Revolutions can be bloody, cruel, and unfair.
But there are some leaders who are so vicious, violent, and insane that someone has to stop them.
- Terry Deary (Horrible Histories: Rowdy Revolutions)
Buku ini gak sengaja kutemukan di Big Bad Wolf Book Festival di Jakarta kemarin itu. Lucu aja kayaknya, dan temanya tentang revolusi dan rebellion (pemberontakan). Dua hal yang sangat menarik menurutku. Buku ini dengan sangat mudah menyederhanakan perbedaan keduanya, revolusi itu yang berhasil, dan rebellion itu yang gagal. Hahaha.
Buku-buku sejarah lain, memang menyebutkan tentang banyak rebellion yang terjadi, tapi tidak menjelaskan kenapa mereka gagal. Tentu saja biar kita gak belajar dari kegagalan itu dan bikin revolusi sendiri, hahaha. Nah buku ini menyebutkan alasannya, memberikan tips untuk berhasil, bahkan di akhir buku membuat daftar apa saja yang perlu dipersiapkan untuk memulai revolusimu sendiri. Tentu saja dengan cara yang kocak.
Buku ini ditulis untuk anak-anak yang ingin belajar sejarah dengan cara yang lucu. Di dalamnya ada banyak komik strip dengan konten komedi satir tentang berbagai revolusi yang terjadi di dunia. Bahasa yang digunakan pun sangat informal, bahasa inggris dibolak balik seenak kedengerannya. Punya potensi menghancurkan skor readingmu kalau kamu mau tes IELTS sebentar lagi, haha. But it is a good book, afterall.