Goodreads helps you keep track of books you want to read.
Start by marking “Supernova: Akar (Supernova, #2)” as Want to Read:
Supernova: Akar (Supernova, #2)
Enlarge cover
Rate this book
Clear rating
Open Preview

Supernova: Akar (Supernova #2)

by
3.78  ·  Rating details ·  8,322 Ratings  ·  638 Reviews
Di Bolivia, Gio mendapat kabar bahwa Diva hilang dalam sebuah ekspedisi sungai di pedalaman Amazon. Di Indonesia, perjalanan seorang anak yatim piatu bernama Bodhi dimulai. Bodhi, yang dibesarkan di wihara oleh Guru Liong, akhirnya meninggalkan tempat ia dibesarkan dan bertualang ke Asia Tenggara. Di Bangkok, ia bertemu pria eksentrik bernama Kell yang mengajarinya seni ta ...more
Paperback, 288 pages
Published April 2012 by Bentang Pustaka (first published 2002)
More Details... edit details

Friend Reviews

To see what your friends thought of this book, please sign up.
This book is not yet featured on Listopia. Add this book to your favorite list »

Community Reviews

(showing 1-30)
filter  |  sort: default (?)  |  Rating Details
Vidi
Apr 22, 2012 rated it really liked it
Ada satu percakapan yang sangat menarik dalam buku ini antara Bodhi dan Epona.

> What do you do for a living?
> I don't know, I just live.

Wow.. secara sempurna saya cemburu. Saya selalu iri pada semua orang yang berani keluar untuk mencari dirinya. Kesejatiannya. Takdir untuk apa dirinya dilahirkan di dunia ini. Bahkan Epona yang berprofesi sebagai penjinak ranjau pun merasa iri.

Cerita berkutat seputar Bodhi yang berkelana mencari kesejatiannya. Dalam perjalanannya, yang tidak hanya secara f
...more
Irwan
Aug 23, 2007 rated it did not like it  ·  review of another edition
Shelves: finished
A popular Indonesian novel. I read the prequel of this trilogy (?). I cant remember much from the previous one. I am quite sure I had a good time and was impressed reading it. I remember an expression "badai serotonin", the serotonin storm! Not bad!

Having said that, I found it difficult to enter the realm of this novel until I changed my attitude to the one I use when I read a scifi/fantasy novel. The striking quality of this novel is its inovative creativity, sometimes bordering ambitious. It i
...more
Deago Sirenden
3.4/5*
“Life is all about how to control our minds, and how to make use of our limited knowledge” …hal 123

Akar jauh lebih ringan, ada sedikit fantasi dan lebih jenaka dibanding pembuka seri supernova padahal isu yang dibahas cukup berat yaitu tentang pencarian jati diri. Dan ada aksinya juga dikit-dikit….

Seseorang bernama Bodhi tiba-tiba muncul di sebuah vihara saat masih bayi, jadilah Bodhi anak biksu, ketika Bodhi mulai jenuh dengan kehidupannya Bodhi akhirnya pergi dengan alasan “saya Capek”
...more
.:FLOE:. Floe
Aug 27, 2009 rated it it was amazing  ·  review of another edition
dah selesai jg..
Setelah mayan lama ilang mood bacanya, akhirnya tergugah jg oleh karya Dee,
dimulai dr perahu kertas, dan lanjut ke supernova.

Ceritannya keren jg, tentang seorang bodhi dgn banyak keberuntungan dlm hidupnya. Dr bayi dia dbuang oleh keluarganya di sebuah vihara, yg kenudian diasuh oleh para biksu dsana.
Dr kecil mulai muncul keanehan2 dlm dirinya, yg ga masuk akal, yg byk membentuk dirinya menjadi seorang bodhi yg aneh menurut versi org pd umumnya.
Yg kemudian dia memutuskan meningg
...more
Awi Chin
May 07, 2012 rated it liked it
Ini buku ketiga yang saya baca dari Supernova Saga. Setelah Supernova: Ksatria, Puteri, dan Bintang Jatuh yang gak selesai saya baca karena saking .......nya (undescribable) dan Supernova: Petir yang menurut saya lumayan. kemudian petualangan Suernova saya berlanjut pada buku ini.

