*Pertama kali dipost di thread Pembahasan Berbagai Novel di forum Role Playing Cyber Novel Video Games Indonesia tanggal 30 April 2008*
Sinopsis
Sejak petualangan dalan kisah Wolf Brother dan terror dalam Spirit Walker, persahabatan antara Torak dan Serigala kian erat.
Saat berburu di musim dingin, Serigala diculik. Demi menyelamatkan saudara sekawannya, Torak dan Renn mengejar hingga ke Utara Jauh, daerah di mana salju tidak pernah mencair. Di sana, para Pemangsa Arwah telah merencanakan tindakan keji yang akan mempengaruhi Hutan dan penghuninya.
Sampul
Gw sudah melihat-lihat beberapa versi lain dari sampul novel yang sama, dan versi Indonesia adalah yang paling tidak enak dipandang mata. Putih, gak jelas, dan jelek abis. Ini salah satu sampul novel terburuk yang pernah gw lihat, titik.
Penulisan
Penulisan Paver detail dan menarik seperti biasa. Sayangnya, dengan berat hati, gw harus mengatakan bahwa kualitas penerjemahan di Soul Eater payah. Ada begitu banyak kalimat yang diterjemahkan mentah-mentah tanpa memperhitungkan konteks. Hasilnya adalah kalimat-kalimat aneh yang benar-benar gak masuk akal. Bagi gw, ini sangat merusak kenikmatan gw dalam membaca Soul Eater.
Cerita
Soul Eater menampilkan kisah yang jauh lebih berkembang dan menggigit dibandingkan kedua pendahulunya. Intensitasnya lebih terasa karena sepanjang jalan kita dapat merasakan nyawa Serigala berada di ujung tanduk. Kesan gawat inilah yang absen di dua buku sebelumnya
Buku ini juga menjadi penanda dimulainya konflik utama dengan kelompok Pemangsa Arwah. Para tokoh antagonis tersebut memang terkesan agak klise, tapi penggambaran detail ritual dan aura shaman yang diberikan Paver memberikan keunikan tersendiri bagi mereka.
Karakteristik dan hubungan Torak dan Renn pun lebih digali. Kini sedikit banyak kita tahu apa yang dirasakan masing-masing terhadap satu sama lain. Karakter Renn sendiri kini lebih dipertegas, dan kadang terasa bahwa dia unggul segala-galanya dibandingkan Torak.
Tak ada yang terlalu heboh di bagian ending, tapi terasa jelas bahwa penutup cerita ini adalah awal yang sempurna bagi buku keempat. Semuanya diakhiri dengan rapi dan mampu menggali rasa penasaran terhadap apa yang akan terjadi di kisah selanjutnya.
Lain-Lain
Seperti biasa, ada peta dunia. Selain itu juga ada biografi singkat mengenai Serigala. Bacaan yang cukup menarik dan memberikan informasi yang tak sedikit mengenai karakter dan spesies mengagumkan tersebut.
Kesimpulan
Kisah Chronicles of Ancient Darkness makin menarik seiring munculnya seri terbaru. Soul Eater makin mengukuhkan hal ini. Sayang, penerjemahan yang di bawah standar sangat mengurangi kualitas buku ini. Jika Anda mengerti bahasa Inggris, tak ada salahnya untuk membeli versi aslinya yang menawarkan sampul yang lebih baik dan tentunya cerita bagus yang tak ternodai proses penerjemahan yang kacau.