dll.
Ceritanya sih biasa aja ya. Cuma: cowok cupu -> pakai Squip -> jadi keren -> semua berjalan lancar -> Squip bermasalah -> kekacaun -> akhir cerita. Efek kekacauannya pun terasa biasa saja. Jadi bisa dibilang nyaris tanpa akibat Squip ini.
Mungkin bakal suka kalau saya baca ini pas SMP/SMA. Cuma kalau sekarang, saya cuma merasa meh.
Saya dipinjami oleh teman untuk tabungan bacaan libur semester 3 bulan. Baca sekitar 20 halaman dan... menyerah. Dari paragraf awal gaya penulisannya--atau gaya penerjemahannya--sama sekali tidak menarik minat saya. Saya bahkan harus skimming selama 20 halaman itu tapi tidak menemukan sesuatu yang saya suka. Mungkin nanti kalau toleransi saya sedang sangat bagus, saya akan mencoba membacanya lagi.
Mulanya kukira mirip dengan The Nutty Professor versi 1963, di mana Jerry Lewis langsung jadi keren dengan ramuan canggih. Ternyata agak beda, komputer Squip yang ditelan Jeremy tidak membuatnya otomatis keren, tapi seperti asisten pribadi yang memberi bimbingan langsung bagaimana caranya jadi keren secara bertahap.