Mungkin tidak perlu saya ceritakan bagaimana cerita. Karena selain sinopsis di atas sudah panjang lebar membeberkan semuanya (Anehnya, versi yang saya baca hanya melampirkan sedikit saja dari sinopsis cerita). Saya rasa
...more
Fertina N M
Jun 13, 2012 rated it really liked it  ·  review of another edition
i never been like ' after i read all harry potter series ' after i finished reading supernova ( 1th & 2nd ). It's immensely perky! two thumbs up for Dee. i just wanna finish the series and be lost in supernova. i felt scare, curious and like supernova isn't just ordinary novel, when i read those novel. Now i just wanted to read the third.



* Persahabatan memang obat sakit nomor satu.
* " Kegelapan itu hidup. Dia punya wajah... aku tak bisa menggabarkan seperti apa, (..)
* Manusia yang selalu hid
...more
Lilia Zuhara
Aug 13, 2013 rated it it was amazing  ·  review of another edition
Sejauh membaca dua buku supernova, karakter penulisan Dee yang paling kuat adalah pencarian eksistensi utuh dalam setiap penulisannya. Dengan mengambil latar belakang yang berbeda, Dee kembali mengajak kita berjalan-jalan dalam pemikirannya untuk mencari makna hidup sampai ke intinya. Tokoh utama ialah Bodhi, seorang pemuda yang dalam sepanjang cerita, perjalanan hidupnya adalah pergi jauh untuk mencari dirinya sendiri.

Seperti Ksatria, Putri, dan Bintang Jatuh, Akar tidak memiliki kekuatan pada
...more
Yovano N.
Kalo kata Sistar, "Touch my bodhi, bodhi!" #dikemplang

Hmm. Suka banget sama gaya berceritanya Dee Lestari yang mulus, jernih, bening. Membaca buku ini serasa membaca The Naked Traveler versi sastra, dengan muatan filosofi dan spiritual yang kental. Suka sama karakter Bodhi. Sepanjang cerita dibuat penasaran apa yang bakal terjadi sama cowok satu ini. Deym, Dee, dirimu membuat saya nyaris mati penasaran.
drg Rifqie Al Haris
Sinopsis
Novel ini terdiri dari 3 keping (bab) Keping pertama adalah jembatan antara buku pertama: Ksatria, Putri dan Bintang Jatuh dan buku kedua ini. Di sini kisah Gio akan berlanjut. Tapi kisahnya tidak begitu menyenangkan karena mendapatkan kabar bahwa Diva menghilang dalam sebuah ekspedisi sungai di pedalaman Amazon. Keping 34 yang merupakan awal dari novel "Akar" ini cukup singkat dan berakhir di keputusan Gio untuk mencari Diva.

Keping 35 adalah inti dari novel ini karena disinilah "Akar" i
...more
Luz Balthasaar
(Rada) jauh Lebih baik dari buku pertamanya, KPBJ.

Saia nggak bikin reading progress buat yang ini. Saia nyoba, tapi kayaknya nggak akan menarik. Jadi nggak usah deh.

Di sini kelihatan kalau penulis udah masukin risetnya dengan lebih lihai dan lebih mulus. Lanjutin perumpamaan kosmetik di ulasan KPBJ saia, dandanannya udah lebih natural, bo. Showmanship dan showoffness ada bedanya, dan buku ini saia kira lebih cenderung ke yang pertama.

Ceritanya lumayan menyenangkan, dan Bodhi sebagai karakter sa
...more
Wardah
Apr 07, 2015 rated it really liked it  ·  review of another edition
Shelves: pinjam, favorites
Saya sudah meminjam ini begitu menamatkan Kesatria, Putri, dan Bintang Jatuh di pertengahan tahun 2015 silam. Namun, baru kemarin saya berhasil menamatkan novel ini. Jujur, bab awal yang berisi cerita Gio itu ... terasa membosankan. Dee terlalu suka ngalor-ngidul.

Lebih lagi saya nggak bisa naksir sama Gio ini. Saya nggak mendapatkan banyak hal darinya kecuali dua fakta: (1) Gio cinta sungai, dan (2) Gio cinta Diva. Saya masih belum bisa masuk ke kehidupan Gio, makanya saya merasa bosan. Mungkin
...more
Doofenshmirtz
Jul 05, 2009 rated it did not like it  ·  review of another edition
Shelves: fiction, indo
I didn't like the book at all; it was too sloppily written. It was as if the author wrote whatever came to her mind and never bothered with a little process called "editing." There is also the interview I recall reading in which the author admitted to not being a big reader, which boggled my mind to no end. To be a good writer, one has to at least like to read. What, did she publish this book as a joke? (What saddens me, of course, is the fact of how popular her books ended up being. How is this ...more
JOHN
May 10, 2011 rated it did not like it  ·  review of another edition
buku yang aneh...kq ada satu tokoh tapi ilmunya seabregh (anak punk, bisa kungfuw, bisa tato, backpaker) ....hmm...kayanya dewi lestari ingin membuat tokoh yang hebat...tapi aku melihatnya tampak lucu dan tidak rasional..
KARENA APA?
##Untuk menjadi ahli kungfu kudu berlatih bertahun-tahun dengan master kungfu...
##Terus untuk mendalami anarki juga kudu gaol ama anak punk bertahun-tahun juga agar mantap tuh ideologi anarkinya
##Untuk jadi seorang tukang tatto kudu ada basic ilmunya dari kecil juga
...more
Hasna
Apr 17, 2011 rated it really liked it  ·  review of another edition
Shelves: novel-indonesia
it's a WOW! keren. Ini novel Supernova pertama kali yang saya baca. Saya bahkan belum baca yang episode pertama. Dee selalu bisa bikin saya penasaran untuk mengetahui cerita di halaman selanjutnya. Inti novel ini adalah perjalanan sang tokoh utama bernama Bodhi untuk mencari jati dirinya setelah keluar dari vihara dimana dia menghabiskan masa kecilnya di situ. Perjalanan Bodhi menarik untuk diikuti. Dee sangat detil menggambarkan latar cerita. Sepertinya novel ini recommended untuk para backpack ...more
bahamoet
Sep 01, 2007 rated it it was amazing  ·  review of another edition
Recommends it for: Open-Minded Ones, Journey Man
Nearly the same feeling about the previous book Dee wrote. But one thing special about this book, and my favorite too, is it tells about a journey of life.

The story is about a young man who spend most of his first life in the Buddhist Temple environment. He knows that himself has miracles, and he must do a journey to find about his destiny.

The journey itself is very adventurous. Full of tasks and obstacles from one place to other place.

I believe those who likes journey story will find this book
...more
Yunia Damayanti


4 stars buat cerita-cerita gak masuk akal tapi hebat ini! Keren paraaaaaaaaaaaah..... Petualangan-petualangan Bodhi mencari jati diri dari dirinya yang "aneh" ini bikin terus-terusan mangap!

extraordinary story, yet brilliant
Gugun Gunadi
Tidak terlalu bikin penasaran seperti supernova : ... bintang jatuh. Tapi lumayanlah mengajak kita untuk jalan-jalan dan memahami beberapa budaya...
Pradnia
Sep 15, 2013 rated it really liked it
Seri Supernova kedua, Akar. Lepas sepenuhnya dari cerita pertama dan berdiri sendiri sebagai kisah hidup Bodhi dari sangat awal sampai dengan dia menemukan sebuah file tinggalan sang Supernova yang ditujukan untuknya. Jika pada KPBJ kita mengarungi alur maju, di sini kita akan mengikuti alur maju-mundur. Sebenernya lebih banyak mundurnya karena memang lebih menceritakan tentang sejarah seorang Bodhi. Jadi, Bodhi ini nggak jelas asalnya darimana atau apakah dia memiliki orangtua, suatu hari ketik ...more
Halida Hanun
baca kedua kalinya dan baru jatuh cinta sama buku ini, nangis aja dong pas Kell "pergi". huhuhuhu

================================================================================


dibandingkan KPBJ, dalam Akar berkurang istilah-istilah sains yang kebanyakan sulit saya mengerti. hehehe

tapi, entah kenapa saya nggak terlalu paham mau dibawa ke mana ceritanya. apa mungkin itu terbawa oleh kebingungan sosok Bodhi sendiri?

yang jelas menurut saya terlalu banyak kebetulan-kebetulan. ini terlihat terlalu me
...more
Rachael Seow
Apr 17, 2012 rated it really liked it  ·  review of another edition
Shelves: indonesian-lit
Akar sedikit lebih ringan daripada Supernova: Ksatria, Puteri, dan Bintang Jatuh. Di buku ini tidak ditemukan istilah-istilah IPA, membuat manusia IPS macam saya lebih mudah mengerti ceritanya.

Yang saya suka dari buku ini adalah tentu saja pengalaman Bodhi, baik dari segi spiritual, hidupnya yang nomaden, hingga akhirnya nyasar ke komunitas punk sebagai penyiar radio gelap & tattooist.

Bodhi yang unik, polos, namun memiliki indra ke-6 yang kuat, adalah gambaran 'anomali' ditengah masyarakat
...more
Mandewi
Dec 20, 2014 rated it it was amazing
Agak ragu mau kasih bintang empat atau lima, karena saya suka banget sama cara bertuturnya Bodhi! Sementara itu, agak kurang pas kalau Bodhi yang dibesarkan di vihara dan tidak dijelaskan pendidikan tertingginya, bisa berbicara ilmiah di beberapa bagian. Saya pikir, lebih pas kalau Bodhi berbicara dari sudut pandang agama, rasa, filsafat, dsb. Plus, sebagai sebuah novel yang berdiri sendiri, tentu jadi pertanyaan apa gunanya keping 34.

Di luar itu semua, pertanyaan yang saya malas mencari jawaban
...more
Ginan Aulia Rahman
Sep 07, 2014 rated it really liked it  ·  review of another edition
Shelves: fiction, punya
sudah agak lupa sih ceritanya gimana. Saya membaca novel ini 2 tahun yang lalu di sela-sela waktu belajar SBMPTN untuk masuk Filsafat UI. Seru banget ceritanya, gara-gara novel ini saya jadi ingin menjelajah Asia Tenggara!

Cerita awalnya lucu, mengisahkan manusia jalanan yang punya radio amatir trus dia punya teman penganut paham anarkisme. wkwkwk

"Anarkisme itu bukan berarti benci dan menolak aturan, tapi aturan itu tidak lagi dibutuhkan."

Perjalanan hidup si siapa sih pemeran utamanya tuh. Bodi
...more
Riska
Sep 22, 2012 rated it it was amazing  ·  review of another edition
Well, bisa dibilang ini adalah buku terfavorit saya di seri Supernova. Berhasil saya selesaikan dalam waktu 1 hari. Sempat kaget ketika tidak lagi menemukan catatan-catatan kaki seperti di KPBJ, namun buku ini menyihir saya dengan perjalanan Bodhi.

Di buku ini, bahasa yang digunakan lebih ringan dibanding KPBJ. Dengan mudahnya saya ikut terhanyut dengan kisah petualangan Bodhi di Asia Tenggara. Menjelajah daerah baru dan bertemu orang-orang baru yang tak diduga. Buku ini juga yang membuat saya m
...more
Ginanjar
Apr 16, 2012 rated it really liked it  ·  review of another edition
seri Supernova favorit saya. Penuh teka-teki, penuh aksi, penuh musik, petualangan seru oleh karakter-karakter yang kaya (gak cuma secara materi).

Banyak adegan-adegan asik yang berhasil Dee cuptakan di sini. Adegan-adegan yang cukup fresh dalam dunia bacaan Indonesia (juga dunia visual? :p ) Fantastis!

Kisah hidup Bodhi, si protagonis, sejak awal hidupnya hingga halaman terakhir buku ini ditulis, tetap misterius. Membuat pembaca penasaran, pengen membalik tiap halaman demi halaman. Kultur scene p
...more
Yuu Sasih
Buku kedua Supernova adalah seri yang paling saya suka dari seluruh seri Supernova yang sudah terbit--kapan lanjutannya kapaaan?

Saya sendiri nggak tau alasan kenapa saya lebih suka yang Akar ini, mungkin karena saya lebih bisa mengikuti ceritanya dibanding buku pertama, atau mungkin karena genre adventure dan sci-fi yang lebih terasa di buku ini. Bagaimanapun juga, satu hal yang tetap membuat saya merasa terpana dengan seluruh karya Dee adalah bahasanya yang, dare I say, "tidak umum". And I love
...more
upiqkeripiq
Jun 03, 2012 rated it it was amazing
Shelves: punya
Dee membuat saya ingin jadi seorang pelancong. Membuat saya ingat lagi mimpi saya untuk jadi seorang rockstar. Yap... Masa SMA yang indah. Membayangkan diri saya adalah seorang Booby Kool yang menggagahi gitar gretch white falconnya sambil menyanyikan lagu King, Queen and Poison di Twice Bar.

Ada Tatto, Wushu, Ranjau, Ganja, Wanita Cantik, Thailand, Kamboja, dan sebuah jalan yang entah akan membawa Bodhi kemana.

Sepertinya saya harus mulai ikut yoga Dhayana, belajar mengolah tenaga Prana, dan menc
...more
Dina Oktaviani
Sejauh ini, Akar adalah buku yang paling saya suka dibanding keempat Supernova karangan Dee. Mungkin karena di Akar membahas lebih banyak soal adventure, travelling, dan pencarian spiritual. Seru aja membaca pengalaman Bodhi keliling beberapa daerah dan bertemu banyak orang yang kemudian saling beririsan, semuanya berarti dalam pencarian kesejatian Bodhi. Dan Kell, .... ah, sudahlah. Sedih saya.
Good one!
Nings
Jan 16, 2008 rated it liked it  ·  review of another edition
Recommends it for: friends
Recommended to Nings by: -
Tokoh utamanya Bodhi dan alur ceritanya pindah ke Thailand. Bener2 gada hubungannya dengan sekuel yang pertama!! Kali ini si Dee gaya nulisnya beda, kalo ada kalimat langsung ga pake tanda kutip. Tapi gw tetep ngerti si waktu baca, jadi ga masalah. Kalo menurut gw, sekuel yang ini tidak semenarik yang pertama. Cuma tetep bikin penasaran dan akhirnya tiba2 tamat juga ni buku. Herannya, gw masih bingung...kaitannya dengan sekuel pertama itu apaan yaa? Apa akan terjawab di sekuel berikutnyakah?
Maulida Raviola
Saman, Larung, Parang Jati.. ternyata saingan terberat kalian bernama Bodhi. Dia bukan cuma straight-edge yang tak bisa mati, tetapi juga sekaligus penyiar radio punk yang mendengarkan the Alan Parsons Project dan Bob Marley, tukang tato, pemetik daun ganja di segitiga emas, dan penjinak ranjau.
Titi Sanaria
Aku suka kisah Bodhi ini. Baca petualangannya keliling Asia Tenggara membuatku teringat tulisan Gola Gong doeloe banget itu.
« previous 1 3 4 5 6 7 8 9 next »
There are no discussion topics on this book yet. Be the first to start one »
  • Bilangan Fu
  • Travelers' Tale, Belok Kanan: Barcelona!
  • Ronggeng Dukuh Paruk
  • Entrok
  • Pulang
  • BiRU
  • Gadis Pantai
  • Edensor (Tetralogi Laskar Pelangi, #3)
  • Canting
  • Burung-Burung Manyar
  • Gajah Mada: Hamukti Palapa (Gajah Mada, #3)
164478
Dee Lestari, is one of the bestselling and critically acclaimed writers in Indonesia.
Born in January 20, 1976, she began her debut with a serial novel: Supernova in 2001. Supernova’s first episode, Kesatria, Putri, dan Bintang Jatuh (The Knight, The Princess, and The Falling Star), was sold phenomenally, achieving a cult status among Indonesian young readers. She has published four other episodes:
...more
More about Dee Lestari...

Other Books in the Series

Supernova (6 books)
  • Supernova: Ksatria, Puteri, dan Bintang Jatuh
  • Supernova: Petir
  • Partikel
  • Gelombang
  • Inteligensi Embun Pagi (Supernova, #6)

Share This Book

“Kita memang tak pernah tahu apa yang dirindukan sampai sesuatu itu tiba di depan mata.” 292 likes
“Sungai menjadi jalan pulangnya ke rumah tak berwadak, tapi ia selalu tahu di mana harus mengetuk pintu” 31 likes
More quotes…